Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
31 Mei 2026
A A
Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu Mojok.co

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang pernah ke Pantai Nanggelan Jember?

Pantai Papuma dan Pantai Payangan, dua pantai di Jember yang punya segalanya. Akses jalannya relatif mulus, ada warung, hingga spot-spot foto menarik. 

Bisa dibilang, dua pantai ini adalah anak emas pariwisata Jember. Warga lokal maupun pelancong akan merasa puas dengan kenyamanan yang ditawarkan. 

Akan tetapi, kalau boleh memberikan alternatif destinasi wisata lain, Pantai Nanggelan Jember sebenarnya tidak kalah ciamik. Pemandangannya sungguh indah, hanya saja akses ke sana sungguh menantang. 

Baca juga 5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi.

Pesona Pantai Nanggelan yang tidak perlu diragukan 

Berbeda dengan Pantai Papuma dan Pantai Payangan yang sudah populer, Pantai Nanggelan Jember masih hidden gem. Belum banyak wisatawan mengunjunginya. Itu mengapa, keindahan pantai masih asli atau natural.

Pantai ini belum tersentuh hiruk pikuk komersialisasi yang berlebihan. Tidak ada antrean tiket masuk yang panjang, tidak ada kebisingan musik sound system dari warung-warung pinggir pantai. Lebih dari itu, tidak ada polusi sampah plastik yang lazim ditemukan di tempat wisata populer.

Bayangkan saja, di Pantai Nanggelan Jember kalian bisa berjalan di atas pasir putih yang bersih, sambil melihat laut yang biru. Semua itu diiringi suara ombak yang menghantam tebing-tebing karang yang kokoh. Kombinasi ciamik macam ini jelas sulit ditemukan di pantai-pantai lain. 

Baca Juga:

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

Baca juga 4 Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Demak Saat Pertama Kali Main ke Pantai Gunungkidul.

Dibayar dengan perjuangan panjang sepanjang jalan

Akan tetapi, keindahan itu perlu dibayar oleh “harga” yang tidak murah. Bukan harga dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk energi, waktu, dan mental. 

ADVERTISEMENT

Asal tahu saja, Pantai Nanggelan Jember tidak cocok untuk wisatawan yang ingin wisata manja dan penuh kepraktisan. Mending kalian langsung banting setir ke destinasi lain saja kalau cari kemudahan. Berwisata ke Pantai Nanggelan harus rela repot dan siap dengan jalanan yang membuat shockbreaker motor menjerit.

Bayangkan saja, sebelum mencapai destinasi, kalian harus melewati jalanan setapak yang membelah hutan jati, medan yang menanjak, hingga kondisi jalan yang bergantung sepenuhnya pada cuaca.

Akan tetapi, percayalah, “harga” yang kalian bayar itu benar sebanding dengan pemandangan yang diperoleh. Ada rasa puas yang tidak bisa dibeli ketika saya berhasil menaklukkan medan menuju pantai hidden gem ini. 

Pantai Nanggelan Jember mungkin akan selalu kalah populer dari Pantai Papuma atau pantai-pantai lain. Namun, sejujurnya, itu tidak masalah. Biarkan Pantai Nanggelan susah dijangkau agar keasliannya tetap terjaga dari tangan-tangan jahil yang hanya bisa datang dan meninggalkan sampah. Karena pada akhirnya, tempat-tempat terindah di dunia memang sebaiknya tidak menjadi konsumsi publik yang berlebihan.

Jadi, kalau kalian butuh pelarian yang nyata bukan sekadar pelarian dari rutinitas kerja atau kuliah ke tempat yang penuh sesak orang kemasilah tas. Pastikan kondisi motor prima, siapkan tenaga, dan bersiaplah untuk sebuah perjuangan yang akan terbayar lunas oleh sunyi dan indahnya Pantai Nanggelan.

Selamat berpetualang, Nanggelan menanti!

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir.

ADVERTISEMENT

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Mei 2026 oleh

Tags: jemberPantai JemberPantai NanggelanPantai Nanggelan Jemberwisata jember
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

Jalur Satu Arah Bukan Solusi Kemacetan Jember, Mindah Macet sih Iya

Jalur Satu Arah Bukan Solusi Kemacetan Jember, Mindah Macet sih Iya

6 Oktober 2023
Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

17 Desember 2023
4 Anggapan Keliru Terkait UIN Khas Jember yang Bikin Ngelus Dada uin jember

Keunikan UIN Jember: Papan Nama Kampus yang Jadi Tempat Pentas, Spot Mancing yang Ikannya Manja, dan Kafe yang Lebih Estetik ketimbang Kampusnya

5 Agustus 2025
Layanan Adminduk Ribet dan Cuma Bikin Kecewa: Jember Harusnya Belajar dari Surabaya

Layanan Adminduk Ribet dan Cuma Bikin Kecewa: Jember Harusnya Belajar dari Surabaya

12 April 2024
suwar-suwir Cilok Edy Kota Jember

Cilok Edy, Ikon Kabupaten Jember yang Patut Dilestarikan

6 November 2021
Pemimpin Jember Berganti, Jalan Rusak Tetap Abadi

Pemimpin Jember Berganti, Jalan Rusak Tetap Abadi

22 Juni 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kegelisahan peneliti BRIN tentang keripik, sepatu, dan genteng (Unsplash)

Catatan seorang peneliti BRIN yang hatinya remuk redam melihat koleganya dihina cuma bisa bikin keripik, sepatu, genteng, dan ngabisin anggaran negara

15 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026
Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026
Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa (Unsplash)

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

17 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.