Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Analisis Primbon Reshuffle Kabinet Jokowi dari Weton Sandiaga, Yaqut Cholil, sampai Risma

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
23 Desember 2020
A A
Analisis Primbon Reshuffle Kabinet Jokowi dari Weton Sandiaga sampai Risma

Analisis Primbon Reshuffle Kabinet Jokowi dari Weton Sandiaga sampai Risma

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menghitung primbon reshuffle kabinet Jokowi. Bagaimana pula dengan weton Sandiaga, Yaqut, Risma dengan Presiden? Cocok nggak?

Setiap manusia punya hasrat terpendam soal primbon. Misal, era sekarang, orang tua berbondong-bondong memilih melahirkan anaknya pada tanggal cantik. Atau tidak hanya soal kelahiran melainkan juga pernikahan.

Beberapa teman yang menikah juga memilih tanggal cantik. Meskipun demikian, ada pula yang menginginkan pernikahan saat hari baik. Untuk menentukannya, dihitung weton-nya masing-masing, baru ketemu hari baik.

Tentang hari baik ternyata berlaku juga pada reshuffle kabinet Jokowi jilid II. Beberapa media daring dan luring telah menurunkan tulisan tentang keputusan Jokowi memilih Rabu, 23 Desember sebagai hari pelantikan.

Dan saya menemukan hal menarik soal pilihan hari pasaran Jokowi saat mengumumkan reshuffle kabinet. Dari rekam jejak yang bisa saya lacak, Jokowi selama melakukan reshuffle kabinet jatuh pada hari Rabu.

Pertama, Rabu Pon, 12 Agustus 2015.

Kedua, Rabu Pon, 27 Juli 2016.

Ketiga, Rabu Pahing, 17 Januari 2018.

 

Dari hal tersebut, ternyata Jokowi lebih sering melakukannya pada Rabu Pon. Lalu, mengapa Jokowi cenderung memilih Rabu Pon? Kemungkinan besar karena hari Rabu Pon adalah hari lahirnya.

Hari lahir adalah hari baik, karena sering dikaitkan dengan sesuatu yang positif. Semangat, gairah, dan energi baik.

Tapi biar lebih wangun, kita perlu komparasikan dengan presiden sebelumnya. Coba lihat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saja, presiden sebelum Jokowi yang juga menjalani dua periode setelah era Reformasi.

Eh, ternyata iya. Rekam jejak SBY punya pola yang mirip-mirip kayak Jokowi:

Pertama, 5 Desember 2005: Senin Legi

Pertama, 27 Agustus 2007: Senin Legi

Kedua, 7 Mei 2007: Senin Wage

 

Dari data di atas, SBY lebih sering melakukan reshuffle kabinet pada hari Senin Legi.

Loh kok aneh? SBY kan lahir pada Jumat Kliwon, dan itu berbeda dengan hari ketika beliau melakukan penyempurnaan kabinet, yaitu hari Senin.

Apakah SBY keliru dalam memilih hari? Nggak juga.

Buktinya beliau tetap mulus menjalankan pemerintahan hingga Oktober 2014. Hari Senin sebenarnya baik juga bagi SBY. Sebab, bagi sebagian orang Jawa, tiga hari setelah kelahiran masih menjadi hari untuk memulai sesuatu yang baru. Suci dan bersih.

Sekarang kita balik lagi ke Jokowi. Melacak dan membaca weton dari pengisi 6 pos kementerian hasil dari resuffle kabinet kemarin ini.

Iklan

Ada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Sosial yang jelas urgen. Kemudian, Kementerian Agama, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perdagangan.

Pertanyaannya: apa mereka cocok dengan Jokowi secara primbon? Mari kita telaah satu per satu.

Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri KKP.

Beliau lahir pada Sabtu Pon. Jelas nggak cocok sama Jokowi. Secara primbon, beliau egonya besar. Padahal—sekali lagi—hanya ada visi-misi presiden lho.

