Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Menurut Jokowi, Seorang Presiden Seharusnya Punya Pengalaman Pemerintahan

Redaksi oleh Redaksi
13 Januari 2019
A A
jokowi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam acara deklarasi dukungan alumni UI dan sejumlah universitas untuk pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin di Plaza Tenggara GBK Senayan pada 12 Januari 2019 kemarin, Jokowi hadir dan sempat memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya tersebut, selain menyampaikan rasa terima kasihnya pada segenap peserta deklarasi yang sudah mendukungnya, ia juga bercerira tentang pengalamannya selama menjadi pemimpin.

Iklan

Jokowi menceritakan bagaimana masa-masa awal saat ia menjadi Walikota Solo. Sebagai seorang pebisnis, ia merasa sangat kaget sebab ternyata sangat berbeda memimpin sebuah institusi bisnis dengan insstitusi pemerintahan.

“Hampir satu setengah tahun prosesnya saya belajar. Saya belajar karena memang berbeda sekali kita dalam mengelola institusi bisnis dengan mengelola sebuah pemerintahan meskipun dalam lingkup kecil sebuah kota,” kata Jokowi. “Pengalaman itu sangat penting sekali bagi saya untuk menapaki jenjang yang lebih atas. Begitu masuk ke satu setengah tahun dua tahun, saya baru bisa melakukan kerja cepat, karena manajemen birokrasi dan manajemen pemerintahan itu sangat berbeda sekali. Alhadulillah saya diberi pengalaman itu.”

Menurut, Jokowi, perbedaan yang besar antara manajemen pemerintahan dengan manajemen di luar pemerintahan itu membuat pengalaman kepemimpinan pemerintahan menjadi sangat penting untuk dimiliki oleh para calon pemimpin daerah, utamanya setingkat negara.

“Saya banyak terkaget-kaget, saya harus banyak belajar, saya di awal betul-betul pusing karena belum memiliki pengalaman di pemerintahan. Itu yang saya sampaikan di awal lagi diperlukan pengalaman dalam pemerintah. Apalagi sebuah negara yang besar, seperti Indonesia ini.”

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa orang-orang yang belum punya pengalaman di pemerintahan untuk jangan pernah coba-coba untuk memimpin.

“Jangan coba-coba dong!” kata Jokowi yang langsung disambut riuh oleh teriakan para peserta.

Yah, kalau kata iklan minyak kayu putih Cap Lang, buat anak saja nggak boleh coba-coba, apalagi buat negara.

“Di kota, saya perlu satu setengah dampai dua tahun untuk belajar, apalagi belum punya pengalaman langsung mengelola negara. Butuh waktu berapa tahun, pertanyaan saya?”

Pernyataan Jokowi tentang pengalaman kepemimpinan ini seakan menjadi sebuah “sindiran” tersendiri bagi pasangan Prabowo-Sandiaga yang memang selama ini diketahui belum pernah punya pengalaman di bidang pemerintahan.

Prabowo memang punya pengalaman kepemimpinan, tapi itu di kancah militer, sedangkan Sandiaga juga punya banyak pengalaman kepemimpinan, tapi semuanya merupakan kepemimpinan di institusi bisnis, bukan institusi pemerintahan.

Wah, pertarungan agaknya semakin keras ini. Jokowi sudah berani blak-blakan menyindir tentang pengalaman pemerintahan.

Mungkin ini adalah sinyal yang jelas bagi Prabowo untuk…

Untuk…

Untuk…

Untuk mencalonkan diri menjadi calon Walikota Solo. pengalaman pemerintahan

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2019 oleh

Tags: jokowipengalaman pemerintahan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Herlambang P. Wiratraman: Sebab Akibat Kekuasaan yang Antisains dan Dunia Akademik yang Memburuk di Era Jokowi

Herlambang P. Wiratraman: Sebab Akibat Kekuasaan yang Antisains dan Dunia Akademik yang Memburuk di Era Jokowi

28 Januari 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

24 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
4 tradisi hajatan di Rembang (bancaan) yang terdengar asing bagi orang daerah lain MOJOK.CO

4 Tradisi Hajatan di Rembang yang Bikin Heran Orang Daerah Lain: Terkesan Ada-ada Saja, Terlalu Detail ke Banyak Urusan

27 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.