Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Wikimo Bola

PSMS Medan

Redaksi oleh Redaksi
3 April 2017
A A
Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kokok Ayam Kinantan begitu disegani pada masa Perserikatan. Adalah PSMS Medan, salah satu raksasa Perserikatan yang sempat mendominasi bersama Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Bahkan, pertemuan antara PSMS dan Persib sempat disebut sebagai the real El Clasico Indonesia, yang saat ini disematkan kepada pertandingan antara Persib melawan Persija Jakarta.

PSMS Medan adalah langganan partai puncak Liga Perserikatan. Tercatat, delapan kali klub dengan logo bunga tembakau deli ini sampai final. Lima pertandingan berujung kebahagiaan, PSMS menjadi juara. Sementara sisanya menjadi juara dua. Prestasi yang tentunya sangat membanggakan. Dominasi yang sungguh nyata.

PSMS Medan menjadi juara Perserikatan pada tahun 1967 dengan mengalahkan Persebaya Surabaya, 1971 setelah mengalahkan tim yang sama, tahun 1975 juara bersama Persija Jakarta, tahun 1983 setelah membungkam Persib Bandung, dan tahun 1985 setelah mengalahkan tim yang sama. PSMS adalah rival nyata bagi tim-tim dari Pulai Jawa yang biasanya dominan.

Peruntungan PSMS berubah 180 derajat setelah terjadi unifikasi liga, penyatuan Liga Perserikatan dan Galatama menjadi Liga Indonesia. Hingga saat ini, PSMS belum pernah menjadi juara. Hanya satu kali PSMS menjadi juara kedua pada tahun 2007. Bahkan, yang lebih menyedihkan, PSMS pernah tiga kali terdegradasi.

Aura tim raksasa masih bergaung. Nama PSMS Medan masih disegani sebagai salah satu tim yang akan selalu bermain penuh determinasi, yang disebut sebagai rap-rap. Bersama PSM Makassar, PSMS adalah dua tim yang dikenal dengan permainan keras mereka. Tanpa kompromi, yang membuat lawan-lawan mereka semasa Perserikatan, sudah merasa gentar sebelum peluit tanda sepak mula dimulai.

PSMS Medan pernah diperkuat banyak pemain berkelas sejak dulu, baik pemain lokal maupun impor. Mulai dari Jean Michel Babouaken, Baco Sadissou, Affan Lubis, Sahari Gultom, Colly Misrun, Slamet Riyadi, Colly Misrun, Supriyono, Edu Juanda, Sahari Gultom, Supardi Nasir, Agus Cima, Gustavo Cena, Mbom Mbom Julien, Legimin Raharjo, James Koko Lomell, Christian Carrascao, Saktiawan Sinaga, Mahyadi Panggabean, Greg Nwokolo, dan Ronny Paslah.

Kini, PSMS kembali baik ke divisi utama Liga 1 Indonesia. Meski belum maksimal di laga-laga awal, PSMS punya potensi untuk setidaknya terhindar dari degradasi.

Terakhir diperbarui pada 3 April 2018 oleh

Tags: GalatamaLiga 1 Indonesiamedanpersebaya surabayaPerserikatanPersib BandungPersija Jakartapsmspsms medan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Orang Medan naik angkot di Bandung. MOJOK.CO
Ragam

Orang Medan Pertama Kali Naik Angkot di Bandung, Punya Cara Tersendiri Meminta Sopir Berhenti Sampai Bikin Penumpang Syok

5 Januari 2026
Ragam

Perempatan Timbangan Medan, Persimpangan Paling Ngeri yang Bikin Nyawa Pengendara ‘Berharga Murah’

3 Oktober 2024
Kuliah di BSI di Jakarta Selatan Diragukan, Mahasiswa Medan Justru Bisa Kerja Layak sebelum Lulus MOJOK.CO
Kampus

Diragukan karena Kuliah di Universitas BSI, Saya Malah Bisa Kerja di Perusahaan Besar Sebelum Lulus

12 Agustus 2024
Persebaya Surabaya: Brand Loyalty dan Suporter Rasa Customer MOJOK.CO
Esai

Persebaya Surabaya Wajib Menangan dan Menjadi Juara: Tentang Brand Loyalty dan Suporter Rasa Customer

18 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji magang di Jakarta bisa beli iPhone gak kayak kerja di Jogja

Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita

28 April 2026
Merintis Jastip ala Mahasiswa Flores Cuan Jutaan Tiap Bulan MOJOK.CO

Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

23 April 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Romantisasi bunuh diri di Jembatan Cangar Mojokerto harus dihentikan MOJOK.CO

Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi

24 April 2026
Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma MOJOK.CO

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma

28 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.