Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Kenyataan Menyedihkan yang Sesungguhnya di Balik Foto Sakit Setya Novanto

Redaksi oleh Redaksi
28 September 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setya Novanto, salah satu orang terkuat di Indonesia karena memegang dua jabatan ketua di dua lembaga besar sekaligus, ternyata nggak kuat-kuat amat di hadapan penyakit. Setelah namanya disebut menerima aliran dana korupsi e-KTP, tiba-tiba Pak Setnov jadi gampang banget sakit. Mulai dari vertigo, gangguan fungsi ginjal, gejala stroke, diabetes kumat, sampai pengapuran jantung (what?).

Gara-gara penyakit segambreng itu, Pak Setnov jadi mangkir izin dulu dari pemeriksaan KPK. Dan kemarin, fotonya sedang terbaring manjah di rumah sakit dengan didampingi kawannya  sesama anggota DPR yang tersenyum manis viral di media sosial.

Tapi dasar netizen hitam hatinya, rendah akhlaknya, nggak sedikit yang nyinyirin bahwa foto itu justru jadi bukti Pak Setnov sakitnya akting belaka. Men, di mana simpati kalian? Ini ketua DPR, bukan artis FTV. Di mana rasa kemanusiaan kalian?

Mungkin kamu sudah baca analisis indikasi kepalsuan sakitnya Pak Setnov yang udah kayak game carilah lima kejanggalan perbedaan ala-ala sampul belakang buku tulis ’90-an. Dari selang oksigen yang kegencet sampai kardiograf bergaris lurus. Diam kalian netizen naif, itu bukan selang oksigen. Status netizen yang Mojok bagikan di sini mengungkap kenyataan sedih tentang sakit pernapasan Pak Setnov yang selalu kambuh saat beliau tidur. Pernahkah kalian bayangkan, di balik senyum manisnya, penderitaan macam apa yang ditanggung Bu Setnov karena tidak bisa istirahat jenak tersebab penyakit Pak Setnov itu?

Buat kalian yang percaya Pak Setnov beneran sakit dan justru berbahagia karena itu, mungkin kalian sedang menjalankan hadis Nabi Saw. yang berbunyi “… dan sesungguhnya salah seorang mereka benar-benar merasa gembira karena mendapat cobaan, sebagaimana salah seorang mereka merasa senang karena memperoleh kelapangan”

… tapi itu kan maksudnya si sakit yang berbahagia mendapat cobaan, bukan orang lain. Benar-benar netizen sampaaah!

***

Illian Deta Arta Sari: Karena sudah banyak yang komen dan menganalisa foto Setya Novanto plus perempuan di sisinya, aku nggak mau ikutan.

Aku cuma mau bilang, buat yang tidurnya ngorok bisa beli alat anti ngorok deh. Kalau dipakai ya kayak Setya Novanto gitu.

O ya, lebih baik kita doa yang baik-baik saja ya. Semoga dia cepat sembuh dan bisa menjalani proses hukum di KPK. Tapi kalau memang sakitnya parah banget, sudah tak bisa disembuhkan ya semoga dimudahkan jalannya menghadap Yang Kuasa. Jangan kelamaan menderita gitu. Amiiin …. Tolong aminkan ya yang mau doa baik. Jangan lupa klik like atau love plus share juga ya biar banyak yang ngaminin.

Gambar oleh Illian Deta Arta Sari

Kokok Herdhianto Dirgantoro: Semua orang menertawakan Setya Novanto. Kondisinya sedang sakit, secara psikis tertekan, dan masih harus menghadapi permasalahan hukum yang berat. Rasanya tidak adil. Di tengah beliau terhimpit berbagai permasalahan, publik menghakimi dan menghina beliau dengan berbagai kalimat dan juga gambar yang tidak pantas.

Semoga semua pihak bisa menahan diri untuk tidak menghina dan melakukan pembunuhan karakter terhadap Setya Novanto. Jangan merasa paling benar dan suci padahal setiap hari dosa terus bertambah.

Ini adalah contoh tulisan apabila saya diminta menjadi buzzer beliau dengan bayaran mahal. Mana contoh tulisanmu?

Dandhy Dwi Laksono: Sakit atau mengaku sakit itu urusan Setya Novanto. Problem terbesar kita adalah jika ini semua menyangkut integritas dokter dan rumah sakit.

Iklan

Biarlah bully-mem-bully Novanto menjadi porsi netizen. Tugas media dan jurnalis adalah mengejar profesi dokter, industri rumah sakit, dan menguji pertanyaan apakah sistem hukum kita memang semudah itu diakali.

 

Terakhir diperbarui pada 29 September 2017 oleh

Tags: ektpfotokorupsiKPKsakitSetya Novantoviral
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO
Tajuk

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026
Ibuku Demensia dan Aku Seorang Sandwich Generation yang Kecewa Absennya Negara Bagi Kami para Caregiver MOJOK.CO
Esai

Ibuku Demensia dan Aku Seorang Sandwich Generation yang Kecewa Absennya Negara Bagi Kami Para Caregiver

4 Maret 2026
OTT Wali Kota Madiun
Aktual

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026
korupsi bikin buruh menderita. MOJOK.CO
Aktual

Korupsi, Pangkal Penderitaan Buruh dan Penghambat Penciptaan Lapangan Kerja

9 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tukang pijat.MOJOK.CO

Lulusan Akuntansi Banting Setir Jadi Tukang Pijat: Dihina “Nggak Keren”, tapi Dapat Rp200 Ribu per Hari, Setara 2 Kali UMR Jogja

24 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.