Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,202 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega
Curhat dan ziarah di makam ibu dianggap sia-sia, lebay, bahkan keliru. Tapi justru jadi tempat pulang terbaik dan memberi rasa lega.
Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda
Ada kesalahpahaman terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO). Dikira frugal (hemat biaya) padahal bisa tetap mahal.
Tinggal di Kos dengan Rooftop, Meski Kemproh tapi Jadi Tempat Healing Terbaik dari Tekanan Hidup yang Bisa bikin Gila
Fasilitas rooftop di kos memang bisa berpotensi kemproh. Tapi tetap jadi tempat healing dan kabur terbaik dari tekanan hidup.
Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius. Mau nikmati pit-pitan malah kena mental.
Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa: gajian ludes seketika karena dibagi-bagi untuk kebutuhan hingga cicilan.
Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga
Cerita Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha buat menopang ekonomi keluarga.
In This Economy: Momen Para Laki-laki Merasa Gagal sebagai Anak dan Suami, Gaji Numpang Lewat tapi Bingung Mau Kerja Model Gimana Lagi
In this economy jadi momen para laki-laki merasa gagal sebagai anak dan suami karena masalah keuangan (sulit ekonomi).
Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”
Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri.