Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Prediksi Persib vs PSIS: Ketika In-Kyun Oh Harus Absen

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
8 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Persib vs PSIS | Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat | Live Indosiar, 18.30 WIB | Matchday 14/34 | Prediksi: Persib menang.

Klasemen Liga 1 Indonesia prapertandingan: Persib Bandung 18 poin, peringkat 11 | PSIS Semarang 14 poin, peringkat 18.

Iklan

“Pertandingan melawan PSIS ini sangat penting, karena di pertandingan sebelum kami kalah dari Persija. Jadi kami butuh menang buat kepentingan tim dan bobotoh,” tutur pelatih Persib, Mario Gomez seperti dikutip laman resmi GoJek Liga 1.

Laga tunda yang dimainkan di Stadion PTIK Jakarta itu berakhir dengan kekalahan bagi Persib Bandung. Skor yang tersaji tipis saja, 1-0. Namun, kekalahan dari Persija Jakarta itu menyisakan luka bagi skuat Persib Bandung. Kekalahan dari Persija memastikan langkah cepat Persib untuk masuk ke papan atas menjadi tertunda.

Padahal, jika berhasil mengalahkan Persija, skuat asuhan Mario Gomez tersebut akan menyodok ke lima besar klasemen Liga 1. Sayang, niat tersebut harus ditunda. Meski membuat sesak, luka ketika kalah dari Persija bisa dibasuh di kandang sendiri, Stadion Gelora Bandung Lautan Api di laga Persib vs PSIS Semarang.

Situasinya memang terlihat mudah bagi Persib Bandung. Saat ini, PSIS tengah duduk manis di dasar klasemen Liga 1. Kekalahan demi kekalahan menyulitkan posisi PSIS meskipun jarak dengan klub di atasnya sangat rapat. Dengan satu kemenangan saja, Mahesa Jenar bisa lepas dari jerat jurang degradasi. Namun, satu kemenangan itu nampak seperti jarak yang begitu jauh untuk diraih.

Namun, meski di atas kertas terlihat mudah, apalagi menjelang paruh tengah kompetisi, beberapa tim tentu mengincar perbaikan. Ya skuat, ya performa. Situasi ini bisa mengubah sebuah tim yang kepepet menjadi unit yang berbahaya. Niat menyelamatkan diri dan bertahan bisa menyulitkan siapa saja yang tidak bermain dengan konsentrasi penuh selama 90 menit.

Persib sendiri bukannya tanpa kesulitan. Menjelang laga penting Persib vs PSIS ini, skuat Maung Bandung tak bisa memainkan In-Kyun Oh lantaran sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis). Sanksi yang terasa sangat tiba-tiba ini dijatuhkan Komdis ini lantaran gelandang berusia 33 tahun tersebut terbukti melakukan pemukulan kepada Sandi Sute, pemain Persija.

“Merujuk kepada pada 49 ayat (1) d dan (2) Kode Disiplin PSSI, Sdr Oh In-Kyun dihukum larangan bermain sebanyak dua (2) kali, pada pertandingan Persib vs PSIS, tanggal 8 Juli 2018, Perseru Serui vs Persib, tanggal 12 Juli 2018,” begitu isi surat Komdis dengan tanda tangan Asep Edwin Firdaus, ketua.

Selain tak bisa bermain di dua pertandingan, gelandang asal Korea Selatan juga kena denda 25 juta rupiah. Meskipun melakukan banding, In-Kyun Oh tetap tak mungkin bermain di laga Persib vs PSIS karena waktu yang mepet. Padahal, keberadaan In-Kyun Oh sangat penting bagi lini tengah Persib. Dirinya adalah penjaga keseimbangan lini tengah.

Dengan situasi yang “pincang”, Persib harus mengatasi PSIS yang meski terseok-seok, tetap menyimpan ancaman. Jika kembali mengumpulkan hasil minor, misi Persib masuk ke papan atas bakal kembali tertunda. Padahal, jika berhasil menang, Persib akan menyodok ke peringkat lima, menggeser Persija yang sebelumnya mengalahka mereka.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2021 oleh

Tags: In-Kyun OhLiga 1 IndonesiaPersib BandungPrediksi Liga 1prediksi persib vs psisPSIS Semarang
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Gedebage, Bandung.MOJOK.CO
Urban

Bandung Kota Overrated dan Penuh Masalah, Anak Mudanya Tetap Waras karena Persib

24 Mei 2026
judi bola mojok.co
Hukum

Arema, PSIS, dan Persikabo Mengaku Kerja Sama dengan Portal Berita, Bukan Judi Bola

24 Agustus 2022
hasil pertandingan piala presiden PSS Sleman PSIS Semarang
Olah Raga

Takluk dari PSIS Semarang, PSS Sleman Harus Menang di Laga Terakhir Grup A Piala Presiden

24 Juni 2022
Persebaya Hanya Kalah dari Orang Dalam dan Orang Gila MOJOK.CO
Balbalan

Persebaya Hanya Kalah dari Orang Dalam dan Orang Gila

5 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Latihan ala penjaga warung madura dalam mengoperasikan toko kelontong 24 jam non-stop. Lebih teruji dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) MOJOK.CO

Latihan Ala Penjaga Warung Madura Operasikan Toko 24 Jam: Memang Tak Seperti Latsarmil Koperasi Desa tapi Teruji

3 Juli 2026
Cerita Lola Nadiya Putri, peserta Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 yang mengangkat persoalan crab mentality yang menghambat perempuan desa di Nganjuk untuk tumbuh dan maju MOJOK.CO

Ironi Perempuan di Desa: Dihambat Tumbuh dan Maju karena Crab Mentality

4 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Modus judi online makin canggih. MOJOK.CO

Marak Akun Spam Berkedok Foto Wanita, Waspada Promosikan Judi Online Tanpa Sengaja

3 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.