Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Analisis Kesalahan Desainer Grafis UI sekaligus Mengapresiasinya sebagai Taktik Viral

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
15 Juni 2021
A A
ilustrasi Analisis Kesalahan Desainer Grafis UI di sekaligus Mengapresiasinya sebagai Taktik Viral mojok.co

ilustrasi Analisis Kesalahan Desainer Grafis UI di sekaligus Mengapresiasinya sebagai Taktik Viral mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Poster ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru UI jadi bahan ejekan. Mungkin desainer grafis UI sedang berniat satire aja.

Sebenarnya wajar jika kita bingung saat melihat poster sambutan selamat datang kepada mahasiswa baru UI yang dibagikan melalui akun Twitter mereka. Sesaat saya sendiri juga nggak yakin kalau itu akun resmi kampus UI, so called Universitas Indonesia itulah jelas, yang mana lagi. Tapi, menilik followernya yang sudah berjumlah 1,2 juta itu, saya kok jadi yakin ini ada apa-apanya sih sama desainer grafis UI. Sebab, itu bukanlah akun parodi.

Selamat bagi calon Mahasiswa Baru UI yang diterima melalui jalur SBMPTN.

Bagi kamu yang belum berhasil, tidak perlu kecewa karena masih ada jalur SIMAK UI. Yuk, bisa yuk!

Ikuti dan pantau akun Media Sosial Resmi UI untuk mendapatkan informasi resmi penerimaan mahasiswa baru. pic.twitter.com/DFD3eOWLKB

— UniversitasIndonesia (@univ_indonesia) June 14, 2021

Mau bikin poster model apa pun, sebenarnya bebas aja sih. Sayangnya, poster tersebut terlalu familier dengan meme dan poster sinetron RCTI. Banyak netizen yang akhirnya jadi kreatif, bikin versi yang nggak kalah kocak. 

Baiklah, daripada tulisan ini jadi ajang mengejek desainer grafis UI, saya pengin menjabarkan kesalahan-kesalahan desain pada poster yang bikin sakit mata. Siapa tahu ini juga bisa buat belajar anak-anak SD dan boomer yang belum akrab dengan aplikasi Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Corel Draw, dan sejenisnya. 

#1 Ada lima jenis font pada poster

Sejauh ini yang berhasil saya hitung, ada lima jenis font yang kelihatan di poster tersebut. Font-font ini juga dibikin dengan ukuran yang beda-beda, yang bikin mata kita makin bingung. Padahal, semakin sedikit font, semakin baik. Setidaknya, kalau memang terpaksa memunculkan banyak font karena tampilan logonya banyak, mbok ya pakai font yang nggak terlalu nyeleneh gitu lho.

Desainer grafis UI mungkin saat itu sedang eksplorasi font-font gratis dan banyak yang bagus kali ya. Jadinya, blio pun memilih yang agak nyentrik untuk dijadikan poster. Iya Sih, jadinya menarik, menarik minat untuk redesign.

#2 Pencahayaan objek yang nggak rata

Kita jadi tahu kalau objek di poster, yaitu beberapa mahasiswa UI, nggak difoto di tempat dan waktu yang sama. Kelihatan dari penampakan cahaya yang beda-beda. Ada yang brightness-nya kepolen, ada juga yang kurang. Saturasinya ada yang perlu dikurangi juga karena kelihatan “merah”.

Meski begitu, cropping yang dilakukan desainer grafis UI ini udah rapi kok. Kayaknya memang blio sengaja bikin objeknya agak berantakan dan mencolok agar di-notice netizen. Saya yakin akan hal ini.

#3 Background posternya kayak pernah liat, di mana yaaaa~

Background poster awan-awan begitu mengingatkan saya pada gambar yang beredar di internet tentang para legenda yang telah tiada. Sebab orientasinya para legenda kini berada di surga, background langit pun dipakai. Awalnya gambar ini dipakai untuk menghormati Harambe, seekor gorila yang tewas di Cincinnati Zoo usai ditembak setelah insiden yang melibatkannya dengan seorang anak kecil. Lalu muncul legenda lain yang terpampang, kayak Michael Jackson, Elvis, Muhammad Ali, dll.. Masalahnya, sekarang gambar ini jadi meme. Bahkan patung macan Cisewu yang akhirnya dibongkar pun sekarang bisa masuk ke jajaran legenda yang telah tiada itu.

Apa nggak lucu banget? Eh, lucu aja?

Desainer grafis UI seolah-olah pengin menggambarkan kalau masuk UI sama dengan masuk surga. Wah, malah jadi positif ya. Tapi, surganya kan nggak sekarang juga, Om. Nanti lah ke surganya, sekarang mau kuliah dulu.

#4 Kok jadi kayak sinetron RCTI?

Bisa jadi sebelum bikin poster ini, desainer grafis UI nonton sinetron dulu, minimal Ikatan Cinta yang lagi heboh itu. Nah, oleh karena masih terbayang-bayang dengan Mas Al dan Mbak Andin, desainer grafis UI jadi menjiwai banget poster sinetron dalam garapan terbarunya. Meski sorot mataharinya kurang ke tengah dikit, yang penting kelihatan sinematik khas RCTI gitulah.

***

Iklan

Entah mengapa, semakin mencari kesalahan yang diperbuat desainer grafis UI di poster terbarunya ini, semakin saya justru salut. Lihatlah, Kawanku. Ini adalah grand design. Mungkin blio adalah seniman yang sedang mengimplementasikan lagu “Negeri di Awan” milik Katon Bagaskara.

Ini semua ada unsur kesengajaannya. Sengaja banget mancing biar netizen heboh mengejek dan komen. Desain yang kelihatannya dibuat asal-asalan, justru direncanakan matang agar semua mahasiswa baru UI merasa benar-benar disambut oleh viralistas netizen. Nggak nyangka. Satire lewat media grafis itu levelnya lebih keren daripada Agus Mulyadi lagi nyindir-nyindir orang di rubrik Sotar-satir.

BACA JUGA Canva: Dibenci Desainer, Dipuja Masyarakat yang Nggak Ngerti Desain dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2021 oleh

Tags: desainer grafismahasiswa barunetizen twitterunversitas indonesia
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Pekerja Jakarta, WFH, kerja sesuai hobi.MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja Sesuai Hobi Bikin Menderita: Kita Jadi Tak Lagi Punya Tempat Menenangkan Pikiran Saat Muak dengan Pekerjaan

18 Mei 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO
Sekolahan

Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi

30 Maret 2026
Penyesalan ikuti kata kating/senior kampus yang aktif organisasi mahasiswa. Ngopa-ngopi dan diskusi, lulus tak punya skill MOJOK.CO
Kampus

Muak sama Kating Kampus yang Suka Ajak Ngopa-ngopi, Cuma Bisa Omong Besar tapi Skill Kosong!

24 September 2025
Apes berteman dengan mahasiswa manipulatif. Mahasiswa dengan biaya hidup Rp500 ribu seminggu malah poroti yang sakunya Rp800 ribu perbulan MOJOK.CO
Ragam

Apes Berteman sama Mahasiswa Manipulatif: Biaya Hidup Rp800 Ribu Perbulan malah Diporoti yang Sakunya Rp500 Ribu Harus Habis Seminggu

5 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong

12 Mei 2026
Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal MOJOK.CO

Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal

18 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.