Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ketika Seorang Jomblo Menyiram Kotoran ke Masjid, Gereja, dan Vihara sebagai Bentuk Protes kepada Tuhan

Redaksi oleh Redaksi
28 Desember 2017
A A
jomblo
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Beberapa waktu yang lalu, banyak umat Islam yang marah pada sosok Suharmin Lias, pria yang tertangkap tangan menyiramkan air seni ke karpet Masjid Kubah Emas, Limo, Kota Depok. Orang-orang menganggap perbuatan Suharmin sebagai perbuatan yang murni didasari oleh kebencian terhadap Islam.

Namun kemudian, alasan soal kebencian terhadap Islam itu gugur karena ternyata, Suharmin melakukan aksi gobloknya itu bukan hanya pada masjid, tapi juga vihara dan gereja. Suharmin mengaku sebelum menyiram karpet Masjid Kubah Emas Depok, dirinya juga sempat menyiram patung Buddha di sebuah vihara di Ancol, Jakarta Utara, dan patung Yesus di sebuah gereja di daerah Kedoya.

Hal tersebut membuat kemarahan yang timbul padanya bukan hanya dari umat Islam, tapi juga dari umat agama Buddha dan Nasrani.

Usut punya usut, berdasarkan hasil interogasi dari pihak kepolisian, Suharmin Lias ini melakukan aksinya sebagai bentuk protes terhadap Tuhan karena kejombloan dirinya.

“Pelaku menyemprotkan air seni ke karpet Masjid Kubah Emas dengan alasan protes sama Tuhan yang tidak memberinya kebahagiaan dan jodoh. Dia juga mengaku ada suruhan atau bisikan lewat mimpi harus melakukan itu,” ujar Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana.

Alasan ini tentu saja membuat banyak orang menjadi bingung bersikap. Antara marah bercampur dengan geli.

Marah karena ia mengotori dan menghinakan kesakralan tempat ibadah, dan geli karena alasannya begitu receh dan ndlogok: jomblo.

Ulah Suharmin ini membuat dirinya dijerat dengan Pasal 156 KUHP tentang Penistaan Agama. Selain itu, polisi juga akan akan melakukan tes kejiwaan terhadap Suharmin. Maklum, sekacau-kacaunya dunia ini, hanya orang edan yang berada di tingkatan paripurnalah yang sampai kepikiran untuk melakukan hal seekstrem Suharmin.

Yah, urusan jodoh memanglah urusan yang sangat rumit. Namun, di mata Suharmin Lias, ia menjelma menjadi urusan yang bukan hanya rumit, tapi juga sangat, sangat, sangat berat. Saking beratnya, ia sampai tidak muat ditanggung oleh satu agama.

Semoga jomblo-jomblo yang lain tidak mengikuti jejak Suharmin.

jomblo

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2017 oleh

Tags: gerejajomblokencingmasjid kubah emasmenyiram kotoransuharmin
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dating apps jadi pelarian menemukan pasangan untuk memulai hubungan baru
Lipsus

Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata

13 Februari 2026
Menengok Bunda Maria, Yesus, Kaligrafi Allah dan Muhammad di Masjid Hagia Sophia MOJOK.CO
Histori

Menengok Bunda Maria, Yesus, Kaligrafi Allah dan Muhammad di Masjid Hagia Sophia  

4 Juni 2023
katolik dan kristen protestan mojok.co
Sosial

Katolik dan Kristen Protestan Serupa tapi Tak Sama, Ini Beberapa Perbedaannya

14 Februari 2023
Salah Kalau Gue Jomblo?
Uneg-uneg

Salah Kalau Gue Jomblo?

22 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

papua.MOJOK.CO

Tolak Tawaran Kerja di Amerika Demi Mengajar di Pelosok Papua, Berambisi Memajukan Tanah Kelahiran

18 Februari 2026
Ramai, 'Cukup Aku Saja yang WNI': Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia MOJOK.CO

Ramai, ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia

20 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Lulusan S1 UGM bikin skripsi soal perumahan rakyat di Belanda. MOJOK.CO

Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude

18 Februari 2026
Nyaris dicurigai kumpul kebo di penginapan Jogja saat Valentine. MOJOK.CO

Sisi Gelap Penginapan “Murah” di Jogja, Ramai dan Untung Saat Valentine Berkat Anak Mudanya yang Hobi Kumpul Kebo

14 Februari 2026
Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.