Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pandji Pragiwaksono Posting Foto Lem Aibon, Anies Baswedan Udah Kebal Sama ‘Tweet Jahat’ Ini

Redaksi oleh Redaksi
9 Desember 2019
A A
Pandji Pragiwaksono Posting Foto Lem Aibon, Anies Baswedan Udah Kebal Sama 'Tweet Jahat' Ini
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pandji Pragiwaksono posting foto sambil pegang lem Aibon di akun Twitternya. Sudah begitu sambil dimensen ke Anies Baswedan lagi. Cari penyakit emang~

Ada pepatah begini:

Iklan

“Kalau kamu sudah sukses menghancurkan dirimu sampai berkeping-keping, maka kamu tak akan bisa lagi dihancurkan oleh orang lain.”

Mungkin pepatah itu yang sedang dipraktikkan oleh Anies Baswedan ketika menanggapi postingan iseng Pandji Pragiwaksono di akun Twitternya. Seperti punchline yang hadir ketika open mic udah kelar, mantan juru bicara tim sukses Anies Baswedan ini memposting foto pose dengan lem Aibon.

Halo Mas @aniesbaswedan pic.twitter.com/rmMp1ZyvIY

— Pandji Pragiwaksono (@pandji) December 8, 2019


Sebuah isu kontroversial yang sebenarnya lumayan basi ketika diperbincangkan belakangan ini.

Postingan ini terang saja mengingatkan netizen akan rencana anggaran lem Aibon Rp82 miliar dalam Rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI 2020.

Kontroversi lem Aibon muncul usai William Aditya Sarana, anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PSI, menyebarkan keanehan dalam rencana anggaran DPRD DKI Jakarta.

William sendiri akhirnya divonis bersalah oleh Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta karena dianggap melanggar tata tertib. Meski begitu, hukuman untuk William sendiri merupakan sanksi ringan. Cuma ditegur doang.

Tentu saja kicauan ini segera ramai dikomentari oleh netizen. Mengingat, saat kampanye Pilgub DKI Jakarta pada 2017 silam, Pandji dikenal cukup getol mengampanyekan Anies Baswedan. Tentu saja posenya dengan lem Aibon ini jadi cukup menggelikan, sebab Pandji “kelihatan” kayak sedang menyentil jagoannya sendiri.

Mendapat postingan iseng tersebut, Anies Baswedan malah membalas begini lewat akun Twitternya:

Anda mau masuk #tweetjahat ya? https://t.co/ZxOy4dNpCx

— Anies Baswedan (@aniesbaswedan) December 8, 2019


Tagar #tweetjahat yang dimaksud ini sebenarnya merupakan salah satu cara pada Pilgub DKI 2017 silam. Saat itu, kalau ada tweet dari akun-akun medsos yang menyerang Anies-Sandi, maka tim sukses Anies-Sandi bikin semacam video untuk merespons “serangan-serangan” tersebut.

Contohnya begini:

Saat itu, Anies berharap kalau dengan cara tanggapan ini, ia ingin menyadarkan pengguna media sosial. Apalagi keberadaan media sosial membuat semua netizen punya rekam jejak yang bisa tetap terlacak.

“Lima tahun ke depan, itu masih dibaca. Maka, mari kita berlatih demokrasi di alam bebas,” kata Anies Baswedan saat itu.

Iklan

Oh, sudah berlatih untuk anti kritik bully sejak dulu toh. Pantes kuat banget sekarang, Pak. Kokoh amat kayak pipa Maspion. (D/F)

 

Infografik Pandji Pragiwaksono Posting Foto Lem Aibon, Anies Baswedan Udah Kebal Sama 'Tweet Jahat' Ini

Terakhir diperbarui pada 9 Desember 2019 oleh

Tags: Anies Baswedanlem aibonPandji Pragiwaksono
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Purwokerto Tidak Istimewa, tapi Nyaman Melebihi Jogja MOJOK.CO
Esai

Pandji Benar. Purwokerto Memang Tidak Istimewa, Tapi Lebih Nyaman Ketimbang Jogja

21 Juni 2024
Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap MOJOK.CO
Kabar

Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap

8 Januari 2024
Anies Baswedan.MOJOK.CO
Kabar

Teka-teki Kematian Harun Al-Rasyid yang Jadi Sorotan Anies Baswedan saat Debat Capres

12 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.