Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi dan Prabowo Kemungkinan Bisa Bersama Dalam Satu Pemerintahan Usai Pilpres

Redaksi oleh Redaksi
31 Desember 2018
A A
jokowi dan prabowo
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak yang memprediksi bahwa setelah Pilpres 2019 mendatang usai, maka hubungan antara kubu Jokowi dengan kubu Prabowo akan semakin renggang. Terlebih setelah salah satu pihak menang dan terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. Baik itu Prabowo-Sandiaga, maupun Jokowi-Ma’ruf Amin. Maklum saja, ini soal gengsi.

Namun, kendati demikian, ternyata ada satu hal menarik perihal hubungan antara Jokowi dan Prabowo seusai Pilpres mendatang.

Usut punya usut, ternyata ada kemungkinan bagi Jokowi dan Prabowo untuk berada dalam satu pemerintahan usai Pilpres selesai. Hal tersebut diungkapkan oleh politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait.

Dalam sebuah diskusi publik bertajuk ‘Memperteguh Komitmen Kebangsaan di Tahun Politik 2019’ di restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu, 30 Desember kemarin, ia mengatakan tentang kemungkinan tersebut.

“Saya kenal mereka berdua berkawan baik, dan saya yakin mereka berdua bisa menjadi kawan yang baik,” ujar Maruarar.

Menurut Maruarar, hubungan persahabatan antara Jokowi dan Prabowo terjalin dengan sangat baik, kendati keduanya berada dalam posisi kubu politik yang berlawanan.

Bagaimanapun, Prabowo lah yang dulu ikut mengantarkan Jokowi dalam melejitkan karier politik. Keduanya pernah berada dalam satu barisan. Setelah berpisah pun, Jokowi dan Prabowo masih kerap saling mengunjungi satu sama lain. Prabowo bertandang ke istana, sementara Jokowi berkunjung ke Hambalang.

Hal itulah yang membuat Maruarar yakin bahwa Jokowi dan Prabowo bisa duduk bersama dalam satu pemerintahan usai Pilpres.

“Politik kita akan semakin luar biasa hebatnya. Jadi Jokowi dan Prabowo itu bukan tidak mungkin setelah pilpres nanti mereka dalam satu pemerintahan yang sama,” terang Maruarar.

Keduanya tentu saja tak segan untuk berada dalam barisan yang sama, apalagi sebelumnya, sempat beredar informasi dari beberapa sumber yang, lumayan A1, yang menyatakan bahwa Prabowo sebenarnya berkenan untuk maju menjadi cawapres mendampingi Jokowi, hanya saja orang-orang di sekitarnyalah yang tidak berkenan.

Nah, jika kelak Prabowo dan Jokowi benar-benar berada dalam satu barisan, tentu akan sangat menyenangkan rasanya. Sebab, setidaknya, konflik horizontal antara pendukung garis keras Jokowi dan Prabowo akan bisa berkurang.

Jumlah populasi cebong dan kampret akan berkurang drastis, dan sosial media akan lebih diramaikan oleh perdebatan Bala Jaer vs Bala Salmon atau Vyanisty vs Nellalovers alih-alih Jokower vs Prabower.

jokowi dan prabowo

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2018 oleh

Tags: jokowiprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulus dari Universitas Mataram lanjut ke University of Queensland Australia. MOJOK.CO

Kisah Awardee LPDP yang Tak Ingkar Janji: Dulu Hanya Bocah Penggembala Kuda, Kini Jadi Asisten Gubernur NTB

6 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.