Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tokoh-Tokoh yang Cocok Menjadi Wakil Prabowo di Pilpres 2019

Redaksi oleh Redaksi
27 Februari 2018
A A
pendamping prabowo
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jika sebelumnya Mojok menulis soal tokoh-tokoh yang cocok menjadi wakil Jokowi di Pilpres 2019, maka kali ini, Mojok juga akan menurunkan tulisan tokoh-tokoh yang dianggap layak dan cocok mandampingi Prabowo sebagai cawapres di Pilpres 2019. Semata agar adil, berimbang, dan tidak dianggap berat sebelah (walau kalau ditimbang, Prabowo pasti lebih berat dari Jokowi).

Seperti diketahui, walau saat ini, elektabilitas Prabowo (26,5 persen menurut Alvara Research Center) jelas masih kalah jauh dari elektabilitas Jokowi (46,1 persen), namun setidaknya, Prabowo masih menjadi tokoh yang paling mungkin untuk menjadi lawan Jokowi di Pilpres 2019.

Iklan

Hal ini karena selain elektabilitasnya paling tinggi di antara para pesaing Jokowi, partai-partai oposisi juga masih tetap menghendaki Prabowo untuk maju sebagai calon presiden berhadapan dengan Jokowi yang sudah lebih dahulu diusung sebagai calon presiden oleh PDI Perjuangan beberapa waktu yang lalu.

Nah, dengan kemungkinan majunya Prabowo sebagai calon presiden, maka kemudian muncul daftar nama-nama tokoh yang diprediksi bakal menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2019 nanti.

Berdasarkan survei oleh Alvara Research Center yang dilakukan di seluruh provinsi pada 17 Januari – 7 Februari lalu, setidaknya ada beberapa tokoh yang dinilai layak mendampingi Prabowo.

Dalam survei tersebut, Anies Baswedan menjadi tokoh yang paling teratas. Sebanyak 60 persen responden menyatakan setuju jika Gubernur Jakarta itu maju menjadi pendamping Prabowo.

Di bawah Anies, ada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Sosok yang memang sejak awal sudah membranding dirinya sebagai cawapres ini dianggap sebagai sosok wakil yang pas. Setidaknya, ada 59,4 responden yang setuju bila ia maju mendampingi Prabowo.

Di urutan ketiga, masih tetap masuk, sosok muda dari poros tengah, Agus Harimurti Yudhoyono. Sebagai sosok harapan baru yang kebetulan sama-sama punya darah militer, AHY dianggap layak dan klop bila mendampingi Prabowo sebagai cawapres di Pilpres 2019.

Nah, lalu kalau berbicara soal elektabilitas, dari ketiga sosok di atas, AHY masih menjadi sosok dengan elektabilitas sebagai calon wakil presiden tertinggi. Ia punya elektabilitas sebesar 17,2 persen. Lalu Anies Baswedan 9,3 persen. Dan Muhaimin Iskandar sebesar 8,9 persen.

Yah, lagi-lagi, kita sebagai rakyat hanya bisa berharap, semoga Pilpres 2019 mendatang bisa berjalan dengan lancar, tertib, damai, dan tidak menimbulkan banyak pertengkaran.

Kalau kata MC Orkes Melayu Arumbia, “Sing penting ojo jotos-jotosan yo mas, yo… tertib wae yo…!”

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2018 oleh

Tags: ahyAnies BaswedanCak Iminjokowipipres 2019prabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.