Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Nabati

Mentadaburi Kemangi

Redaksi oleh Redaksi
20 Juli 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi banyak orang, daun kemangi tak lebih dari daun pelengkap formalitas lalapan biasa. Namun bagi para pecinta pecel lele yang kaffah, daun kemangi adalah mukjizat.

Sebagai lalapan, ia kerap tak dihiraukan, ia hanya dianggap sebagai formalitas kelengkapan platting semata. Padahal, lebih dari itu, keberadaannya justru menjadi salah satu faktor yang paling krusial dalam lingkaran kenikmatan pecel lele. Tanpa kemangi, pecel lele menjadi kurang sempurna, kurang paripurna.

Iklan

Dalam posisinya sebagai lalap, kemangi punya fungsi yang tak kalah penting ketimbang mentimun dan kubis. Jika mentimun berfungsi sebagai antikarsinogenik alias penangkal zat karsinogen yang dihasilkan saat makanan dibakar, dan kubis berfungsi sebagai antioksidan untuk meminimalisasi radikal bebas yang masuk ke tubuh akibat proses pembakaran atau penggorengan makanan, maka daun kemangi berfungsi sebagai antibakteri. Maklum saja, mampu melancarkan pencernaan, kemangi memang dikenal sebagai sebagai anti septik alami.

Pada kasus pecel lele atau jenis ikan yang lain, daun kemangi bahkan juga berfungsi sebagai obat luka dan infeksi pada mulut, terutama di bagian gusi yang memang rawan tertusuk duri ikan.

Selain itu, daunnya yang wangi juga bisa berfungsi sebagai penghilang bau mulut setelah makan makanan bergenre amis.

Tak hanya manfaat secara fisik, kemangi pun ternyata juga punya manfaat secara psikolois. Mengunyah beberapa daun beraroma wangi ini sebagai lalapan ternyata dipercaya mampu membantu mencegah stres sekaligus mempertajam pikiran, hal tersebut dikarenakan daun kemangi dianggap sebagai ‘adaptogen’ atau zat yang mampu menurunkan sensitivitas stres.

Ini tentu menjadi kabar baik buat Anda yang punya pacar ngambekan. Sebab jika suatu saat, pacar Anda ngambek tidak jelas, marah-marah, atau sewot tidak jelas juntrungannya, jangan malah diajak belanja, tapi ajaklah ke warung pecel lele. Pesan dua porsi pecel lele, berikan jatah kemangi Anda ke pacar Anda, dan suruh dia ngremus sampai habis.

Lha kapan lagi bisa menghilangkan ngambek pasangan hanya bermodalkan pecel lele? Itupun cuma kemanginya thok, lelenya bisa buat Anda. Apa nggak hebat?

kemangi

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2017 oleh

Tags: antiseptickemangipecel lele
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tanpa Cina dan Pecel Lele, Mental Orang Jawa Pasti Ambruk (Wikimedia Commons)
Pojokan

Persahabatan Aneh dengan Anak Cina Membawa Saya ke Pecel Lele di Bawah Jembatan Janti yang Menjadi “Pelarian” bagi Orang Jawa

16 Februari 2026
Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO
Urban

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
Pecel lele, Nasi Kucing, Gudeg, Cilok, dan 7 Lainnya Jadi Makanan Terburuk Asal Indonesia MOJOK.CO
Ragam

Pecel lele, Nasi Kucing, Gudeg, Cilok, dan 7 Lainnya Jadi Makanan Indonesia Terburuk

20 Februari 2024
kuliner ring road selatan.MOJOK.CO
Sosok

Cerita Anak Muda Lamongan yang Tidak Makan Ikan Lele Seumur Hidup

25 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Putus pertemanan di lingkungan kantor yang toxic. MOJOK.CO

Putus Pertemanan dengan Rekan Kerja Toxic adalah Jalan Terakhir Saya Hidup Bahagia dari Drama Usia 30-an

5 Agustus 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026
10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan MOJOK.CO

10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan

31 Juli 2026
Nasirun, pelukis-seniman maestro berpulang dengan meninggalkan ingatan kebaikan MOJOK.CO

Hadiah Lukisan Topeng dari Membetulkan Antena TV dan Laku Hidup Seorang Nasirun

1 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.