Ironi Mahasiswa KKN: Merasa Berjasa Membangun Desa Orang tapi Tak Berguna di Desa Sendiri
Ironi mahasiswa KKN. Merasa punya kontribusi di desa orang, tapi malah tak berguna di desa sendiri.
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Ironi mahasiswa KKN. Merasa punya kontribusi di desa orang, tapi malah tak berguna di desa sendiri.
Pertama kali pakai mobile banking (m-banking) dan QRIS. Panik saat mau bayar, tanggal tua malah datang lebih cepat.
Pertama kali makan di warung makan warteg. Mendadak goblok saat ditanya menu hingga penyesalan setelah makan.
Beli motor Honda PCX buat pamer dan dicap sukses karena tetangga nggak ada yang punya. Malah berakhir memprihatinkan.
Iseng jadi pengamen liar di Jogja: sehari bisa Rp300 ribu-Rp500 ribu, bantu bertahan hidup saat luntang-lantung karena puluhan lamaran kerja...
Repotnya KKN dengan mahasiswa kupu-kupu yang tak pernah ikut organisasi. Serba bingung mau ngapain, berujung "diusir halus" warga.
Gara-gara tolak gabung PSHT demi ikut karate dimusuhi saudara sendiri. Tak menyesal karena jauh dari Keburukan seperti pencak silat.
Pedagang es teh jumbo berbagi cerita perihal hari-hari penuh putus asa. Tak pasti menanti pembeli, kasih harga murah dituntut tanpa...
Festival Literasi Jogja 2025 tak cuma sajikan bazar buku murah, tapi juga "talkshow daging".
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.