Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
18 April 2026
A A
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sawojajar Malang dan Pogung Jogja itu mirip. 

Mereka yang pernah tinggal di Jogja pasti sudah tidak asing dengan daerah Pogung. Kawasan padat pemukiman ini berbatasan langsung dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Itu mengapa banyak mahasiswa ngekos dan tersesat di kawasan ini. 

Salah satu tulisan di Mojok sempat membahasnya dengan apik dengan judul Pogung, Labirin yang Membuat Bingung dan Teori Belok Kanan. Jalan yang terbagi jadi Pogung Lor, Pogung Kidul, dan Pogung Baru itu memang terkenal membingungkan. Terlebih kalau malam hari, di mana portal-portal gang banyak yang sudah tutup, keluar dari kawasan Pogung semakin rumit. 

Ternyata tidak hanya Jogja yang punya kawasan membingungkan dan bikin tersesat seperti Pogung. Di Malang ada daerah namanya Sawojajar yang tidak kalah bikin pusing karena mirip labirin ruwet. Ini beberapa alasan Sawojajar Malang tidak kalah membingungkan daripada Pogung Jogja. 

Mengenal Sawojajar Malang dan mengapa daerah ini membingungkan? 

Jalan Sawojajar yang berada di Kecamatan Kedungkandang, Malang, memang sudah terkenal membingungkan sejak dahulu. Kawasan ini didominasi dengan perumahan. Saat awal dulu awal berdiri, perumahan di daerah ini punya bentuk dan warna yang sama, sehingga semakin terasa membingungkannya. 

Ternyata, kebingungan itu masih terbawa hingga saat ini. Itu mengapa, bimbingan dari Google Maps sangat berguna di kawasan ini. Tanpanya, niscaya semakin banyak orang-orang yang tersesat. Atau, jalan yang paling mudah ya tanya warga sekitar daripada semakin lama tersesat. Walaupun, sudah tanya orang belum tentu bisa cepat keluar dari kawasan ini.  

Jadwal portal yang tidak pasti bikin bingung

Sawojajar padat penduduk dan didominasi dengan perumahan. Itu mengapa, daerah ini banyak sekali portal demi keamanan warga setempat. Udah gitu yang bikin jengkel karena jam buka tutup portalnya yang nggak pasti. 

Lebih parah kalau pas lebaran, banyak sekali portal jalan yang ditutup. Dari banyaknya portal yang ditutup inilah, julukan labirin tambah melekat dengan Jalanan Sawojajar. Soalnya pengendara yang lewat harus mencari jalan keluar lainnya yang jalannya nggak diportal.

Baca Juga:

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

Saking banyaknya portal yang ditutup orang yang lewat Sawojajar harus memikirkan jalan keluarnya. Apalagi untuk pengendara yang baru pertama kali ke sini. Pasti bingung banget. Nggak heran kalau sering terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Ranugrati. Ini karena jalanan di Sawojajar nggak ada bundaran dan persimpangan dinamis, sehingga sering terjadi penumpukan kendaraan.

Tanpa sadar jalan di sini adalah sistem

Dilihat dari Google Maps, jalanan di Malang ini terlihat sangat rapi. Menggunakan jalan buntu melingkar dan tata jalan tak beraturan (grid irregular). Adanya desain jalan melengkung dan buntu ini ada tujuannya, yaitu untuk meningkatkan keamanan serta ketenangan warga dari kendaraan luar. 

Bentuk jalan dengan pola seperti ini akan menyulitkan untuk keluar karena jalanannya tidak tembus dan seringkali tidak memiliki arah yang konsisten. Jadi kalau ada penjahat di sini, yang ada pusing sendiri.

Jalan ini jadi kebanggaan warga Malang, pendatang Malang yang belum kesasar di Sawojajar belum dianggap orang Malang. Kalau melewati jalan ini wajib pakai Google Maps, biar nggak kesasar. Pastikan juga nggak malu bertanya dengan warlok, daripada muter-muter nggak jelas kan? 

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2026 oleh

Tags: JogjaMalangPogungpogung jogjasawojajarsawojajar malang
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

4 Alasan Surabaya Nggak Bisa Diromantisasi Layaknya Jogja Terminal Mojok.co

4 Alasan Surabaya Nggak Bisa Diromantisasi Layaknya Jogja

19 Mei 2022
PO Bus 27 Trans, PO Bus Rute Jakarta-Malang dengan Armada Ternyaman

PO Bus 27 Trans, PO Bus Rute Jakarta-Malang dengan Armada Ternyaman

23 November 2023
4 Dosa Penjual Keripik Buah di Malang yang Perlahan "Mengusir” Pembelinya Mojok.co

4 Dosa Penjual Keripik Buah di Malang yang Perlahan “Mengusir” Pembelinya

23 Juli 2025
Niatnya Hemat Kos Murah, Malah Dapat Kamar Bekas Aborsi (Unsplash)

Demi Hemat Ratusan Ribu, Rela Tinggal di Kos Murah yang Ternyata Bekas Aborsi

12 Januari 2026
Salah Kaprah Anggapan Jogja Serbamurah. Tabok Saja kalau Ada yang Protes! terminal mojok.co

Upah Kerja Rendah di Yogyakarta, Siapa yang Paling Menderita?

22 November 2020
Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

Gunungkidul Adalah Kawasan yang Menciptakan Romantisme Jogja

1 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

5 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Sisi Gelap FISIP, Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik Terminal

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

7 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.