Informasi
ADVERTISEMENT

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Ada kondisi saat hidup terasa begitu melelahkan sehingga membuat seseorang ingin menepi. Saat seperti itu, muncul keinginan hidup dengan tenang, di suasana tempat tinggal yang jauh dari kebisingan dan tekanan kompetisi. Inilah yang namanya slow living. Lalu muncul pertanyaan. Kalau di Jawa Tengah, daerah yang cocok untuk slow living? Dua nama yang mendominasi: Purwokerto dan Salatiga.

BACA JUGA: Purwokerto Adalah Daerah Paling Aneh karena Bukan Kota, Kurang Pas Disebut Kabupaten, Apalagi Menjadi Kecamatan. Maunya Apa, sih?

Persaingan branding Purwokerto vs Salatiga

Di Jawa Tengah, banyak daerah yang cocok untuk slow living. Tapi, di kepala saya, yang cocok setidaknya ada dua, yaitu Purwokerto dan Salatiga. Sama-sama bukan kota besar dan relatif tenang.

Nah, kalau harus memilih, maka kita perlu indikator sebagai pembanding. Sebab mencari tempat slow living bukan hanya perkara hidup dengan biaya lebih murah atau lebih tenang, tapi soal banyak indikator yang perlu dijadikan pertimbangan.

Saya mencatat adalah beberapa pertimbangan yang bisa kita diskusikan. Yaitu, lingkungan dan ketenangan, biaya hidup, mobilitas dan kemacetan, akses fasilitas, tekanan sosial dan gaya hidup, stabilitas dan keamanan, dan peluang ekonomi.

#1 Lingkungan dan ketenangan

Purwokerto menawarkan kehidupan yang tenang. Beberapa teman bercerita bahwa Purwokerto menawarkan keseimbangan antara hidup tenang dan produktif. Sebab, kota yang menjadi ibu kota dari Banyumas ini tidak sepi, tapi juga tidak bising. 

Di sana, peradaban tetap maju, ada kampus, aktivitas ekonomi pun terus bergerak. Mulai dari kafe, ada gaya hidup yang tetap update.

Di sisi lain, Salatiga adalah kotamadya di dataran tinggi yang menawarkan udara sejuk. Kondisi ini, selain memberikan kesejukan secara fisik, tapi juga psikis. Berada di Salatiga, membuat seseorang tetap bisa menikmati kesegaran alam dengan tetap menikmati kemajuan peradaban. Salatiga punya kesunyian lebih dalam, dengan ritme rutinitas yang memang cenderung lambat.

Dari aspek ini, saya rasa Salatiga sedikit lebih unggul, terutama bagi mereka yang benar-benar ingin menikmati slow living.

Baca halaman selanjutnya: Persaingan daerah terbaik di Jawa Tengah.

Terakhir diperbarui pada 4 April 2026 oleh .

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.