Arsip Artikel: Janu Wisnanto
78 ArtikelMahasiswa semester akhir Universitas Ahmad Dahlan, jurusan Sastra Indonesia. Pemuda asli Sleman. Penulis masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan
Punya tempat tinggal dekat Ringroad Barat tidak melulu menyenangkan, terlebih saat malam hari karena terdengar suara motor yang meresahkan.
Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya
Banyak pendatang merasa Sleman begitu luas sekaligus membingungkan. Mereka terus mencari “pusat kota” yang sebenarnya memang tidak pernah ada
Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara
Rasanya sudah saatnya kita berhenti mengulang kalimat, “Jogja, khususnya Sleman, masih kota mahasiswa yang murah.”
Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali
Karangmalang UNY daerah yang sempurna untuk mahasiswa, semua kebutuhan mahasiswa ada. Sayang, tidak ramah pejalan kaki.
Tugas Akhir Jurnal sebagai Pengganti Skripsi Bukan Solusi kalau Budaya Riset Kampus Masih Setengah Hati
Mengganti skripsi dengan jurnal hanyalah memindahkan bentuk bebannya. Bukan menyelesaikan akar persoalannya.
Mati Listrik di Jogja Membuka Kenyataan Bahwa Orang Miskin Membayar Lebih Mahal dari Masalah yang Tidak Mereka Ciptakan
Bahwa menjadi orang miskin di Jogja berarti harus menanggung biaya paling mahal dari problem mati listrik yang tidak pernah mereka ciptakan.