Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Gimana

Cara Keluar dari Grup WA Tanpa Diketahui dan Tidak Dimasukkan Lagi

Cara keluar dari grup WA diam-diam, terus terang, dan frontal sekaligus

Azka Maula oleh Azka Maula
18 Januari 2018
A A
Cara Keluar dari Grup WA Tanpa Diketahui dan Tidak Dimasukkan Lagi

whatsapp-mojok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menurut riset Mojok Institute, keluar grup WhatsApp mengurangi risiko gibah sebanyak 70%. Makanya saya kasiih tahu cara keluar dari grup WA tanpa diketahui.

Pernah suatu hari saya gagal savage gara-gara terdistraksi oleh notifikasi dari salah satu grup WA yang timbul-tenggelam seperti mainan pukul buaya di Timezone. Percayalah, gagal savage di Mobile Legend gara-gara persoalan dari luar permainan itu sendiri sangatlah menyebalkan. Apalagi setelah saya cek isi percakapan yang tertera dalam grup tersebut bukanlah hal yang penting-penting amat.

Kisah barusan hanya salah satu dari sekian banyak kenelangsaan yang diakibatkan oleh sebuah grup WA. Memang sih grup tersebut memiliki tujuan yang sangat mulia, yakni untuk bersilaturahmi dengan efisien sehingga aktivitas percakapan yang terjadi di sana dicatat sebagai perilaku baik oleh malaikat. Tapi, ya namanya juga manusia—apalagi manusia zaman sekarang, pastilah nggak ada yang mulia-mulia banget.

Terkadang perbincangan yang hadir tidak sesuai dengan jalan hidup kita. Kalau guyonnya garing sih, mungkin masih bisa dimaafkan, tapi kalau guyonannya sudah menyangkut harga diri itu sangatlah menyebalkan.

Ujung-ujungnya kita menahan sakit yang tak berkesudahan karena hal-hal yang jadi pembicaraan dalam grup tersebut. Mau keluar tapi segan, nggak enak, bahkan takut digunjingkan hingga dijauhi oleh kerabat.

Tapi tenang saja, kali ini saya akan membagikan cara ampuh yang harus kalian lakukan jika mengalami hal seperti ini. Cara keluar dari grup WA tanpa diketahui agar kamu nggak dimasukkan lagi. Hayuklah kita ikuti saja~

Mute Grup

cara-keluar-dari-grup-whatsapp-mojok.co

Langkah awal yang perlu kalian lakukan ketika menerima invitasi grup WA adalah membuat grup tersebut menjadi bisu. Ada tiga pilihan yang ditawarkan untuk hal itu, satu hari, seminggu, dan selalu. Pilihlah yang selalu. Jika kalian sudah telanjur bersemayam dalam grup tersebut, segeralah lakukan cara yang pertama ini. Tidak ada kata terlambat.

Loh, katanya keluar grup WA kok malam nge-mute grupnya?

Tenang saja, hal ini akan menjadikanmu sebagai insan yang nirkontribusi dalam grup tersebut. Biasanya, kamu bakal dianggap tak berguna karena tidak adanya kontribusi yang pasti dan setelahnya, voila, kalian bakal didepak dari grup WA tersebut. Insyaallah. Saking jarangnya nimbrung, notifikasi kamu keluar dari grup WA akan diabaikan, semua orang nggak akan menganggapmu ada. Benar loh, ini cara keluar dari grup WA tanpa diketahui, sebab kamu nggak dianggap.

Handphone Jadul Memori Terbatas

cara keluar dari grup wa diam-diam

Di tahun 2018 yang mana gajet dengan RAM lebih dari 2 gigabyte bertaburan, rupanya masih ada saja segelintir orang yang bertahan dengan gajet bermemori di bawah standar.

Hal ini memang nggak ada salahnya sama sekali, justru malah bisa dijadikan alasan untuk kalian keluar dari grup WA tanpa diketahui dan terindikasi baper akibat obrolan yang kadang bikin sakit hati atau nggak penting sama sekali.

Langsung bikin ­pesan pamit dari grup saja, kalau ada yang tanya, jawab hapenya nggak kuat kalau kebanyakan grup. Beres. Dengan ini, mereka juga akan melupakanmu, ingat, kamu nggak penting-penting amat.

