Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Polandia Nggak Bakal Terkenal Sampai Pelosok Dunia Kalau Nggak Ada Egy Maulana Vikri

Redaksi oleh Redaksi
14 Juni 2021
A A
Polandia Nggak Bakal Terkenal Sampai Pelosok Dunia Kalau Nggak Ada Egy Maulana Vikri MOJOK.CO

Polandia Nggak Bakal Terkenal Sampai Pelosok Dunia Kalau Nggak Ada Egy Maulana Vikri MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Euro 2020 Grup E | Polandia vs Slovakia | Cuma mengandalkan Lewandowski saja? Dia aja kalah populer sama Egy Maulana Vikri, legenda Lechia Gdansk.

Muhammad Fariz Kurniawan: Kuncinya di Lewandowski

Polandia, sudah barang tentu, tidak bisa dikatakan sebagai tim unggulan. Menyitir kalimat bijak yang sering dikutip, bola itu bundar, Polandia punya kans berbicara banyak di Euro 2020 berkat keberadaan Robert Lewandowski.

Iklan

Maksudnya berbicara banyak, ya, minimal lolos ke babak selanjutnya. Melihat peta kekuatan Grup E, cuma Spanyol yang bisa dibilang unggul dari Polandia. Mengandalkan satu pemain memang tidak bijak. Namun, kedatangan Lewy ke Euro 2020 berbarengan dengan performanya yang luar biasa di Bundesliga.

Musim lalu, untuk Bayern Munchen saja, Lewandowski mencatatkan 48 gol dari 40 pertandingan. Saya rasa, istilah “haus gol” itu diciptakan untuk menggambarkan ketajaman Lewandowski, bukan striker lain.

Saya rasa, sebagai negara bukan unggulan, Polandia harus sadar bahwa Lewandowski bisa dimaksimalkan apabila lini pertahanan mereka kokoh. Kebetulan, mantan striker Borussia Dortmund itu bisa bermain di banyak cara. Mau untuk tim yang menguasai bola atau tim dengan ciri serangan balik. Dia bagus di banyak situasi.

Selain Lewandowski, saya yakin kalian banyak yang nggak tahu siapa saja pemain Polandia. Saya aja, yang kebagian menulis soal Polandia nggak tahu banyak. Eh, ketika mencari tahu, ketemu nama-nama yang sulit banget ditulis. Jadi, ketimbang kamu ikutan pusing, mending googling sendiri ya.

Polandia sendiri datang ke Euro 2020 dengan suasana hati yang riang. Mereka cuma kalah 1 kali selama kualifikasi dan tidak pernah kalah di 5 pertandingan terakhir. Performa yang stabil itu akan menjadi kunci bagi tim seperti Polandia yang tak akan pernah diunggulkan.

Konsistensi, kerja keras, dan kesadaran untuk memaksimalkan setiap peluang lewat Lewandowski akan menjadi skenario terbaik Polandia. Lawan perdana mereka adalah Slovakia, tim yang tangguh secara kolektif. Mereka memang cuma lolos lewat playoff, tapi mengalahkan Slovakia terbukti bukan perkara mudah.

Saya sering khawatir ketika tim-tim biasa saja ketemu tim biasa saja lainnya. Kemungkinan menang dan kalah jadi seimbang. Kalau menang dianggap biasa saja, kalau kalah tetap dicaci. Nggak ada istimewanya. Namun, demi melangkah lebih jauh di Euro 2020, Polandia wajib menang secara meyakinkan.

Indi Hikami: Heh Polandia! Tanpa Egy Maulana, sepak bolamu bisa apa?

Robert Lewandowski memang jadi striker yang paling banyak menyumbangkan gol untuk Polandia. Namun, orang-orang hanya akan mengingatnya sebagai seorang pemain yang bermain di Jerman, memenangkan trofi untuk klub asal Jerman, dan menjadi ikon sepak bola Jerman.

Ya boleh saja dia jadi ikon sepak bola nasional Polandia. Tapi dia hanya sebatas ikon nasional dan tidak mendunia. Sebaliknya, ada pemuda berusia 20 tahun dengan jurus tendangan Kelok Sembilan mampu memperkenalkan Polandia hingga ke pelosok Turi, Sleman.

Siapa lagi bocah itu kalau bukan Egy Maulana Vikry. Seorang pemuda yang dikultuskan menjadi “messiah” bagi sepak bola Indonesia dan kini bermain untuk Lechia Gdansk. Saking agungnya bocah ini,  banyak pujian media yang menyebutkannya mampu mendongkrak performa klub teras Polandia tersebut.

Coba baca berita setahun terakhir soal Egy Maulana. Isinya fantastis semuaa. Mulai dari: “Berkat Egy Maulana Vikri Lechia Gdansk Jadi Klub Terpopuler”, “Di Bawah Hujan Salju Egy Maulana Bantu Lechia Gdansk Menang”, dan “Egy Maulana Muncul di Line Up, Lechia Gdansk Menang dan Tembus 4 Besar”. Fantastis bukan?

Paling dahsyatya lagi, Stadion Gdansk tempat Egy Maulana mempertunjukkan kebolehannya bermain bola dijadikan venue final Liga Europa musim lalu! Asal Anda tahu saja, dalam sejarah Polandia, baru kali ini venue final kompetisi tertinggi antarklub di Eropa dimainkan di negara mereka.

Iklan

Soal karier di timnas juga Egy Maulana punya catatan yang jauh lebih menterang. Dia bisa meraih penghargaan Jouer Revelation Trophee yang prestisius. Sedangkan menurut transfermarket.com, Lewandowski di usia muda hanya main tiga kali untuk timnas U-21 Polandia dan tidak mencetak gol sama sekali. Miris.

Sekali lagi, jangan lupa kalau Lewandowski main di Liga Jerman yang timnasnya kalah dari Korea Selatan di Piala Dunia 2018 lalu. Kalian tahu kan siapa pelatih Korea Selatan yang bisa ngalahin Jerman? Ya pelatihnya Egy Maulana di timnas saat ini!

Sudahlah, fakta-fakta tadi sudah menjelaskan betapa dahsyatnya seorang Egy Maulana bagi sepak bola Polandia, jauh melebihi seorang Lewandowski.  Jadi saran saya, selama masih ada Egy Maulana, Polandia tak boleh sesumbar bisa melangkah jauh di Euro 2020 jika hanya mengandalkan Lewandowski seorang. Percuma!

BACA JUGA Prediksi Skotlandia vs Ceko: Keberuntungan Pasukan Loch Ness dan Sejarah Gemilang Ceko dan ulasan Euro 2020 lainnya.

Terakhir diperbarui pada 2 Januari 2026 oleh

Tags: egy maulana vikryeuro 2020Polandiaslovakia
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO
Sekolahan

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO
Urban

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Polandia Pertimbangkan Pasal 4 dan 5 NATO Pasca Serangan Rudal Mojok.co
Kilas

Pasal 4 dan 5 NATO Dipertimbangkan Pasca-serangan Rudal ke Polandia, Apa Artinya?

17 November 2022
Video

Vaksin Berbayar Kimia Farma dan Nasib Buruk Petugas Dishub DKI

14 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026
Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja MOJOK.CO

Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja

24 Juni 2026
Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

30 Juni 2026
Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.