[MOJOK.CO] “Bagi kalian yang muak dengan pertengkaran (yang kadang nggak penting) dengan si pacar jarak jauh, baiknya ikuti apa yang saya lakukan seperti di bawah ini. Bagi kalian yang tidak memiliki keresahan serupa, barangkali kalian jomblo.”

Berpacaran jarak jauh atau biasa disebut Long Distance Relationship (LDR) memanglah tak semudah seperti orang berpacaran kebanyakan. Banyak sekali rindu yang mengendap, jarak membuat kita tak bisa sering-sering saling tatap. Kadang kita dibikin muak dengannya. Tapi apa boleh buat, justru inilah jalan ninja yang harus ditempuh demi kebahagiaan jangka panjang.

Ah masa~

Menjalani laku LDR nyatanya tidak membuat hubungan berjalan semulus pantat bayi. Banyak cobaan hingga berujung pertengkaran. Kalau kita tidak bisa menyikapinya dengan pikiran jernih bisa-bisa mengganggu hubungan percintaan bahkan mengganggu pekerjaan. Ujung-ujungnya putus, ujungnya kena PHK. Hadeeeh, amit-amit.

Memang sih cek-cok yang dihadirkan dalam sebuah hubungan tidak melulu buruk, hal tersebut bisa jadi pijakan kita untuk menjalani hubungan lebih baik kedepannya. Tapi kalau sering cek-cok ya lama-lama bisa stres juga, kepala mau meledak akibat sering marah dan sering nangis.

Kali ini saya akan ngasih tips biar hubungan LDR kalian minim cek-cok.

 

Kurangi Suudzon, Tetap Posthink Jangan Nethink

Saling percaya satu sama lain merupakan hal yang paling penting dalam suatu hubungan. Baik yang tidak sedang menjalani laku LDR pun wajib menerapkan hal ini. Ketika suatu hubungan sudah tidak berlandaskan rasa saling percaya, berarti hubungan tersebut bukanlah sebuah hubungan yang sehat.

Ketika sudah saling suudzon satu sama lain, percayalah, tiap hari isinya cuma picing-picingan saling curiga. Ujung-ujungnya berantem. Yah meskipun paling banter cuma cek-cok adu mulut itu bakal memengaruhi keseharian kalian di dunia kerja maupun percintaan.

BACA JUGA:  Teruntuk Para Pria yang Menyebut Tupperware "Cuma Wadah Plastik"

Sehat itu mahal. Ya benar, ketika hubungan kalian sedang sakit butuh kerja keras untuk menyehatkan kembali. Dan untuk membangun sistem imun rasa percaya memanglah tidak mudah, kita dituntut untuk tetap berpikiran positif supaya dark side tidak memengaruhi kita.

May force be with you~

 

Kurangi Intensitas dalam Berkomunikasi

Banyak yang bilang ketika menjalani laku LDR kita harus sesering mungkin berkomunikasi dan selalu ngabarin kalau kita sedang akan atau mengakhiri suatu aktivitas. Alasannya karena satu sama lain hanya bisa saling pantau via gajet.

Memang ada benarnya, tapi disadari atau tidak, makin intens kalian melakukan komunikasi makin cepat pula kalian merasa kebosanan. Mungkin tidak membosankan bagi pasangan yang role-nya sebagai “si posesif”.

Buat kalian yang berperan sebagai si posesif, pernah nggak terpikir kalau pasangan kalian memiliki kesibukan tersendiri, memiliki dunianya sendiri. Percayalah semakin sering kalian merengek minta dihubungi, maka semakin muak pula pasangan kalian dan ketika pacar kalian mulai muak apa yang akan terjadi?

Ya benar. Senggol bacok!

Berkomunikasilah seperlunya, pahami jam-jam selonya. Bukankah ketika sama-sama berada di jam selo, komunikasi yg hadir akan terasa lebih romantis dan berkualitas.

 

Jangan Suka Menyalahkan Satu Sama Lain

Ketika sedang dihadapkan pada sebuah persoalan, jangan buru-buru menyalahkan pasangan kalian. Tenang, urutkan kronologinya, kemudian bicarakan baik-baik.

Dengan demikian semua persoalan akan diatasi tanpa harus diakhiri dengan cek-cok. Kalau bisa sih buat perjanjian dengan pasangan kalian, yakinkan dia untuk tidak selalu menyalahkan orang lain terlebih dahulu. Mulailah dari diri sendiri, telaah persoalaannya, baru tuangkan keresahan yang ada.

Ah seandainya semua pasangan bisa berpikir demikian. Betapa indahnya hubungan ini.

BACA JUGA:  Mojok dan Para Monyet

Tapi ingat jangan suka selingkuh, nggak baik buat kesehatan jantung.

 

Jadilah Lucu Seperti Agus Mulyadi

Lho Agus itu katanya orang terlucu se-Mojok, apalagi sekarang yang dicari adalah pasangan yang bisa menghibur bukan pasangan yang menang tampang doang tapi suka kabur.

Seseorang yang mampu membuat orang-orang terkasih dan terdekatnya selalu tertawa bahagia sangatlah pantas untuk disayang-sayang. Kalau bawaannya selalu tertawa dan melihat si Agus, mana tega kita untuk mengajaknya berantem.

Malu dong sama muka garang kalian.

 

Udah Putusin Aja

Kalau dirasa semua yang kalian lakukan selalu salah di matanya. Sudah mencoba sabar tapi hasilnya malah ngabar. Maka kalau boleh mencatut salah satu judul buku ustaz kebanggan kita bersama om Felix Siauw, UDAH PUTUSIN AJA.

Kenapa selalu kalian yang bersabar sedangkan pasangan kalian boleh berlaku seenaknya?

Komentar
Add Friend
No more articles