MOJOK.CO Berdasarkan survei kecil-kecilan, Mojok mengajukan lima ide peluang bisnis saat demo atau aksi massa sedang berlangsung di jalanan.

Aksi massa yang digelar mahasiswa dan masyarakat, beberapa hari terakhir ini, terjadi bergantian di banyak kota di Indonesia. Selagi kita semua menuntut untuk didengar oleh anggota DPR yang terhormat, tahukah kamu bahwa aksi massa ini sesungguhnya memiliki benefit lain yang cukup menjanjikan?

Di lini masa, ada banyak video dan foto yang menunjukkan beberapa pedagang masih menjajakan dagangannya di tengah kerumunan aksi. Jika ditindaklanjuti dengan lebih serius dan tekun, demo dan aksi massa memang bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Berdasarkan survei kecil-kecilan, Mojok mengajukan lima ide peluang bisnis yang bisa kamu eksekusi saat demo atau aksi massa sedang berlangsung di jalanan.

1. Makanan dan Minuman

Ini jelas. Banyak pedagang yang telah menjadi bukti. Dalam video ini, misalnya, pedagang rujak dan es jeruk dengan santainya bertahan di lokasi aksi massa, bahkan tetap chill dan santuy saat ada tembakan gas air mata. Mantap betul!

2. WIFI atau Kuota Internet

Demo dan aksi massa turun ke jalan tentu tidak terasa lengkap kalau tidak dibarengi dengan update untuk berbagi informasi lapangan. Tapi, gimana kalau internet kita mati gara-gara kehabisan kuota?

Baca juga:  Lain Jokowi Dulu, Lain Jokowi Sekarang

Tentu saja, ini giliran para mbak dan mas di konter pulsa untuk beraksi. Mereka bisa turun ke jalan, menjajakan nomor perdana yang udah langsung aktif internetnya atau pulsa internet biasa. Lebih praktis lagi, mereka bisa juga menyewakan jasa WIFI alias tethering langsung dari hape untuk para demonstran dan mahasiswa.

3. Deodoran dan Parfum

Berdesak-desakan dengan ribuan orang dan kepanasan tentu membuat mereka yang ikut aksi massa turun ke jalan jadi bau keringat. Bagi sebagian orang, ini adalah hal yang wajar dan biasa saja. Tapi, tak sedikit yang merasa kurang nyaman dan butuh pertolongan segera.

Untuk itulah, kamu bisa memikirkan peluang bisnis jualan deodoran dan parfum. Selain mengembalikan kepercayaan diri, bau wangi juga membuat orang lain turut gembira. Kalau mau kemaruk, kamu bisa mengomersilkan deodoran dan parfummu sendiri: sekali oles dan sekali semprot harganya tiga ribu rupiah, misalnya.

4. Mantel/Payung

Semburan water cannon adalah kemungkinan yang bakal para demonstran dapatkan saat sedang ikut aksi massa turun ke jalan. Kalau tidak membawa baju ganti, hal ini tentu sangat mengancam keberlangsungan OOTD (outfit of the demo) mereka.

Berjualan mantel dan payung bisa kamu pertimbangkan untuk lakukan. Lagi pula, nggak melulu untuk menghadapi water cannon, payung juga tetap bisa dipakai saat cuaca terlalu terik dan panas, atau saat ingin menyamarkan diri setelah tanpa sengaja bertemu mantan di tengah aksi.

Baca juga:  Polisi Dilempar Tahi Masih Bisa Mandi, Mahasiswa Ditembak Mati Mustahil Hidup Lagi

5. Sewa Genset

Baterai hape habis di tengah demo tapi nggak bawa powerbank? Tenang, kamu bisa mengatasi masalah para demonstran yang satu ini dengan lebih fleksibel: menggelar penyewaan genset!!!11!!!1!!!

Dengan genset, kamu bisa menyuplai listrik untuk berbagai macam keperluan, mulai dari nge-charge hape, nge-charge laptop (siapa tahu ada yang tiba-tiba dikabari dosen pembimbing untuk segera mengirimkan revisi skripsi), sampai membuka warung makan dan jus buah untuk para peserta aksi massa.

Yah, namanya juga hidup—harus maksimal dong. Bukannya setengah-setengah?!

BACA JUGA Fenomena Pedagang Tetap Santuy Jualan Saat Demo Sudah Ada Sejak Demo 1998 atau artikel Aprilia Kumala lainnya.



Tirto.ID
Loading...

No more articles