Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,202 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Teror Pocong Keliling Bukan Sekadar Iseng, Jadi Gambaran Masalah Sosial-Digital di Tengah Masyarakat Kita
Teror pocong keliling bukan perkara iseng semata. Tapi jadi gambaran kerapuan sosial masyarakat kita di tengah informasi arus digital.
Punya Rumah dengan Halaman Luas di Desa Kerap Disalahpahami, Dinikmati Tetangga tapi Jadi Sumber Konflik Keluarga
Risiko punya rumah dengan halaman luas di desa picu konflik tetangga dan keluarga. Perkara tahi ayam, tanaman, bahkan warisan.
Mahasiswi Madura Kuliah di Jakarta: Jualan Risol demi Biaya Kuliah, Bisa Mandiri Finansial hingga Lulus Terbaik Tanpa Skripsi
Cerita mahasiswi Madura kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jualan risol untuk biaya kuliah hingga lulus tanpa skripsi.
Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang
Mengingat ngerinya 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan. Beri trauma dan ketakutan yang tak ingin diwariskan ke generasi sekarang.
Melarisi Pedagang Lansia Sepi Pembeli meski Tak Selera: Harga Recehan Tak bikin Saya Rugi tapi Bagi Mereka Sangat Berarti
Kebiasaan melarisi pedagang lansia meski jualannya tak enak tak bikin saya rugi. Harganya recehan, tapi berarti buat mereka sambung kebutuhan.
Sikap Pekewuh dan Basa-basi Ala Orang Jawa bikin Repot Diri Sendiri, Sialnya Tak Gampang buat Terus Terang
Ada 4 sikap pekewuh dan basa-basi orang Jawa yang merepotkan diri sendiri. Dari “Mboten napa-napa” hingga problematika “Monggo pinarak”.
Jarak Lebar Narasi Optimisme Pemerintah dengan Kondisi Riil Masyarakat: Katanya Ekonomi Baik-baik Saja, Padahal Sebaliknya
Jarak lebar narasi optimisme pemerintah dengan kondisi riil masyarakat. Katanya ekonomi baik-baik saja, padahal sebaliknya.
Dapat Beasiswa KIP Kuliah Jalur FOMO, Bohongi Ortu biar Dobel Uang Saku karena Gaya Hidup Tak Cukup Rp750 Ribu
Mahasiswa dapat beasiswa KIP Kuliah tapi pilih bohongi ortu biar dapat dobel uang saku. Gaya hidupnya tak cukup Rp750 ribu.