Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Dian Sastro dan Kecemburuan Wanita Tanggung terhadapnya

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
9 April 2020
A A
kecemburuan wanita tanggung terhadap dian sastro ada apa dengan cinta lagu baru dian sastro serenata jiwa lara anak suami dian sastrowardoyo pengusaha anxiety mojok.co

kecemburuan wanita tanggung terhadap dian sastro ada apa dengan cinta lagu baru dian sastro serenata jiwa lara anak suami dian sastrowardoyo pengusaha anxiety mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sukses, cakep, terkenal, dan Dian Sastro. Satu entitas ini bikin wanita tanggung se-Indonesia memendam kecemburuan pada sosok aktris yang sungguh kelihatan sempurna.

Ketika saya kecil, kebanyakan kawan saya punya cita-cita jadi dokter. Ibu saya juga pernah menanamkan doktrinasi itu kepada saya meskipun pada akhirnya gagal. Saya bilang ke ibu saya kalau saya penginnya jadi jurnalis. Sungguh cita-cita yang terlalu idealis untuk abad ini.

Terlepas dari itu, entah mengapa saya yakin anak kecil zaman sekarang, utamanya perempuan, seharusnya punya cita-cita jadi Dian Sastro. Alih-alih jadi dokter, jurnalis. pengacara, artis, dan lainnya, Dian Sastro merangkum definisi kesuksesan dan kebahagiaan duniawi setidaknya hingga saat ini.

Anak 80-an dan 90-an tumbuh bersama Dian Sastro, menyaksikan betapa cewek hitam manis ini dulu dinobatkan sebagai gadis sampul. Dia bukan bule, bukan blasteran kayak wajah-wajah populer lain. Dian adalah seorang perempuan Jawa. Perempuan yang jadi pemeran utama di sebuah film penanda bangkitnya kembali sinema di Indonesia, Ada Apa dengan Cinta?.

Saking ikoniknya, selang empat belas tahun kemudian sekuel Ada Apa dengan Cinta? dibuat dan tetap menuai keberhasilan. Kesuksesan yang Dian lakukan itu… jahat!

Kecemburuan wanita tanggung belum sukses yang kemudian pengin banget kayak Dian Sastro adalah wajar. Selain bersinar di dunia hiburan, Dian juga selalu ranking di sekolah, tumbuh sebagai cewek Tarki populer, dan lulus Magister Manajemen UI dengan prediket cum laude.

Terpenting, Dian Sastro masih bisa misuh dan termaafkan.

Bagaimana bisa para wanita tanggung ini nggak timbul anxiety kalau menyaksikan betapa kerennya Dian Sastro. Ngomong-ngomong Dian masih terhitung mama muda sayang anak, disayang suami, dan membina rumah tangga bahagia. Ahelah Mbak, diborong semua!

Awalnya, sebagian orang tidak terusik dengan kehadirannya. Kebanyakan mungkin lagi silau dengan betapa tajirnya Nia Ramadhani dan Sandra Dewi. Belum lagi Raisa, Isyana, dan Chef Renata yang namanya sering digunakan sebagai subtitusi ‘wanita’ setelah harta dan takhta.

Namun saya yakin wanita-wanita tanggung yang waras harusnya mulai timbul bibit-bibit kagum yang ditetesi iri dengki setelah Dian Sastro menyanyikan lagu “Serenata Jiwa Lara” bareng Diskoria. Mana lagunya dibikin sama Laleilmanino lagi!

Saya masih berterima kalau Dian cuma nyanyi buat aji mumpung biasa dan lagunya standar. Tapi mohon maaf suara Mbak Dian di sini bagus banget dan vibes-nya sungguh groovy dan klasik. Tolong, saya nggak kuat dengan betapa multitalent-nya perempuan itu.

[mlambaikan tgan]

Seolah nggak berhenti di situ, the frickin Dian Sastro ingin lebih sukses daripada Dian Sastronya sendiri. FYI mbak Dian juga sukses jadi pengusaha karena kelihaiannya membaca pasar. Hingga bergelimang puji layaknya sekarang pun dia nggak mau berhenti.

Permisi mbak, wanita tanggung hobi rebahan terasa begitu nyampah hidupnya kalau ada njenengan.

Dalam sebuah perbincangan Podcast “Makna Talks” Dian membongkar apa saja yang dia lakukan di balik layar. Oh wow, siap-siap gelombang anxiety berikutnya, Sis. Dian yang suka nonton drakor bahkan pengin punya project bareng Park Seo-joon, oppa-oppa idaman yang namanya selalu mengguncang iman.

Kalau mbak Dian maju mengejar Park Seo-joon, saya mundur, Mbak.

Andai saya dikasih kesempatan buat ngomong langsung sama mbak Dian Sastro saya bakal sampaikan: Teruslah bikin kami iri dan anxiety, Mbak. Karena dari sinilah kami termotivasi untuk mengisi hidup dengan hal-hal yang luar biasa, bercita-cita jadi ibu baik berpendidikan, sukses, dan… menjadi cantik.

Iklan

BACA JUGA Menganalisis Puisi “Hair Dryer” Dian Sastro Pakai Metode SWOT atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2020 oleh

Tags: Dian Sastrodunia hiburanperfilman
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Menunggu Dian Sastro di Gudeg Ceker Mbok Joyo

Menunggu Dian Sastro di Gudeg Ceker Mbok Joyo

30 Oktober 2021
ilustrasi Vincent Rompies Idaman Pria, Vincent Rompies Idaman Wanita mojok.co

Vincent Rompies Idaman Pria, Vincent Rompies Idaman Wanita

5 September 2021
ilustrasi Rekomendasi Lagu Karaoke buat Mbak Dian Sastro biar PPKM-nya Semakin Asyik mojok.co

Rekomendasi Lagu Karaoke buat Mbak Dian Sastro biar PPKM-nya Semakin Asyik

15 Juli 2021

Q&A dan Giveaway Spesial Awal Tahun 2021

4 Januari 2021

Klinik Kopi, Bisnis Tahan Pandemi ala Pepeng

29 Oktober 2020
kpi

Bobroknya Tayangan Televisi Tidak Lain Disebabkan oleh Penontonnya Sendiri

12 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa baru (maba) rela jadi jongos abang-abangan kampus di organisasi mahasiswa ekstra (ormek) dan tidak pernah menyesalinya MOJOK.CO

Maba Rela Jadi Jongos Abang-abangan Kampus demi Relasi dan Diskusi Kiri Apa Salahnya? Tak Malu dan Tak Menyesalinya

13 Agustus 2026
Konferensi pers menuju lima tahun Cherrypop sebagai lebaran skena MOJOK.CO

Cherrypop 2026: 5 Tahun Lebaran Skena, Jeda, dan Cerita-cerita di Balik Panggung yang Ubah Jalan Hidup Banyak Orang

10 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
Pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pinggir kuburan harus dibekali dengan keahlian supranatural hingga ilmu sosial MOJOK.CO

Keahlian-keahlian Vital untuk Pegawai Kopdes Pinggir Kuburan, Berguna buat Diri Sendiri dan Pembeli

13 Agustus 2026
Fenomena sarjana jadi pengangguran karena ijazah kuliah memang bulan modal ekonomi dan persoalan ketimpangan kapital MOJOK.CO

Bedah Penyebab Sarjana Pengangguran: Ijazah Kuliah Tak Bisa Jadi Modal Ekonomi, Dapat Kerja Ditentukan Privilege Keluarga

15 Agustus 2026
Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.