MBG Mas Bahlil Ganteng Sudah Over-eksposur: Bahasa Kritik tapi Jadi Alat Reproduksi Popularitas, Bikin Golkar Senang
Jingle MBG Mas Bahlil Gantengmejekan ke figur politik tapi jadi alat reproduksi popularitas, buktinya Partai Golkar senang.
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Jingle MBG Mas Bahlil Gantengmejekan ke figur politik tapi jadi alat reproduksi popularitas, buktinya Partai Golkar senang.
Teror pocong keliling bukan perkara iseng semata. Tapi jadi gambaran kerapuan sosial masyarakat kita di tengah informasi arus digital.
Risiko punya rumah dengan halaman luas di desa picu konflik tetangga dan keluarga. Perkara tahi ayam, tanaman, bahkan warisan.
Cerita mahasiswi Madura kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jualan risol untuk biaya kuliah hingga lulus tanpa skripsi.
Mengingat ngerinya 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan. Beri trauma dan ketakutan yang tak ingin diwariskan ke generasi...
Kebiasaan melarisi pedagang lansia meski jualannya tak enak tak bikin saya rugi. Harganya recehan, tapi berarti buat mereka sambung kebutuhan.
Ada 4 sikap pekewuh dan basa-basi orang Jawa yang merepotkan diri sendiri. Dari "Mboten napa-napa" hingga problematika "Monggo pinarak".
Jarak lebar narasi optimisme pemerintah dengan kondisi riil masyarakat. Katanya ekonomi baik-baik saja, padahal sebaliknya.
Mahasiswa dapat beasiswa KIP Kuliah tapi pilih bohongi ortu biar dapat dobel uang saku. Gaya hidupnya tak cukup Rp750 ribu.
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.