Jadi Pak Sakti… tolong hati-hati. Egonya ditekan ya. Sampean boleh aja merasa sakti begitu dipilih jadi menteri, tapi selalu ingat dengan pepatah lama… bahwa di atas langit selalu ada Pak Luhut.

Berikutnya ada Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial.

Beliau lahir pada Senin Kliwon. Waaa kalau ini wetonnya jelas cocok dengan Jokowi. Secara primbon, beliau adalah orang yang mampu mengabdi kepada siapa saja. Sesuai pula dengan rekam jejaknya saat menjadi Walikota Surabaya.

Sudah begitu, cocok pula di segala lini dengan Jokowi. Sama-sama dari PDIP-nya, sama-sama pernah jadi walikota, kalau lagi berdua bisa ngobrol ngalor-ngidul pakai bahasa Jawa.

Oke, lanjut ke reshuffle kabinet selanjutnya. Ada Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama.

Beliau lahir pada Sabtu Pon. Hm, oke. Kalau boleh jujur, wetonnya Gus Yaqut nggak cocok dengan Jokowi. Secara primbon, egonya besar. Mirip menteri KKP.

Akan tetapi, Menteri Agama kan udah kayak jadi jatahnya NU, bukan tentara. Kalau tentara sih lebih cocok jadi Menteri Investasi aja, eh, Menteri Pertahanan maksudnya.

Lanjut, ada nama Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Beliau lahir pada Sabtu Pahing. Ini tricky dengan Jokowi. Sebab, Sandiaga suka dengan tantangan, terutama tantangan-tantangan sulit yang kayaknya nggak kesampaian.

Dikasih tantangan jadi Wagub DKI, sanggup. Dikasih tantangan jadi cawapres, juga sanggup. Sanggup aja lho ya ini, nggak kudu berhasil 100 persen lho.

Berikutnya ada Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.

Beliau lahir pada Selasa Pahing. Ini juga tricky dengan Jokowi. Bukan latar belakang dunia kesehatan, tapi secara primbon, beliau suka menolong. Ya, apa pun bisa terjadi, sih. Yang oposisi saja bisa dirangkul, lha ini cuma beda latar belakang bukan dari kedokteran.

Lagian, apa sih guna latar belakang kalau kemampuan manajemennya ambyar? Pada level posisi menteri mah, kemampuan manajemen lebih punya peran dong ketimbang peran profesional. Toh nggak semua pelatih bola itu dulunya pemain bola juga kok.

Terakhir, ada nama M. Luthfi sebagai Menteri Perdagangan.

Beliau lahir pada Sabtu Legi. Dari semua penunjukkan menteri, beliau lah yang paling sesuai dengan kriteria Jokowi. Secara primbon, cepat, tanggap, dan penuh kreativitas. Periode baik bagi perdagangan Jokowi dalam beberapa tahun ke depan.

Itu tadi beberapa analisis atau otak-atik gathuk secara primbon dan weton reshuffle kabinet Jokowi dari saya. Ingat, ini bisa dipercaya, boleh juga tidak. Meski begitu, saya berani jamin tingkat analisis saya ini adalah 100 persen benar.

Suwombong aja dulu, kalau ternyata salah ya minta maaf aja nanti. Tinggal bilang khilaf atau bilang kalau selama ini saya sudah dijebak.

BACA JUGA Watak Mojok Berdasarkan Weton dan tulisan Moddie Alvianto Wicaksono lainnya.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2025 oleh

Tags: jokowiMenterireshuffle kabinetsby
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
In this economy: momen para laki-laki merasa gagal sebagai anak dan suami karena masalah keuangan (sulit ekonomi) MOJOK.CO

In This Economy: Momen Para Laki-laki Merasa Gagal sebagai Anak dan Suami, Gaji Numpang Lewat tapi Bingung Mau Kerja Model Gimana Lagi

1 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.