Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Skripsi Bukan Cuma Formalitas buat Lulus, di Dunia Kerja Kepakai kok!

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
17 Juli 2020
A A
skripsi formalitas kumpulan judul skripsi berguna tujuan skripsi jenismetode penelitian mahasiswa abadi menaklukan dosen pembimbing mojok.co

skripsi formalitas kumpulan judul skripsi berguna tujuan skripsi jenismetode penelitian mahasiswa abadi menaklukan dosen pembimbing mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kata siapa di dunia kerja nggak ada yang tanya soal skripsi?! Gini nih kalau terlanjur menganggap skripsi formalitas buat lulus doang.

Beberapa mahasiswa yang sudah hampir nggak ada harapn sering dapat perkataan, “Udah lah, nggak usah terlalu idealis yang penting lulus.”

Kalimat itu ada benarnya, tapi bukan berarti ngerjain skripsi formalitas buat lulus doang, lalu hasilnya dilupakan dan dihempas dari ingatan. Orang yang bilang begitu ke kamu maksudnya ingin menghibur dan membantu memotivasi biar tugas akhirmu segera selesai.

Saya rasa konsep soal ‘skripsi formalitas’ yang sebenarnya cuma alat buat lulus doang itu menyalahi keluhuran ilmu. Wuuush. Tapi seriusan, saya akui sebenarnya ngerjain skripsi adalah sebuah fase hidup dan cara pendewasaan yang baik.

Kesabaran buat revisi, mengakui kesalahan, mandiri buat ambil data penelitian, dan bertanggung jawab buat menyelesaikannya adalah seminim-minimnya hikmah dari ngerjain skripsi. Makanya kalau boleh kasih saran sih, mending kamu ngerjain skripsinya yang serius, Bor. Sambil dihayati dan mawas diri gitu.

Perkara ada orang yang bilang skripsi aslinya cuma formalitas, mending jangan didengerin. Sejauh ini, hingga bertahun-tahun saya lulus, skripsi perjuangan yang hasilnya nggak seberapa masih sering ditanyai. Judul skripsi yang pernah kamu bikin memang nggak perlu dicantumkan di CV, tapi kemungkinan bakal ditanyai saat wawancara kerja.

Utamanya jika kamu mendaftar kerja yang sesuai dengan jurusanmu, seberapa kamu mencintai bidang itu bakal kelihatan dari jawabanmu soal skripsi. Biasanya HRD bakal tanya, “Dulu jurusannya HI ya, Mas, wah keren. Skripsinya soal apa ngomong-ngomong?”

Pertanyaan kayak gini kalau dijawab asal bisa langsung dicoret dari daftar kandidat.

Menggali data, menarik kesimpulan, dan mempelajari metode-metode penelitian itu berguna banget jika suatu saat kerjaan kalian berkaitan dengan literasi. Kalau pun nggak berkaitan, setidaknya kemampuan nalar terasah dengan baik gitu lo, Cah. Maka jadilah tenaga kerja handal yang sebulan kerja bisa dapet promosi.

Belum lagi kalau kamu memutuskan untuk melanjutkan kuliah pascasarjana. Mau itu duit beasiswa atau biaya sendiri, pertanyaan dosen mata kuliah Metode Penelitian bakal sama; dulu waktu S-1 skripsinya ngebahas apa? Lalu kamu disuruh presentasi singkat dan cerita ke semua teman sekelas soal skripsimu. Kalau skripsi cuma formalitas dan dari judulnya aja udah nggak niat, malu dong, Hyung.

Begini, menyelesaikan skripsi lebih cepat memang lebih baik. Semua harusnya setuju dengan ini. Kelamaan di kampus selain buang-buang waktu juga buang duit buat biaya kos dan semesteran. Tapi bukan berarti skripsi itu ajang kebut-kebutan dan pokoknya asal kelar terus dahlah bubar. Percuma ngambil 6 SKS ditambah proposal cuma buat ugal-ugalan.

Seharunsya pujian buat teman-teman sarjana itu bukan “lulus tepat waktu” tapi “lulus di waktu yang tepat”. Perkara ngerjain skripsinya lama karena males dan bisanya rebahan sepanjang tahun, maaf ini beda lagi pembahasannya, ini berarti ndableg.

Ngerjain skripsi secara konkret mengajarkan kita buat bisa melakukan penelitian dan riset dengan serius. Kita juga dituntut buat ngasih urgensi kenapa kita pilih topik-topik tertentu. Ini mengajarkan bahwa sesuatu yang kita lakukan dengan serius harusnya punya tujuan yang jelas. Masa udah ngerjain susah-susah tapi nggak ngasih kontribusi apa-apa sama keilmuwan, mending nyanyi lagunya Maudy Ayunda. Untuk apa~

Skripsi formalitas adalah cara orang-orang bersembunyi dari ketidakmauan buat belajar. Kalau sudah terlanjur ngerjain asal ya paling nggak kamu harus tumbuh sebagai orang kaya raya. Biar nanti kamu bisa membeli ‘waktu dan kesempata’ yang sempat kamu sia-siakan waktu ngerjain skripsi.

Iklan

BACA JUGA Akibat Pandemi, Motivasi Mahasiswa buat Wisuda juga Ikutan Surut atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2020 oleh

Tags: Mahasiswaskripsi
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot
Sekolahan

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO
Sekolahan

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

14 April 2026
Garap skripsi modal copas karena alasan sibuk di organisasi mahasiswa ekstra (ormek) dan tak punya duit buat bayar joki. Lulus PTN tepat waktu tapi berakhir kena karma MOJOK.CO
Sekolahan

Skripsi Modal Copas karena Sibuk di Ormek dan Tak Kuat Bayar Joki, Lulus PTN Tanpa Kendala tapi Sengsara Tak Bisa Kerja

13 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan S2 Jepang nggak mau jadi dosen, pilih kerja di Australia. MOJOK.CO

Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

29 April 2026
Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare? MOJOK.CO

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

29 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.