Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Gudeg Jogja Menyengat Lidah Orang Surabaya, Bikin Pusing dan Hampir Saja Dia Membenci Kuliner Ini

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
4 Juli 2025
A A
Gudeg Jogja Menyengat Lidah Orang Surabaya, Bikin Pusing dan Hampir Saja Dia Membenci Kuliner Ini MOJOK.CO

Ilustrasi Gudeg Jogja Menyengat Lidah Orang Surabaya, Bikin Pusing dan Hampir Saja Dia Membenci Kuliner Ini. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lidah Surabaya teman saya tersengat oleh manisnya gudeg Jogja. Kejadian yang membuatnya hampir membenci kuliner pusaka satu ini.

Beberapa tahun yang lalu, teman saya datang ke Jogja dengan satu misi. Selama satu minggu penugasan kerja, dia ingin menuntaskan rasa penasaran akan sebuah kuliner. Satu kuliner yang bisa sangat mudah memancing banyak perdebatan. Yang dia inginkan adalah menikmati gudeg Jogja yang tersohor itu.

Namanya Andre (36), asli Surabaya, yang sudah menjadi teman saya sejak kami kuliah di Universitas Brawijaya Malang. Kami berbeda fakultas dan sebetulnya agak jarang ketemu. Nah, satu tema yang selalu berhasil mempertemukan kami adalah kuliner. Saya dan Andre sama-sama punya rasa penasaran yang tinggi, khususnya untuk kuliner yang belum pernah mampir ke lidah.

Soal kuliner, saya sendiri tidak punya masalah besar ketika kuliah di Malang. Saya memang asli Jogja, tetapi lidah saya malah “nggak Jogja banget”. Lidah saya lebih nyaman dengan rasa gurih dan asin. Dan kebetulan, 2 rasa itu mendominasi kuliner Malang (dan Surabaya).

Sementara itu, lidah Andre kurang bisa menerima makanan manis. Yah, sebetulnya, bisa saja. Namun, hanya dalam kadar yang minimal atau standar. Nah, kondisi inilah yang menjadi masalah tersendiri ketika dia bersikeras untuk mencoba gudeg Jogja. Saya sudah memberi peringatan, tapi ya namanya arek Jawa Timur, dia ada nekat.

Gudeg Jogja yang bikin penasaran

Sebetulnya, kamu bisa menemukan gudeg Jogja di Malang dan Surabaya. Iqbal AR, salah satu penulis Terminal Mojok mengungkapkan bahwa warga Malang itu bisa menerima gudeg. 

“Saya kesulitan menemukan kuliner Jogja yang nggak laku di Malang karena harus diakui, makanan dari Kota Pelajar itu punya tempat tersendiri di hati orang Malang.” Tulis Iqbal.

Tuh, tapi ya namanya kehidupan, entah kenapa Andre nggak sempat mencicipi gudeg Jogja ketika masih kuliah di Malang. Bahkan di Surabaya, dia juga nggak sempat. Dan belakangan saya baru tahu kalau dia hanya mau mencoba gudeg di 2 tempat, yaitu Jogja dan Solo. Memang dia rada keras kepala.

Oleh sebab itu, dia harus menunggu agak lama untuk bisa menikmati gudeg Jogja. Dia harus menunggu kesempatan penugasan kerja selama 1 minggu. Selama 1 minggu ini juga, dia ingin memuaskan rasa penasaran dengan mencoba gudeg Jogja sebanyak dan sesering mungkin. 

Yah, obsesi inilah yang jadi masalah kecil kemudian. Ingat, ya, saya sudah memberi peringatan.

Baca halaman selanjutnya: Manis yang menyengat, diselamatkan gudeg mercon.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2025 oleh

Tags: areh gudeggudegGudeg Jogjagudeg Jogja manisgudeg keringGudeg Mercon Bu Tinahgudeg wijilanJogjaSurabaya
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO
Esai

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.