Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Menumbuhkan Geliat UKM dengan Nonton Drakor Itaewon Class

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
8 April 2020
A A
nonton drakor itaewon class park sae-ro-yi Jo yi-seo kwon nara oh soo-ah rambut kastanye review itaewon class rating skor ulasan ending cast mojok.co

nonton drakor itaewon class park sae-ro-yi Jo yi-seo kwon nara oh soo-ah rambut kastanye review itaewon class rating skor ulasan ending cast mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nonton Itaewon Class bagi sebagian pencinta drakor mungkin lebih wajib daripada mandi. Selain aktornya populer, ceritanya bikin orang-orang semangat jadi pengusaha dan mencintai oppa-oppa.

Berikut adalah ulasan dari hasil nonton drakor Itaewon Class yang mengandung spoiler level ringan. Tidak ada bocoran ending.

Iklan

Melihat potongan rambut kastanye Park Sae-ro-yi sebenarnya menjemukan. Dengan berbagai kemajuan di bidang fesyen Korea Selatan, potongan rambut culun inilah yang dipilih. Bersyukur bahwa aktornya ganteng, sehingga mau di-mohawk pun saya rasa akan cocok.

Drama Itaewon Class diawali dengan konflik kelas yang bikin siapa pun panas. Tidak ada yang lebih jahat daripada sosok orang kaya penindas dan korup. Nepotisme juga dihadirkan di instansi kepolisian, bikin tokoh kita punya posisi yang benar-benar lemah.

Namun justru konflik awal ini bisa jadi pacuan bagaimana babak akhir dibentuk. Walau Itaewon Class adalah drama adaptasi dari Webtoon, tapi tantangan untuk bikin drama dengan rating yang stabil adalah rintangan serius.

Sayangnya di tengah season drama ini mulai membosankan. Persaingan naik turun antara kedai Jangga dan DanBam seolah menemui titik jenuh. Kalau di dunia nyata, sungguh pun ini akan berlalu begitu saja.

Saya sebenarnya menyukai bagaimana drama Itaewon Class menyajikan pada penontonnya tentang bagaimana karakter pengusaha tangguh. Upaya menuju kesuksesan ini mungkin layak dijadikan motivasi ala-ala buat mereka yang hendak meniti karir. Walau hasil akhirnya agak mustahil.

Jujur saya nggak baca versi Webtoonnya, tapi saya nggak ngerti deh. Kenapa drama yang temanya pengusaha kedai nggak melakukan banyak exposure pada makanan-makanannya? Padahal saya berharap experience yang minimal kayak film Tampopo atau The Chef of South Polar kek. Saya justru makin nggak terasa lapar kalau lihat Jang Dae-hee makan. Jadi bukan salah dong kalau saya ragu-ragu dengan kemampuan DanBam buat jadi kedai terbaik di Korea Selatan.

Terlepas dari itu semua, kalianbakalan terhibur kok dnegan selipan drama percintaannya. Iya lah, drakor masa nggak sayang-sayangan dulu, Lur! Ada cinta segitiga yang begitu rumit dan beneran dengan cerdas dibolak-balikan mood-nya. Meski begitu, kalau pun kisah cinta ini nggak disematkan sekalipun, plotnya bakal tetap jalan.

Park Sae-ro-yi bakal tetap cari duit dan bikin kedai walau Oh Soo-ah tiba-tiba ghosting. Jo Yi-seo nggak akan masuk DanBam kalau nggak naksir Sae-ro-yi, tapi DanBam tetap akan menemukan manajer yang handal kok kalau beneran mau cari. Cinta dan perasaan hanya hal minor yang bikin semua tokohnya punya motivasi.

Saya nggak terlalu jahat kan bilangnya?

Penilaian dan hasil akhir

Skor untuk drakor ini adalah 7/10.

Saya nggak ngerti lagi kenapa nonton drakor selalu diakhiri dengan berantem-berantem di episode akhir. Benar-benar harus ada orang jahat dan tindakan kriminal demi mendorong aktor agar kelihatan lebih jagoan. Padahal saya berharap kalau tokoh Jo Yi-seo yang kelihatan badass di awal bisa mendobrak stigma nonton drakor di akhir yang selalu bertujuan bikin cewek kesengsem oppa-oppanya.

Penonton Itaewon Class kan nggak hanya cewek. Cowok-cowok mungkin butuh sosok jagoan cewek yang bisa keren banget di episode akhir dan berujung membuat mereka baca laman Wikipedia si aktris.

Iklan

Walau bagaimana pun saya apresiasi banget sih. Setelah nonton drakor Itaewon Class, seyogyanya bakal banyak anak muda yang tergerak jadi enterpreneur. Bukankah ini bakal menumbuhkan geliat UKM dan menolong perekonomian dalam negeri? Aminin dong!

BACA JUGA Nonton Drakor Crash Landing on You yang Bikin Kangen Kim Jong-un atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 8 April 2020 oleh

Tags: itaewon classnonton drakorreview film
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO
Seni

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO
Seni

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026
No Other Choice: rekaman betapa rentan nasib buruh. Mati-mati kerja sampai kehilangan diri sendiri, tapi ditebang saat tak dibutuhkan lagi MOJOK.CO
Catatan

No Other Choice: Buruh Mati-matian Kerja sampai Kehilangan Diri Sendiri, Usai Diperas Langsung Ditebang

16 Oktober 2025
Film Safe Haven.MOJOK.CO
Seni

Tutorial Masuk Surga ala “Kang Mus” dalam Safe Haven, Film Pendek Berdurasi Singkat tapi Ngilunya Melekat

29 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026
Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026
Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa MOJOK.CO

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa

27 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Mengapa Kasus Korupsi Kepala Daerah Terus Berulang?

29 Juli 2026
Ratusan anak di Sidoarjo terpapar HIV AIDS dan pentingnya periksa kesehatan sebelum menikah MOJOK.CO

Pentingnya Tes Kesehatan sebelum Menikah, Bukan untuk Ragukan Pasangan tapi Cegah HIV/AIDS seperti Kasus Ratusan Anak di Sidoarjo

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.