Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Nonton Bareng Film PKI di Kompleks Perumahan Karjo dan Romlah

Redaksi oleh Redaksi
19 September 2017
A A
film pki
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Mas, katanya bulan depan kompleks perumahan sini mau ngadain nonton bareng film Pengkhianatan G 30 S/PKI, ya?” tanya Romlah kepada Karjo yang sedang klepas-klepus menikmati rokoknya dengan penghayatan yang paling paripurna, persis seperti adegan Aidit yang par-por-par-por menghembuskan asap rokok dari mulutnya di film Pengkhianatan G 30 S/PKI.

Karjo menoleh, “iya, kemarin pas ronda pada ngomongin soal rencana pemutaran film itu,” ujar Karjo, “lha kamu tahu dari mana?”

“Halah mas, apa sih yang ibu-ibu kompleks sini nggak tahu? Semua tembok adalah mata, dan semua jalanan adalah telinga,” jawab Romlah sambil berlalu ke dapur, mengambil singkong dan pisang rebus.

“Elok tenan jawabanmu, Lah. Sudah pinter main majas dan diksi sekarang,” kata Karjo memuji sekaligus menyindir Romlah. Yang disindir diam tidak menjawab.

Seperti diketahui, TNI memang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di daerah untuk mengajak masyarakat menonton bersama film Pengkhianatan G 30 S PKI. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menganggap pentingnya generasi muda sekarang untuk mengetahui sejarah Indonesia di masa lalu. Salah satunya soal sejarah Partai Komunis Indonesia yang dikemas dalam film Pengkhianatan G30S/PKI.

Ia menganggap, pemutaran film tersebut akan bermanfaat bagi generasi muda untuk mengenal sejarah.

Instruksi itu pada akhirnya sampai juga di tangan para petinggi kabinet kompleks perumahan Ribut Abadi Residence, kompleks tempat Romlah dan Karjo tinggal.

Di dapur, Romlah dengan cekatan mengangkat satu per satu singkong dan pisang dari dandang dan menaruhnya di atas piring. Tangannya benar-benar terampil, tipikal tangan ibu rumah tangga pilih tanding, bukan sekadar ibu rumah tangga karbitan. Pisang dan singkong di atas piring itu terlihat begitu menyelerakan, kemebul, ia seperti menantang mulut siapa pun untuk menyantapnya.

“Tapi katanya, itu film nggak bener ya, mas? Banyak bohongnya, apa betul?” Tanya Romlah sembari membawa singkong dan pisang rebus dan meletakkannya di meja kecil di samping kursi tempat Karjo duduk.

“Katanya sih begitu, namanya juga film propaganda.”

Karjo berhenti menghisap rokoknya yang sudah tandas sampai ke ujung filter, menekan puntung rokoknya di dasar asbak, tangannya beralih ke pisang rebus di atas piring. Diambilnya satu pisang dengan begitu hati-hati, sebab pisangnya masih terlihat begitu panas.

“Lha kalau banyak nggak benernya, kenapa masih tetep diputer, mas?”

“Halah, kamu ini kaya nggak tahu Indonesia saja, kalau orang atas sudah berkehendak, orang bawah bisa apa?”

“Trus, kamu mau ikut acara pemutaran film itu?”

Iklan

“Mau nggak mau harus ikut, lha wong di kompleks sini yang mudeng cara nyetting proyektor ya cuma aku, bapak-bapak yang lain mentok cuma mudeng ngidupin tivi, ngganti baterai senter poskamling, sama masang kabel ampli.”

“Yah, berarti Mas ikut menjadi salah satu orang yang berperan menyebarkan propaganda, dong, Mas?”

“Wah, mikirmu kok sampai sejauh itu, tho?”

“Lha kenyataannya begitu, kan?”

“Tapi tenang, Lah. Konon katanya, Pak Jokowi sudah usul agar film Pengkhianatan G 30 S/PKI dibikin ulang dan dibuat dengan gaya milenial. Yah, semacam Pengkhianatan G 30 S/PKI reborn, gitu deh. Kata pak Jokowi, akan lebih baik kalau ada versi yang paling baru, agar lebih kekinian, bisa masuk ke generasi-generasi milenial.”

“Trus?”

“Ya kita berharap, semoga di film remake-an ini, ceritanya lebih bener, propaganda dan dustanya semakin dikurangi. Selain itu, pemeran-pemeran tokohnya juga semoga dibikin lebih catchy, biar nggak terkesan sangar dan menyeramkan. Nanti, yang jadi Soeharto biar Agus Kuncoro atau Raditya Dika, yang jadi Soekarno biar Reza Rahadian, trus yang jadi Letkol Untung nanti si Kevin Aprilio, sedangkan yang jadi Aidit, biar Babe Cabita,” jelas Karjo. “Nanti, perannya juga dibikin lebih fleksibel dengan jaman sekarang,” lanjutnya.

“Fleksibel gimana, Mas?”

“Ya fleksibel, misalnya adegan Aidit merokok itu harus dihilangkan, trus nanti diganti jadi…”

“Jadi, apa?” sambar Romlah.

“Jadi Aidit nge-vape”

film g 30 s/pki

Terakhir diperbarui pada 19 September 2017 oleh

Tags: aiditFilmPKITNI
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia MOJOK.CO
Kilas

Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia

7 Mei 2026
Na Willa, film anak yang obati inner child
Seni

‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan

27 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO
Esai

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Sinefil.MOJOK.co
Urban

Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

9 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026
Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback di Moto3, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

17 Mei 2026
Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM bidang fitoterapi, Nanang Fakhrudin sebut usaha madu sangat potensial. Tapi ada masalah utama yang rugikan pelaku usaha madu sendiri MOJOK.CO

Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri

12 Mei 2026
Pekerja Jakarta, WFH, kerja sesuai hobi.MOJOK.CO

Kerja Sesuai Hobi Bikin Menderita: Kita Jadi Tak Lagi Punya Tempat Menenangkan Pikiran Saat Muak dengan Pekerjaan

18 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.