Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Wikimo Tokoh

NH Dini

Redaksi oleh Redaksi
13 April 2017
A A
TOKOH-SASTRAWAN-MOJOK

TOKOH-SASTRAWAN-MOJOK

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Jangan dikatakan NH Dini itu kontra laki-laki, tidak demikian. Laki-laki dan wanita diciptakan Tuhan untuk saling melengkapi.”

NH Dini memang tak pernah mendaulat dirinya sebagai seorang feminis, meskipun dalam karya tulisnya ia kerap memasukkan kisah-kisah ketidakadilan gender. Pun, seorang Budi Darma menyebutnya “terus menyuarakan kemarahan kepada kaum laki-laki”. Baginya, apa yang ia lakukan hanyalah menyuarakan keadilan hak antara perempuan dan laki-laki. “Saya menyuarakan keadilan.”

Iklan

Putri bungsu dari pasangan Saljowidjojo dan Kusaminah ini mulai tertarik dengan dunia tulis menulis sejak usia yang masih sangat muda—sembilan tahun. NH Dini secara jujur mengakui bahwa motivasi pertamanya untuk menulis adalah uang. Telah ditinggal ayahnya wafat saat SMP, honorarium menjadi tujuan utama sastrawan wanita ini karena penghasilan ibunya tidak menentu. Melalui jalan inilah hingga kini NH Dini membiayai kehidupannya.

Sebagai seorang penulis, perempuan kelahiran Semarang, 29 Februari 1936 ini termasuk penulis yang mengandalkan pengamatannya terhadap fenomena untuk diangkat sebagai tema penulisan. Dirinya bukan tipe penulis yang menunggu ilham dengan  duduk termenung. Untuk itulah, ibu dari Marie-Claire Lintang dan Pierre Louis Padang ini selalu dekat dengan block notes dan alat tulis yang digunakan untuk mencatat ide-ide cerita yang muncul. Baginya, ide bisa datang kapan pun, baik dalam perjalanan di dalam taksi maupun melihat berita televisi. “Nurani yang tersentuh ketika melihat sebuah kejadian,” begitu NH Dini menyimpulkan kehadiran ide kreatifnya.

Sama seperti rekan-rekannya yang juga berprofesi sebagai penulis maupun sastrawan, NH Dini sepakat bahwa membaca menjadi hal penting bagi seorang penulis. Sastrawan yang memilih melukis untuk membuang rasa jenuhnya ini mewanti-wanti generasi penulis untuk tidak hanya membaca buku-buku sastra, tetapi juga buku pengetahuan.

“Banyak baca, tidak hanya buku-buku sastra, tapi buku pengetahuan juga. Harus tahu ilmu jiwa, juga ilmu pendidikan kalau mau menggelar dan menggambarkan sebuah keluarga yang memiliki anak.”

Penulis membutuhkan kekayaan latar belakang sudut pandang agar karyanya tidak kosong. Maka, membaca adalah salah satu cara mendapatkan kekayaan itu; begitulah penuturan penulis Hati yang Damai, Sebuah Kapal, Padang Ilalang di Belakang Rumah, Sekayu, Langit dan Bumi Sahabat Kami, serta puluhan tulisan lain ini.

Jadi, kalau kamu—perempuan ataupun laki-laki, tanpa membedakan hak dan kewajibanmu—ingin menjadi penulis tapi tidak mau membaca, bisa diramalkan tulisanmu akan kosong, sekosong jiwamu tanpanya. Karena, jika perempuan dan laki-laki saling melengkapi, maka membaca dan menulis saling menyempurnakan. Tabik.

Terakhir diperbarui pada 13 April 2018 oleh

Tags: Hati yang DamaiNH DininovelPadang Ilalang di Belakang Rumahsastrawan wanita
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Kiat Menemukan Alasan untuk Tetap Hidup dalam Seporsi Mie Ayam ala Brian Khrisna

Kiat Menemukan Alasan untuk Tetap Hidup dalam Seporsi Mie Ayam ala Brian Khrisna

4 Maret 2025
Uneg-uneg dari Penulis Novel “Bismillah Kunikahi Suamimu” tentang Tensi 143/165  MOJOK.CO

Uneg-uneg dari Penulis Novel “Bismillah Kunikahi Suamimu” tentang Tensi 143/165 

2 September 2023
Cerita Mahasiswa Surabaya yang Rela Lapar Demi Beli Buku. MOJOK.CO

Cerita Mahasiswa Surabaya yang Rela Lapar Demi Beli Buku

6 Juli 2023
Novel Fredy S yang lolos sensor ormas dan institusi negara.

Anak-anak Muda yang Membincangkan Fredy S, Mengapa Novelnya Nggak Disensor Ormas? 

20 Januari 2023
Aguk Irawan: Haji Backpacker, Dunia Penerjemah, dan Pesantren Literasi untuk Hidup Mandiri

Aguk Irawan: Haji Backpacker, Dunia Penerjemah, dan Pesantren Literasi untuk Hidup Mandiri

25 April 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

budidaya kenari

Perjuangan Bapak Hobi Kicau Mania: Dari Budidaya Kenari, Bisa Hantarkan Anak Meraih Gelar Sarjana 

26 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026
Yamaha Fazzio Cuma Sebatas Skutik Spek Orang Manja MOJOK.CO kredit motor yamaha

Fazzio, Motor “Anak Skena” yang Bikin Perjalanan Sejam Menembus Kemacetan buat Ngonser Tetap Terasa Chill

24 Agustus 2026
Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.