Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,259 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Nasib Orang Haven’t: Ingin Jadi Maba Tanpa Sponsor Orang Tua, Harus Alami Kerja di Warung Mie Ayam 16 Jam Upah 30 Ribu
Nasib orang haven’t: pengin jadi mahasiswa harus alami kerja di warung mie ayam 16 jam upah 30 ribu karena orang tua pengin anak bekerja.
Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan
Saat sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut “Kamu masih mending”. Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan.
Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual pesantren.
Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu
Di balik populernya apem ya qowiyyu sebagai kuliner khas Jatinom, Klaten, ada tangan-tangan perempuan yang terus menjaganya terus bertahan.
Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong. Cuma dianggap saat mabar.
Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta
Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan.
Srikandi Merdeka Cup: Turnamen Sepak Bola Putri U-16 Level Internasional di Kudus, Momentum Unjuk Kualitas untuk Tembus Timnas
Caffino Srikandi Merdeka Cup: turnamen sepak bola putri internasional di Kudus, momentum bakat muda Indonesia unjuk kualitas.
Seporsi Kekalahan Anak Laki-laki: Kerja Ngoyo tapi Masih Begini-begini Saja, Tak Sanggup Ringankan Beban Ortu di Masa Tua
Seporsi kekalahan anak laki-laki: merasa gagal karena kerja gaji kecil pas-pasan, tak sanggup ringankan beban orang tua di masa tua.