• 2
    Shares

Tahun politik sudah ada di depan mata. Rasanya, akan sangat durhaka bagi Mojok Institute jika rubrik Nafkah tidak menurunkan tulisan tentang kekayaan tokoh-tokoh politik yang kemungkinan akan menjadi kombatan di perhelatan Pemilu mendatang.

Nah, dalam edisi Nafkah kali ini, kita akan mengulik kekayaan salah satu tokoh yang paling bertanggung jawab terhadap kebiasaan anak-anak Indonesia yang doyan menyanyikan lagu Mars Perindo. Sosok ini tak lain dan tiada bukan adalah Hary Tanoesoedibjo atau yang lebih akrab dipanggil Hary Tanoe, Ketua sekaligus pendiri Partai Perindo.

Hary Tanoe adalah sosok yang namanya harus selalu dibaca satu tarikan napas dengan kekayaan. Dalam daftar yang dirilis oleh Majalah Forbes akhir tahun 2017 lalu, ia masuk dalam daftar elit 50 orang terkaya di Indonesia.

Hary Tanoe adalah satu dari sedikit konglomerat yang sukses menjadi taipan media. Ia adalah pemilik dari MNC group. Sebuah grup bisnis yang bergerak di banyak bidang, dari mulai media, properti, finansial, sampai transportasi.

Salah satu sumber pendapatan bisnis terbesar Hary Tanoe adalah dari MNC Media, salah satu anak perusahaan dari MNC group yang begerak khusus di bidang media. MNC Media membawahi puluhan perusahaan media baik televisi, radio, online, sampai cetak. RCTI, MNC TV dan Global TV adalah tiga stasiun televisi paling terkenal yang bernaung di bawah MNC Media.

Pendapatan iklan hanya dari 3 stasiun televisi ini dalam satu tahun bisa mencapai Rp5,92 triliun. Salah satu jumlah terbanyak di antara seluruh jaringan stasiun televisi yang lain.

Selain televisi free-to-air, MNC Media juga punya pendapatan besar dari produk televisi berlangganan yaitu MNC Sky Vision. Pendapatan dari sektor televisi berlangganan ini mencapai Rp3,27 triliun.

Lalu kemudian ada MNC Kapital yang jumlah pendapatan per tahunnya mencapai Rp1,03 triliun.

Pada sektor properti, MNC Land berhasil menghasilkan keuntungan Rp1 triliun.

Nah, itu baru segelintir pendapatan yang didapat oleh perusahaan-perusahaan yang dipimpin oleh Hary Tanoe. Di luar itu, masih ada banyak lagi perusahaan-perusahaan lainnya yang tak kalah besar pendapatannya seperti PT Media Nusantara Informasi (Koran Sindo), MNC Media Investment Ltd (termasuk Okezone dan Sindonews), PT Global Transport Services, PT MNC Energi, MNC Bank, MNC Insurance, dan masih banyak lagi.

Dengan perusahaan yang menggurita di mana-mana itu, lantas, berapakah total kekayaan Hary Tanoe?

Berdasarkan hitungan yang dilakukan oleh Forbes, Total kekayaan Hary Tanoe adalah sebesar US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp15,1 triliun. Jumlah itu membuat dirinya bertengger di urutan 19 daftar orang terkaya di Indonesia.

Bayangkan, Rp15,1 triliun pemirsah. Itu kalau angka nol-nya diurai, jadinya Rp15.100.000.000.000,-

Uang sebanyak itu, kalau buat bikin kaos Perindo, seluruh orang Indonesia kebagian semua.

Uang sebanyak itu, kalau buat bayar pengamen buat nyanyi Mars Perindo, sampai kiamat juga nggak bakal habis.

Hary tanoe