Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Glapansari: Swiss-nya Temanggung yang Menyimpan Potensi Besar Menjadi Objek Wisata Terbaik di Jawa Tengah

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
16 Januari 2025
A A
Glapansari Temanggung: Objek Wisata Terbaik di Jawa Tengah MOJOK.CO

Ilustrasi Glapansari Temanggung: Objek Wisata Terbaik di Jawa Tengah. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada alasan Glapansari di Temanggung bisa menjadi objek wisata terbaik di Jawa Tengah. Setelah membaca artikel ini, kamu akan tahu alasannya.

Temanggung memang tidak memiliki pantai, apalagi laut. Tapi, masyarakat di kabupaten ini patut bersyukur. Pasalnya, ada 2 gunung kembar yang mengapit mereka, yaitu Sindoro dan Sumbing. Sehingga, beberapa titik di sana sangat cocok menjadi tempat untuk rekreasi dan menyegarkan mata.

Namun, selama ini, khususnya yang berasal dari luar Temanggung, belum tahu banyak tentang beberapa lokasi indah yang bisa menjadi destinasi wisata. Biasanya, yang paling terkenal adalah Posong dan Embung Kledung. 

Memang, pemandangan di 2 tempat itu sangat bagus, tapi sudah terlalu mainstream. Padahal, di Temanggung, masih banyak tempat wisata yang tergolong hidden gem, salah satunya adalah jalanan di Glapansari.

Mengenal Glapansari dari Instagram

Kali pertama saya tahu soal Glapansari bukan dari mulut teman, melainkan beranda Instagram. Kala itu, beranda Instagram saya menampilkan konten reels mengenai Glapansari. Saya bookmark dan setelah waktu berpihak, saya bersama salah satu kawan pergi mengunjungi Glapansari. Kebetulan cuaca sore itu sedang bagus-bagusnya. 

Jarak antara Glapansari dengan pusat kota Temanggung hanya 12 kilometer saja. Sesampainya di sana, walaupun saya warga asli Temanggung, yang di belakang rumah sudah bisa melihat Sumbing-Sindoro dengan cukup jelas, masih bisa kagum dengan pemandangan di Glapansari. Kiri-kanan ada tanaman tembakau yang ijo royo-royo. Di depannya, kamu bisa melihat gunung dengan sangat jelas.

Tempat ini juga masih terbilang sangat asri. Belum banyak pengunjung karena belum menjadi sebenar-benarnya lokasi wisata. Jadi, siapa saja masih boleh untuk ke Glapansari tanpa takut membayar, apalagi kena calo.

Kalau kalian tertarik datang ke sini, saya sarankan kalian membawa bekal dari bawah. Maklum, di daerah atas Temanggung itu belum banyak warung. Bagi yang merokok, membawa Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau tingwe, khususnya tembakau Temanggung, bisa menjadi teman yang pas. Cuaca dingin ditemani rokok-rokok itu rasanya benar-benar nikmat. 

Jalur ekstrem menuju Glapansari

Tapi sayangnya, ada persoalan serius untuk bisa menikmati indahnya pemandangan Glapansari. Yang saya maksud adalah akses jalur. Jadi, untuk mencapai salah satu spot terbaik di Temanggung ini, kamu harus melewati jalur yang ekstrem.

Kalau tidak memiliki motor yang mumpuni untuk tanjakan, sebaiknya jangan. Sudah jalurnya ekstrem, jalanan menuju sana juga didominasi bebatuan.

Kira-kira lebar jalan untuk menuju ke sana hanya muat satu mobil saja. Jalanan yang untuk ke bukitnya juga masih menggunakan beton yang lama, belum aspal. Jadi, masih banyak yang berlubang. Belum lagi tidak ada penghalang di setiap tebingnya sehingga membuat orang-orang yang kalau ke sini harus ekstra hati-hati.

Beberapa main ke Glapansari, kondisi jalan di sana masih sama. Kenapa pemerintah Temanggung tidak memperbaikinya, ya? Padahal, Glapansari bisa menjadi wisata yang ikonik di daerah Temanggung, bahkan Jawa Tengah. Apalagi belakangan ini wisata “jalan baru dan indah” sedang menjadi tren.

Baca halaman selanjutnya: Calon tempat wisata terbaik di Jawa Tengah.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2025 oleh

Tags: GlapansariGlapansari Temanggungjawa tengahkota tembakautemanggung
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO
Urban

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
Pelari kalcer, fenomena olahraga lari

Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

27 April 2026
kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026
Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026
Merintis Jastip ala Mahasiswa Flores Cuan Jutaan Tiap Bulan MOJOK.CO

Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.