Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Jogja City Mall, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat 

Janu Wisnanto oleh Janu Wisnanto
24 April 2025
A A
Jogja City Mall, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Terlihat Melarat  Mojok.co

Jogja City Mall, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Terlihat Melarat  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tinggal di Gamping membuat saya jarang main ke mal. Maklum saja, di kapanewon Sleman sisi barat itu tidak ada mall. Walau perlu energi lebih, saya tetap sesekali mengusahakan main ke pusat perbelanjaan modern itu untuk melepas penat. Dan, pilihan saya selalu jatuh pada Jogja City Mall atau yang biasa disingkat menjadi JCM.

JCM yang terletak di Jalan Magelang adalah tempat yang paling mudah diakses dari Gamping. Mengingat, mal ini terletak paling barat di Yogyakarta. Selain itu, Jogja City Mall terletak di rute saya berangkat/pulang kantor. Itu mengapa saya sering ke tempat ini selepas dari kantor untuk melepas penat. 

Mal sejatinya hiburan yang murah meriah

Saya pikir-pikir lagi, orang-orang pinggiran yang jarang ke mal seperti saya sebenarnya tidak perlu membeli apa-apa ketika masuk mal. Kami hanya ingin melihat pemandangan yang berbeda dari yang sehari-hari dialami. Pemandangan itu bisa berupa melihat-lihat barang rumah tangga di Ace Hardware (sekarang AZKO), update buku-buku baru di Gramedia, hingga melihat model pakaian teranyar di Matahari Department Store. Dan, semua itu bisa dilakukan gratis. Minimal bayar parkir saja. 

Hiburan yang murah kan? Itu mengapa saya kurang setuju kalau sering ke mal itu perilaku hedon. Mungkin iya ada banyak orang ke mal untuk berbelanja, tapi tidak sedikit juga yang menjadikan pusat perbelanjaan megah ini sebagai sarana hiburan murah meriah. 

Tidak perlu khawatir terlihat melarat karena Jogja City Mall adalah mal yang ramah kaum mendang-mending

Untuk kaum mendang-mending seperti saya, main ke mall sebenarnya jadi semacam tantangan. Di satu sisi, ingin merasakan hiburan kebanyakan orang. Di sisi lain, kebanyakan harga produk yang dijajakan di mal cukup menguras kantong. Memang, beberapa main ke mal untuk lihat-lihat atau window shoping saja. Tapi, kalau tidak kuat tahan godaan dan punya siasat yang tepat, kaum mendang-mending yang main ke mal bukan tidak mungkin bisa tekor juga.

Akan tetapi, kekhawatiran itu tidak banyak saya rasakan ketika main ke JCM. Satu hal yang bikin saya cinta mati dengan JCM selain lokasinya adalah banyak gerai dengan harga terjangkau bagi kaum mendang-mending seperti saya, khususnya tenant makanan. Kalian masih bisa menemukan makanan dan minuman di bawah Rp20.000 di sebuah mal besar, hal yang jarang terjadi. Tenant makanan ini bisa kalian temui di food court lantai dasar. Di sana ada berbagai pilihan makanan mulai dari mi ayam hingga nasi goreng yang rasanya enak, porsinya lumanyan, dan yang terpenting, ramah di kantong. 

Kalian cuma ingin nongkrong cantik sambil ngadem atau menikmati suasana mal? Kalian bisa langsung menuju lantai 2 dan jajan di kafe-kafe lucu di sana. Tenang saja, ada menu kopi yang harganya masih Rp18 ribuan kok. Menarik bukan ngemal di JCM? Kalian tetap bisa refreshing tanpa takut melarat setelahnya. 

Parkiran Jogja City Mall ramah pengendara sepeda motor

JCM yang ramah terhadap kaum mendang-mending juga terlihat dari parkirannya. Saya adalah satu dari jutaan orang Jogja yang mengendarai sepeda motor untuk mobilitas sehari-hari. Selain lebih praktis, motor jadi pilihan karena tabungan kaum mendang-mending ini belum cukup untuk membeli kendaraan roda empat. Seolah memahami kebutuhan kaum mendang-mending seperti saya, JCM menyediakan parkiran kendaraan motor yang nyaman. Tempat parkir motor sama nyamannya dengan parkir mobil. Tidak dibeda-bedakan. 

Baca Juga:

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Di atas beberapa alasan yang membuat saya jatuh cinta pada Jogja City Mal. Mal yang satu ini begitu ramah pada kaum mendang-mending. Orang-orang seperti saya jadi lebih nyaman ketika mampir ke sana. Saya bisa sesekali melepas penat tanpa takut tekor atau melarat setelahnya. 

Penulis: Janu Wisnanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Tidak seperti Namanya, Ramai Mall Jogja Kini Malah Sepi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 April 2025 oleh

Tags: JCMJogjaJogja City MallMal Jogja
Janu Wisnanto

Janu Wisnanto

Mahasiswa semester akhir Universitas Ahmad Dahlan, jurusan Sastra Indonesia. Pemuda asli Sleman. Penulis masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.

ArtikelTerkait

lotek jogja kuliner inovasi kebablasan mojok

Lotek Jogja, Kuliner yang Terlampau Inovatif

5 Agustus 2021
Soto Jogja, Culture Shock yang Hingga Kini Sulit Saya Terima

Mau Nggak Mau, Kita Harus Sepakat dengan Yusril Fahriza bahwa Jogja Adalah Ibu Kota Soto Indonesia  

3 Oktober 2025
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Jogja dan Thailand Itu Sama-sama Monarki, tapi Rakyat Jogja Nggak Suka Demo

5 November 2020
Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan terminal mojok.co

Perbedaan Mendasar Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Yogya, dan Jogja

30 Januari 2021
4 Perbedaan Mencolok Angkringan di Pekalongan, Jogja, dan Solo

4 Perbedaan Mencolok Angkringan di Pekalongan, Jogja, dan Solo

26 Agustus 2022
Mie Yamin Bandung vs Jogja, kuliner mana yang lebih enak_ (Unsplash)

Mie Yamin Bandung Superior Dibanding Jogja: Ribut Kuliner yang Efektif Memecah Bangsa

16 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan Mojok.co

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

1 Mei 2026
Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Bahaya Dolar ke Rupiah Makin Gila dan Tembus 17 Ribu, Lalu Menjadi Gambaran Negara Sakit yang Semakin Kritis, Masyarakat Kecil dan Perintis Perlahan Mati
  • 1.000 Kamera Dipasang untuk Intai Macan Tutul Jawa
  • Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun
  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.