Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

Erfransdo oleh Erfransdo
1 April 2026
A A
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pantai menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi bersama orang terkasih. Pemandangan birunya laut menjadi daya tarik bagi para wisatawan baik lokal maupun dari luar kota. Berlibur di pantai menawarkan ketenangan dan ketenteraman, apalagi jika dinikmati sambil menyeruput air kelapa dengan sapuan angin yang memanjakan.

Tapi ketenangan dan ketenteraman tidak akan begitu terasa jika kamu memutuskan untuk pergi ke pantai di libur panjang seperti libur Lebaran kemarin atau akhir tahun. Banyak orang yang tentunya merencanakan berlibur di pantai bersama keluarga saat libur panjang. Alhasil wisatawan pun menumpuk, terlebih lagi biaya masuk yang dimark-up oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Itulah yang bikin saya berpendapat, jangan pernah ke pantai di saat libur panjang. Alih-alih bahagia, isinya makan ati malahan.

Wisatawan biasanya membanjiri area pantai di libur panjang

Sejak dulu memang banyak wisatawan yang hobi berlibur ke pantai saat libur panjang. Ya wajar, liburan tak hanya tentang berangkat dan menikmati saat hari H-nya, tapi juga tetap butuh rehatnya. Masuk akal banget kalau pantai jadi tumpukan manusia di waktu-waktu tersebut.

Kebetulan, rumah saya jaraknya tidak terlalu jauh dari Pantai Pelabuhan Ratu yang ada di Kabupaten Sukabumi. Setiap libur Lebaran, di depan rumah saya yang biasanya sepi menjelma jadi jalanan yang ramai seperti di kota, bahkan satu hari penuh. Suara bising kendaraan bermotor menghiasi hari-hari saya di rumah sepanjang libur Lebaran.

Kemarin saja, terjadi penumpukan kendaraan di jalan menuju Pelabuhan Ratu yang membuat ribuan pengendara harus bermacet-macetan selama kurang lebih 16 jam. Begitu pula di area pantai terlihat penuh dengan lautan manusia yang sedang “menikmati” liburan bersama keluarganya.

Sebagai warlok saya hanya bisa tersenyum dan scroll TikTok sambil memantau keadaan di lapangan melalui media sosial. Berlibur ke pantai saat libur panjang memang tidak disarankan karena akan berebut dengan wisatawan lain yang datang dari penjuru kota. Kalau mau nekat, ya harus siap dengan risiko macet di jalan dan sesak saking banyaknya manusia yang ingin melihat laut.

Saat hari biasa jauh lebih baik

Jika kamu ingin menikmati pantai dengan rasa tenang dan tenteram, sebaiknya menghindari libur panjang, terutama saat Lebaran dan akhir tahun. Waktu yang cocok adalah di hari-hari biasa saat weekdays. Weekend pun tidak menjadi masalah asalkan bukan bulan-bulannya liburan.

Baca Juga:

Pantai Pelabuhan Ratu Sukabumi Potensial, tapi Malah Kumuh dan Nggak Terawat

Alasan Orang Sukabumi seperti Saya Ogah Liburan ke Pantai Pelabuhan Ratu

Di hari biasa tentunya tidak akan banyak wisatawan yang berlibur ke pantai. Jadi, kita masih bisa menikmati pemandangan laut tanpa harus berdesakkan dengan orang lain. Ingin foto-foto pun jadi lebih mudah dan aman. Biaya masuk pun tidak akan semahal saat di hari liburan.

Kalau kamu sulit membagi waktunya, bisa direncanakan dari jauh-jauh hari dengan cara cuti dari kantor agar liburan menjadi lebih berarti. Saya tipe orang yang lebih menikmati liburan di rumah, daripada harus bermacet-macetan di jalanan. Sebab percuma saja, hanya akan menguras energi jika liburan tapi capek di jalan.

BACA JUGA: Kulon Progo Punya Pantai, tapi Tetap Kalah Jauh Dibanding Gunungkidul, Pantai di Sini Bikin Bingung Saking Biasanya!

Berlibur ke pantai saat libur panjang bukan pilihan yang tepat

Liburan ke pantai saat libur panjang tentu bukan pilihan tepat kalau kamu memang ingin mengejar ketenangan. Pantai identik dengan tenang dan adem. Ketenangan tidak akan terasa jika terlalu banyak manusia. Energi kita hanya akan habis di perjalanan, sehingga saat sudah sampai pantai malah tidak bersemangat lagi.

Setiap orang memang memiliki preferensinya masing-masing, apalagi buat mereka yang sulit mendapatkan jatah libur dari pekerjaannya. Meskipun macet-macetan dan penuh dengan orang, kebersamaan dengan keluarga adalah yang terpenting. Mungkin itu semua salah satu kebahagiaan yang dapat mereka rasakan. Intinya, selalu persiapkan dengan baik mulai dari badan hingga kendaraan sebelum memutuskan untuk berlibur.

Penulis: Erfransdo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Pantai di Jogja yang Bikin Kamu Lupa Parangtritis

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 April 2026 oleh

Tags: liburan ke pantaipantai pelabuhan raturekomendasi pantai di gunungkidulrekomendasi pantai di jawa barat
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Alasan Orang Sukabumi seperti Saya Ogah Liburan ke Pantai Pelabuhan Ratu

Alasan Orang Sukabumi seperti Saya Ogah Liburan ke Pantai Pelabuhan Ratu

31 Oktober 2024
Pantai Pelabuhan Ratu Sukabumi Potensial, tapi Malah Kumuh dan Nggak Terawat

Pantai Pelabuhan Ratu Sukabumi Potensial, tapi Malah Kumuh dan Nggak Terawat

18 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
Menyesal Beli Motor Impian Honda Astrea Prima karena Akhirnya Cuma Nambah Beban Hidup Mojok.co astrea bulus

Astrea Bulus 1991 yang Saya Beli Lima Juta, Dibilang Teman “Ora Jaman”, Ternyata Malah Jadi Motor Paling Masuk Akal Buat Saya

5 Mei 2026
4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan  Mojok.co

4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan 

6 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang Mojok.co

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.