Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mengenal Jurusan Metrologi yang Sering Disalahpahami sebagai Jurusan Meteorologi, padahal Kami Nggak Mempelajari Cuaca Sama Sekali! 

Irfa Yani oleh Irfa Yani
20 Mei 2024
A A
Mengenal Jurusan Metrologi yang Sering Disalahpahami sebagai Jurusan Meteorologi, padahal Kami Nggak Mempelajari Cuaca Sama Sekali!  Mojok.co

Mengenal Jurusan Metrologi yang Sering Disalahpahami sebagai Jurusan Meteorologi, padahal Kami Nggak Mempelajari Cuaca Sama Sekali!  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jurusan Metrologi dan jurusan Meteorologi itu nggak sama!

Beberapa waktu lalu, Instagram Mojok menanyakan seputar fakta unik jurusan kuliah yang nggak banyak orang tau. Pertanyaan itu terus membayangi dan memacu saya untuk mengeluarkan unek-unek seputar jurusan kuliah yang selama ini terpendam. Saya memang sudah cukup lama lulus dari jurusan Metrologi dan Instrumentasi, tapi sepertinya, unek-unek ini masih relate hingga saat ini. 

Jurusan saya memang kurang terkenal, tidak seperti Kedokteran, Komunikasi, Akuntansi, dan banyak jurusan populer lain. Saya juga yakin beberapa dari kalian pasti mengira jurusan ini sama dengan jurusan Meteorologi yang mempelajari cuaca. Padahal sejak saya masuk kuliah hingga lulus, tidak ada satupun mata kuliah yang mempelajari tentang cuaca. 

Mengenal jurusan Metrologi yang nggak populer

Kalau yang pertama terlintas dalam pikiran kalian Metrologi adalah jurusan yang mempelajari tentang cuaca, mohon maaf kamu salah. Tapi tenang, kalian nggak sendiri kok. Kebanyakan orang yang saya temui juga berpikir demikian. Itu mengapa, izinkan saya mengenalkan jurusan ini lagi dan lagi.  

Jurusan Meteorologi dan Metrologi memang terdengar mirip, tapi keduanya jauh berbeda. Metrologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran, akurasi, kalibrasi, tera/tera ulang. Jurusan Metrologi pun tidak tersedia di banyak kampus di Indonesia. Jadi memang wajar saja kalau orang-orang merasa asing atau tidak familiar dengan jurusan ini.

Sejauh pengetahuan saya, pada masa saya berkuliah dulu hanya ada empat kampus yang memiliki program studi tersebut. Kampus pertama di Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan pertama di tahun 2009, kemudian berlanjut kampus kedua dan ketiga di Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) angkatan pertama di tahun 2011, dan terakhir Universitas Gadjah Mada (UGM) di tahun 2012.

Akan tetapi, info terakhir yang saya dengar, dari empat kampus tersebut hanya tersisa satu kampus yang masih memiliki program studi tersebut yaitu kampus Universitas Sumatera Utara (USU). Sebagai penggantinya sejak tahun 2016 telah berdiri Akademi Metrologi dan Instrumentasi yang dikelola langsung oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

Sedikit informasi, khusus Akademi Metrologi, mereka menyediakan program beasiswa yang membiayai seluruh biaya pendidikan. Mahasiswa akan bebas biaya mulai dari pendaftaran hingga lulus. Itu mengapa akademi ini sangat cocok untuk kalian yang ingin menempuh pendidikan tinggi. tapi terkendala biaya.  

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

Prospek kerja dipertanyakan

Tidak sekadar nggak familiar dengan jurusannya, prospek kerja jurusan ini juga asing di kalangan awam. Itu mengapa pertanyaan-pertanyaan seputar prospek kerja sering sekali saya terima. Padahal, kesempatan kerja lulusannya cukup oke kok. Lulusannya bisa berkarier sebagai pejabat fungsional di instansi pemerintahan yang membidangi unit Metrologi di seluruh Indonesia. Selain itu, lulusannya juga bisa terjun ke industri yang berkaitan dengan bidang keteknikan (engineer).

Sebenarnya, jurusan Metrologi dan jurusan Meteorologi nasibnya mirip. Dua-duanya sama-sama nggak jadi primadona di kalangan calon mahasiswa. Selain itu, tidak banyak kampus yang memiliki jurusan ini. Hanya saja, prospek kerja jurusan yang mempelajari tentang cuaca itu lebih jelas dan mudah diterima oleh banyak orang. Sehingga, mahasiswa jurusan Meteorologi mungkin nggak perlu capek-capek menjelaskan kalau masa depannya nggak bakal suram. 

Di atas unek-unek selama jadi mahasiswa jurusan Metrologi. Sebenarnya cukup bosan untuk meluruskan bahwa jurusan ini berbeda dengan Meteorologi, tapi saya rasa masih perlu terus digaungkan. Hingga detik ini masih banyak orang yang salah paham. 

Penulis: Irfayani
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Curhatan Mahasiswa Jurusan Baru Unesa, Apa-apa Masih Numpang 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Mei 2024 oleh

Tags: jurusan metereologijurusan metrologiKampusMahasiswa
Irfa Yani

Irfa Yani

Jarang minum es.

ArtikelTerkait

Surabaya Nyaman bagi Mahasiswa, tapi Bikin Pekerja Nelangsa

Surabaya Nyaman bagi Mahasiswa, tapi Bikin Pekerja Nelangsa

18 Maret 2024
Jangan Masuk Jurusan Teknik Mesin jika Tidak Siap dengan Hal Ini terminal mojok

Jangan Masuk Jurusan Teknik Mesin jika Tidak Siap dengan Hal Ini!

18 Agustus 2021
Alumni Fakultas Peternakan Tidak Harus Jadi Peternak terminal mojok.co

Alumni Fakultas Peternakan Tidak Harus Jadi Peternak

15 Desember 2021
Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan terminal mojok

Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan

6 Juni 2021
Mahasiswa UTM, sawang sinawang

Inilah Alasan Mahasiswa UTM Layak Disebut sebagai Mahasiswa Tahan Banting

8 April 2020
5 Kafe di Gunungkidul yang Nyaman untuk Mengerjakan Tugas Mojok.co

5 Kafe di Gunungkidul yang Nyaman untuk Mengerjakan Tugas

6 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

11 Maret 2026
4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut Terminal

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

10 Maret 2026
Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

7 Maret 2026
Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK (Unsplash)

Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa

9 Maret 2026
Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.