fbpx

MOJOK.CO Daftar momen lucu dan mengharukan anak-anak #STMMelawan, si pasukan penyambung perjuangan kepentingan rakyat.

Anak STM turun ke jalan, menyusul sehari sebelumnya gerakan mahasiswa bersuara mengajukan protes pada DPR. Turunnya anak-anak STM ini, tentu saja, menjadi kabar dengan banyak ekspektasi.

Maksud saya, ayolah ingat-ingat: selama ini, anak-anak STM kerap dikaitkan dengan kebiasaan tawuran antarsekolah. Para pelajar ini dianggap bandel dan hobi bikin pusing. Tapi, siapa sangka, di balik gerakan #STMMelawan, anak-anak STM justru menunjukkan pada kita semua bahwa perjuangan untuk kepentingan rakyat adalah milik semua orang.

Tanpa mengurangi hormat pada anak-anak STM dalam aksi #STMMelawan yang ikut melanjutkan perjuangan, saya rasa nggak ada salahnya kalau kita “belajar” dari mereka. Setidaknya, kita bisa mengambil momen-momen lucu dan menyentuh berikut ini, yang seluruhnya terekam dan disebar di lini masa media sosial.

*JENG JENG JENG*

Pertama, tak peduli seberapa “bar-bar” dirimu, jangan pernah lupa untuk menghormati orang tua.

Belum diketahui pasti siapa bapak-bapak tua dalam video di atas. Tapi yang jelas, sikap anak-anak STM yang salim dan mencium tangan si bapak memang patut diapresiasi. Ngelihatnya juga adem. Iya, kan?

Kedua, tetap bersikap ramah dan menyapa sesama.

Konon, Indonesia dianugerahi gelar sebagai negara ter-santuy, Kalau masih meragukannya, coba lihat video ini baik-baik dan silakan bertepuk tangan.

Baca juga:  Fenomena Pedagang Tetap Santuy Jualan saat Demo Sudah Ada Sejak Demo 1998

Bahkan saat polisi memasang badan sekalipun, anak-anak #STMMelawan sempat-sempatnya “menyapa” terlebih dulu. Entah apa yang ada di kepala mereka—mungkin karena biasanya mereka harus kejar-kejaran dengan polisi, dan sekarang jadi momen langka bagi mereka untuk bisa bersilaturahmi?

Ketiga, mampu melihat hal lucu dari segala kesulitan.

Aksi #STMMelawan, sayangnya, diwarnai dengan perlawanan cukup ketat dari aparat. Namun begitu, video di atas sontak mengundang tawa netizen karena suara orang yang terdengar di dalamnya, “Dor dor dor dor! Tembaaak, semuanya tembak!” diucapkan sambil menyodorkan…

…pisang.

Video “tembakan” di atas, mau tidak mau, juga mengingatkan kita pada gerakan aksi mahasiswa dan STM berikut ini:

“Katanya saudara, tapi ditembak. Untung aing nggak baper!”

Keempat, tetap ingat tanggung jawab di mana pun, kapan pun.

Massa yang turun ke jalan dalam aksi kemarin harus berlindung ke titik aman setelah disemprot air dari water cannon. Hal berbeda malah ditunjukkan oleh anak-anak #STMMelawan. Alih-alih takut, mereka justru mendekati titik water cannon berada dan berulang kali berseru, “Nggak gentar!”

Baca juga:  Barisan Emak-emak Militan (BEM) Demo di Depan KPU, Minta Jokowi Mundur

Tapi, yah, setiap manusia kan punya tanggung jawabnya masing-masing. Anak-anak STM ini boleh saja maju terus pantang mundur, tapi perhatikan kalimat yang terdengar menjelang video:

“Woy, buku gua basah, Anjeng!”

Ketahuilah, bagi pelajar di mana pun, ngelihat buku kita basah kuyup akan terasa jauh lebih sakit daripada kehabisan bakso di kantin, apalagi…

…kalau bukunya adalah buku perpustakaan.

Maksud saya, memang situ nggak tahu, ya, kalau buku perpustakaan rusak tu kita yang bakal dikenai denda???

Kelima, gerakan #STMMelawan membuatmu ingin sadar bahwa kamu nggak hidup sendirian.

Lupakan dulu pencitraanmu sebagai orang introvert atau sikapmu yang apatis. Lihat sekitar dan lihat bagaimana banyak lapisan masyarakat ikut bersuara mendukung aksi massa di jalan raya.

Dengan seluruh “kehebohan” ini, gerakan massa seperti #STMMelawan (dan banyak gerakan lainnya) menjadi bukti bahwa adegan menjelang pamungkas di Avengers: Endgame ternyata sangat relate dengan keadaan masa kini.

Jadi, Indonesia…

assemble!

BACA JUGA #MateriDemo Kompilasi Poster Aksi Siap Cetak untuk Kamu yang Mau Turun ke Jalan atau tulisan Aprilia Kumala lainnya.



Tirto.ID
Loading...

No more articles