Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Rendahnya Minat Baca dan Mendengar

Redaksi oleh Redaksi
13 November 2022
A A
minat baca mojok.co

Ilustrasi surat orang biasa (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kita, orang Indonesia, sering sekali dianggap sebagai orang dengan tingkat literasi rendah. Literasi rendah sering kita pahami dengan tingkat minat baca yang rendah.

Tak ada yang salah dengan hal tersebut. Namun, apakah kalian tahu bahwa kita tidak hanya rendah soal tingkat minat baca, melainkan rendah pula soal minat mendengar. Ini tentunya tak kalah berbahaya.

Iklan

Dari level atas—pejabat, public figur, dan sebagainya—hingga level bawah seperti kita-kita ini, orang-orang biasa, kerap malas mendengarkan. Kita bisa melihatnya di tayangan televisi, bagaimana para pejabat atau figur publik asik berbicara (biasanya nirmakna), dan seakan enggan mendengarkan lawan bicaranya.

Kita juga kerap melihat di tongkrongan, bagaimana kita dan kawan-kawan kita berbicara sampai mulut berbusa, seakan tak memberi ruang kepada orang lain untuk berbicara. Dan ketika ada orang lain ingin berbicara, kita malah mencegatnya dengan berbicara lagi, seakan-akan telinga yang kita miliki ini haram dipergunakan untuk mendengar.

Kita hanya tahu bicara, bicara, dan bicara. Kita seakan lupa bahwa ada dua telinga yang kita miliki, yang seharusnya dimaksimalkan untuk mendengar lebih banyak, bukan berbicara lebih banyak. Kita hanya punya satu mulut, kan? Dari desain yang Tuhan rancang untuk kita, seharusnya porsi mendengar lebih besar dari porsi berbicara. Namun, kita, orang Indonesia, malah memperlakukan sebaliknya. Ironis!

Sayangnya, keengganan untuk mendengar ini dialami pula oleh orang-orang yang katanya “open minded”, berpendidikan, dan berliterasi. Mereka seakan enggan mendengar terhadap apa-apa yang mungkin bertentangan dengannya.

Padahal, sebagai orang yang “open minded”, hal utama yang harus dilakukan adalah mendengar. Mendengarlah, siapa tahu ada insight menarik dari sebuah hal yang bertentangan dengan apa yang dipercayai.

Kalau begini terus mainnya, tidak heran bahwa di luar sana, ada banyak orang yang maunya benar sendiri, maunya menang sendiri, dan maunya didengar terus. Mau didengar tapi tidak mau mendengar? Enak saja.

Bayangkan betapa bahayanya fenomena ini: minat baca kita rendah, minat dengar kita juga rendah, namun minat bicara kita kelewat tinggi. Klop! Sebuah perpaduan yang pas untuk makhuk yang ironisnya menyebut diri sebagai manusia.

Iqbal AR
Batu, Malang
[email protected]

Uneg-uneg, keluh kesah, dan tanggapan untuk Surat Orang Biasa bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 13 November 2022 oleh

Tags: literasimendengarMinat Bacasurat orang biasa
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Tingkatkan literasi dengan baca buku. MOJOK.CO

Cerita Sebuah Keluarga Membangun Kebiasaan Membaca Saat Orang Lain Berubah Menjadi “Phubbing”

11 Juni 2026
Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
literasi rendah di Papua dan upaya mahasiswa BINUS. MOJOK.CO

Tantangan Mahasiswa BINUS bikin Cerita Bergambar Soal Kehidupan Sehari-hari Anak Papua dan Guru Relawan

8 Januari 2026
Pesta Literasi Mojok.co

Kupas Kreativitas di Era Teknologi, Magdalene.co dan Alitra Gelar Pesta Literasi 5.0

21 November 2025
Merayakan Pesta Literasi Indonesia 2025 di Magelang MOJOK.CO

Merayakan Pesta Literasi Indonesia 2025 di Magelang

10 September 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Ide bisnis sewa HP flagship, ide aneh raup omzet 20 juta per bulan MOJOK.CO

Ide bisnis sewa HP flagship ternyata begitu menguntungkan, modal 3 HP bisa raup omzet 20 juta per bulan

20 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Peserta dalam ajang Klaten International Motocross di Sirkuit Bokong Semar, kawasan Rowo Jombor. MOJOK.CO

Anak Muda Asal Jawa Barat Kalahkan Crosser dari Australia di Ajang Klaten International Motocross

25 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.