Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Wikimo Bola

Madura United

Redaksi oleh Redaksi
10 April 2017
A A
Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Musim lalu, di penghujung musim 2017/2018, pacuan juara mengerucut menjadi tiga klub saja. Mereka adalah Bhayangkara FC, Bali United, dan Madura United. Salah satu pertandingan yang beraura janggal adalah ketika Bhayangkara mengalahkan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Madura.

Di tengah pertandingan tanpa penonton tersebut, Bhayangkara berhasil mengalahkan Madura United, sang tuang rumah dengan skor 1-3. Sebuah kemenangan yang sukses memastikan Bhayangkara sebagai juara Liga Goje-Traveloka 1 Indonesia. Sebuah kemenangan yang didapat lewat intrik dan keanehan yang dibangun dari luar lapangan hijau.

Madura United, sebenarnya punya peluang untuk menjadi juara. Tentu saja, apabila Laskar Sape Kerrab mampu mengalahkan Bhayangkara. Sayangnya, ketika sangat dibutuhkan, skuat klub yang lahir pada tanggal 10 Januari 2016 tersebut justru tampil di bawah performa terbaik. Absennya beberapa pemain penting berpengaruh terhadap performa tim.

Bhayangkara sendiri tampil penuh percaya diri. Lewat komposisi pemain yang lebih baik, tim kepolisian tersebut mendominasi. Madura United punya tersendiri untuk menghadapi dominasi Bhayangkara. Klub yang dahulu bernama Pelita Jaya tersebut memanfaatkan kecepatan Bayu Gatra Sanggiawan Fandi Eko Utomo, dan Greg Nwokolo.

Sayangnya, Madura United tak bisa berbuat banyak untuk keluar sebagai pemenang dari sebuah pertandingan yang disebut oleh Haruna, manajer klub, sebagai pertandingan paling kotor di Liga 1 Indonesia. Tak hanya soal banyaknya kartu merah yang dikeluarkan oleh wasit Seyed Vahitd Kazem, 3 kartu merah, situasi yang melingkupi pertandingan krusial tersebut memang sudah tidak sehat.

Skuat Madura United terintimidasi oleh banyaknya polisi yang berjaga, tak hanya di lapangan, melainkan hingga masuk ke dalam ruangan yang seharusnya steril dari pihak selain pihak klub dan panitia pelaksana pertandingan. Sebuah pengalaman yang menyesakkan bagi klub yang juga berkandang di Stadion Gelora Pamelingan, Pamekasan, Madura.

Musim 2018/2019 kali ini, klub yang dahulu juga pernah bernama PBR tersebut menyiapkan skuat dengan lebih baik. Tulang punggung musim lalu masih dipertahankan. Pemain-pemain seperti Munhar, Bayu Gatra, Greg Nwokolo, dan Slamet Nurcahyo masih dipertahankan. Tambahan pemain berpengalaman dalam diri Christian Gonzalez juga menambah kedalama dan kekuatan tim.

Terbukti, sampi pertandingan ke-3, Madura United nyaman duduk di peringkat ke-3 dengan catatan 2 kemenangan dan 1 kekalahan. Mampukan skuat asuhan Gomes de Oliveira mempertahankan performanya?

Terakhir diperbarui pada 10 April 2018 oleh

Tags: bali unitedbangkalanBhayangkara FCLiga 1 IndonesiaMaduramadura united pamekasan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Orang Madura sudah banyak kena stigma buruk di Surabaya dan Jogja. Terselamatkan berkat dua hal MOJOK.CO
Ragam

2 Hal Sederhana yang Selamatkan Wajah Madura Kami dari Stigma Buruk Maling Besi, Penadah Motor Curian, hingga Tukang Pungli

28 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO
Ragam

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Orang tak enakan jadi debt collector: Bukannya nagih utang malah kasih uang, kerja bukannya nikmati gajian malah boncos kena potongan MOJOK.CO
Ragam

Orang Tak Tegaan Jadi Debt Collector: Tak Tagih Utang Malah Sedekah Uang, Tak Nikmati Gaji Malah Boncos 2 Kali

30 Desember 2025
Jembatan Suramadu penyambung Surabaya dan Madura berguna bagi mahasiswa UTM. MOJOK.CO
Kampus

Jembatan Suramadu Menyelamatkan Orang Surabaya yang Kuliah di UTM, meski Harus Bergelut dengan Kejahatan Setiap Saat

15 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.