Iklan

Pengin Hijrah

cara-keluar-dari-grup-whatsapp-mojok.co

Ketika kalian sudah dibuat muak dengan percakapan seksis, rasis, bahkan is-is yang lainnya dan kalian sadar kalau itu terjadi di grup keluarga maupun kolega yang dekat dengan Anda, keluar begitu saja dari grup tersebut akan menimbulkan perbincangan yang menjurus ke pergunjingan. Maka, sekarang sudah saatnya kalian mencoba cara ini. Lumayan ekstrem sih memang.

Bilang saja kalian sudah tidak cocok berada dalam grup tersebut karena ingin hijrah agar menjadi insan yang lebih baik. Cara keluar dari grup WhatsApp yang ini memang bakalan diketahui semua anggota, tapi tenang saja, pasti dimaklumi.

Bilang Aja Pengin Keluar

cara keluar dari grup wa diam-diam

Ketika seluruh cara tersebut ternyata tidak bisa melindungi diri kalian dari sebutan manusia baperan, ini saatnya kalian jujur saja bilang pengin keluar dari grup WA tersebut karena memang sudah muak dengan semua ini. Ketimbang meninggalkan dunia ini lebih baik meninggalkan grup saja.

Kalaupun nantinya ada yang ngejapri ngata-ngatain baperan atau hal negatif lainnya, bilang saja iya. Tak perlu dilawan. Bikin tambah emosi saja.

Menjadi Annoying

cara-keluar-dari-grup-whatsapp-mojok.co

Katakanlah empat cara di atas sudah berhasil membuat Anda keluar dari grup WA, tapi ternyata itu keluar-dari-grup-yang-fana-semata. Karena selalu ada cobaan setelah keluar dari grup WA, yakni dimasukkan kembali ke grup. Bagaimana mengatasinya?

Anda bisa lakukan ini. Cobalah bersikap menyebalkan. Share berita hoax, mengirim joke bapak-bapak, mengirim ucapan selamat pagi, siang, sore, malam, dan menjelang tidur, membalas komen-komen anggota lain dengan meme-meme beresolusi rendah nan tidak lucu. Apa pun lah yang potensial bikin orang kesel.

Hakulyakin, jika semua anggota grup sebel sama Anda, Anda tidak perlu repot-repot minta izin. Yang ada Anda akan di-kick dari grup dan tidak pernah dimasukkan kembali selamanya.

Selain cara di atas, cara keluar dari grup WA tanpa diketahui yang paling paten dan ampuh adalah dengan ganti nomor. Kamu tenang, dan perbuatan berkhianatmu nggak ketahuan. Simpel.

Selamat mencoba, wahai pribadi-pribadi antisosial 🙂

BACA JUGA Grup WhatsApp Keluarga Besar Adalah Kawah Candradimuka Sebelum Berdebat di Sosial Media dan artikel Azka Maula lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2021 oleh

Tags: caragrup whatsappkeluartanpa ketahuantidak dimasukkan lagi
Azka Maula

Azka Maula

Ilustrator Mojok.

Artikel Terkait

Derita perempuan di grup WA mahasiswa FH UI. Isinya kekerasan seksual. MOJOK.CO
Sehari-hari

Nasib Perempuan di Tongkrongan dan Grup WA yang Isinya Laki-laki Mesum: Jelek Dihina, Cantik Dilecehkan

15 April 2026
Sarjana nganggur diteror info loker di grup WA keluarga. MOJOK.CO
Sekolahan

Grup WhatsApp Keluarga Besar Isinya “Teror” bagi Sarjana Nganggur, Sehari-hari Dikasih Info Loker Aneh-aneh

18 Februari 2026
Ponsel Saya Diretas, Apa yang Harus Dilakukan Mojok.co
Kilas

Ponsel Diretas, Apa yang Harus Dilakukan?

26 September 2022
Sambatan-sambatan Orang Umur 30 Tahun
Pojokan

Sambatan-sambatan Orang Umur 30 Tahun

28 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Gen Z pilih soft living daripada slow living

Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti

22 April 2026
Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.