Dahulu, klub dengan julukan Macan Kemayoran ini, pernah bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ). Klub dengan warna jersey dominan oranye ini lahir pada tanggal 29 November 1928. Hanya berselisih satu bulan dengan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Gairah rasa pemuda begitu terasa pada pendirian Persija Jakarta.

VIJ, adalah satu dari tujuh klub yang memprakarsai kelahiran PSSI. Bersama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB), SIVB (Persebaya), MIVB (PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), dan PSM (PSIM Yogyakarta), lewat kongres yang digelar di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, organisasi yang memayungi sepak bola Indonesia ini lahir.

Boleh dikata, Persija adalah salah satu klub paling sukses pada zaman Perserikatan. Tercatat, Persija Jakarta sembilan kali menjadi juara, yaitu pada tahun 1931, 1933, 1934, 1938, 1954, 1964, 1973, 1975, dan 1979. Ketika sudah berubah menjadi Liga Indonesia, Persija Jakarta satu kali menjadi juara, yaitu pada tahun 2001.

Klub yang saat ini dipimpin oleh I Gede Widiade sebagai manajer ini justru cukup sering menjadi juara kompetisi internasional, yaitu empat kali.

Pada tahun 1973, Persija Jakarta menjuarai Quoch Khanh Saigon Cup di Vietnam. Tahun 2000 dan 2001, menjuarai Brunei Invitation Cup di Brunei Darussalam. Terakhir, Persija Jakarta menjadi kampiun Bost Fix Super Cup di Malaysia.

Klub yang saat ini dipimpin Bambang Pamungkas sebagai kapten tim ini pernah punya stadion legendaris, bernama Lebak Bulus, sebelum akhirnya, untuk sementara, harus hidup “nomaden” lantaran kesulitan mendapatkan izin bermain di Stadion Gelora Bung Karno. Untuk sementara, Persija Jakarta banyak menggunakan Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi.

Rival terberat klub yang saat ini dilatih oleh Alessandro Stefano Cugurra ‘Teco’ Rodrigues ini adalah Persib Bandung. Dua tim yang sebenarnya saling bahu-membahu, satu pemikiran, untuk melahirkan PSSI.

Persija sempat mengadakan kompetisi bernama Trofeo Persija, sebuah kompetisi “pemanasan” yang biasanya digelar sebelum liga dimulai. Persija empat kali menjadi juara Trofeo Persija pada tahun 2011, 2012, dan 2014, dan 2016.