10   +   6   =  

MOJOK.COTuduhan “tanya-tanya mulu lu kayak admin Vice!” sudah menjadi bagian budaya pop dan admin Vice patut dihujani pertanyaan kenapa mereka tetap konsisten melakukannya.

Teman yang kepo memang ngeselin, seolah-olah dia harus tahu semua yang dia belum tahu. Tapi mengesalkan kayak apa pun, kita tetap bersedia menjawab semua pertanyaan yang dia ajukan, entah karena gemas atau biar dia diam. Kondisi ini mirip sama admin Vice yang hobi tanya-tanya ke netizen.

Bedanya, mau sekepo apa pun admin Vice, netizen tetap menjawab. Padahal kita tahu mereka nggak akan diam. Akhirnya muncullah sebuah frasa kocak, “Tanya-tanya mulu lu kayak admin Vice.” Kalimat ini bisa dijadikan sebuah senjata untuk membungkam orang-orang cerewet.

Awalnya kami curiga admin Vice adalah orang yang kami kenal di Mojok. Siapa lagi kalau bukan mimin media sosial Mojok yang vibes jahilnya mirip. Alih-alih menuduh orang dalam yang jangan-jangan jadi double agent di media lain, kami akhirnya diberitahu kalau keduanya adalah orang yang sama sekali berbeda. Syukurlah, saya bisa berhenti suuzan.

Admin Vice adalah seorang cewek pencinta kucing, fakta ini saya simpulkan dari kontak WhatsAppnya yang merupakan foto kucing pakai wig cukuran bob. Gemes banget, Mbak. Selanjutnya ia saya sebut dengan Nadia, nama samaran atau nama sebenarnya hayo? Tebak sendiri dong.

Sudah sejak setahun yang lalu Nadia tanya-tanya ke Netizen di media sosial baik Twitter, Facebook, dan Instagram. Tujuan kerennya adalah untuk mendengarkan opini pembaca dan memberi ruang dialog satu sama lain. Sementara tujuan nggak kerennya tentu saja untuk borderline shitposting alias memang sengaja nyampah di lini masa kalian, Yorobun!

Berkat konsisten tanya-tanya, akhirnya banyak Netizen yang menyadari betapa keponya admin Vice. Tapi bukannya berhenti, Nadia justru suka. Sesi tanya-tanya ini tentu saja akan selalu digas terooos.

“Ngakak sih setiap kali liat twit kayak gitu (twit ‘tanya-tanya melulu kayak admin Vice’). Agak absurd tapi proud juga kalau ternyata pertanyaan kami udah se-recognisable itu di Twitter.”

Demi melangengkan prasangka baik, saya mengira kalau kebanyakan pertanyaan yang Nadia lontarkan itu ada hubungannya dengan artikel dan konten media Vice. Jadi semacam pancingan yang menarik agar makin banyak yang baca Vice gitu, trik marketing tersembunyi di balik tujuan egagement media sosial.

Baca juga:  5 Cara Menghadapi Keluhan Netizen di Media Sosial

Tapi saat kami tanya bagaimana cara Nadia menyusun pertanyaan, dia menjawab kalau nggak ada kriteria khusus. Bahkan Nadia mengaku sebenarnya dia memang sedang kepo sama kehidupan dan opini pembaca Vice. Tuh kan, dia sendiri memang berjiwa suka tanya-tanya, Guys! Jadi admin nggak cukup kalau cuma punya bakat nyimak keributan baku pukul di Bandung, tapi juga rasa ingin tahu yang mendarah daging. Kalian yang pengin kerja jadi admin mulailah berlatih.

Untung netizen Indonesia ini entitas yang tidak mudah ditebak. Jadi jawaban-jawaban di kolom tanya-tanya Vice tidak selalu sesuai yang diharapkan walau pertanyaannya super acak. Mulai dari sambung lirik lagu, sampai kasih meme populer. Nontonin kolom komentar saja bisa jadi hiburan gratis di Indonesia, admin Vice pasti jadi bahagia dengan segala tugas dan pekerjaannya. Nadia juga akhirnya mengaku kalau dia juga suka nyolong meme yang diunggah sama netizen. Wah sungguh menang banyak. Walau cuma meme, di masa depan, kepemilikannya bisa jadi sebuah simbol kekayaan dan harta yang tidak bisa diuangkan saking mahalnya.

Kelihatannya kehidupan Nadia sebagai admin memang bahagia. Walau ada ungkapan admin Vice = tanya-tanya, Vice nyatanya bergembira. Namun tenang Mylov, saya juga nggak lupa mengorek sisi gelap di balik ini semua.

Baca juga:  Menggugat Gaya Bahasa Admin Mojok yang (Nggak) Uwuwu

Ada hal yang tidak menyenangkan yang dialami Nadia. Terutama kalau ketemu relasi dan kawan-kawan lama yang kemudian bertanya, “Eh, sekarang kerja di mana?” Nadia jelas menjawab dia tengah bekerja di Vice, namun nggak berhenti di situ, jawaban itu masih disambung dengan pertanyaan lain, “Di Vice bagian apa, Nad?”

“admin.”

Maka kalimat yang selanjutnya terlontar adalah yang sudah kalian prediksi.

“Lah berarti lo dong yang buat pertanyaan-pertanyaan aneh di Twitter?”

Bisa dibayangkan betapa ngeheknya perasaan Nadia setelah kalimat itu terlontar. Maka ia pun setelahnya memilih menerima nasib dan terpaksa mengiyakan dengan tawa getir. Kalau pun bisa langsung banting setir dan ganti topik. Untung Nadia nggak sendirian, masih admin Mojok yang selalu lekat dengan tuduhan nyinyir dan hobi menjahili pengguna media sosial lain sampai mereka tutup akun. Yang kuat ya, Mylov.

Dengan terselenggaranya wawancara ini, kami telah mewakilimu untuk membalas tanya-tanya admin Vice dengan balik tanya-tanya soal dirinya. Bukankah geregetan kalian terbalaskan? Thank us later.

BACA JUGA Wawancara Soe Tjen Marching: ‘Papaku PKI atau Bukan, Tak Masalah Bagiku’ atau artikel lainnya di LIPUTAN.