• 15
    Shares

Duo capres yang akan bertarung di Pilpres 2019 mendatang memang masih yang itu-itu saja, masih sama dibandingkan dengan Pilpres edisi 2014, yakni Prabowo Subianto melawan Joko Widodo. Bosen? Iya, sama sih. Mojok juga bosen. Penginnya ganti, jangan Prabowo sama Jokowi lagi. Pong Harjatmo kek, Rudi Wowor kek, atau siapa, gitu.

Tapi yah, memang sudah nasib. Yang jadi capres kok ya itu-itu lagi.

Namun, diakui atau tidak, selain pasangan cawapres, ada yang berubah dari komposisi capres di Pilpres 2019 ini, salah satunya adalah soal kekayaan.

Prabowo menjadi sosok yang punya perubahan mencolok soal kekayaan. Di edisi Pilpres kali ini, kekayaan Prabowo bertambah dengan cukup pesat.

Jumlah kekayaan Prabowo Subianto bertambah bila dibandingkan dengan kekayaannya empat tahun yang lalu.

Di Pilpres 2014 lalu, kekayaan Prabowo dilaporkan sebesar 1,67 triliun. Angka super fantastis yang sudah cukup untuk membuatnya menjadi capres/cawapres terkaya di Pilpres 2014.

Nah di edisi Pilpres kali ini, Prabowo tambah kaya, kekayaannya bertambah menjadi 1,95 triliun. Jumlah yang tentu saja jauh lebih fantastis ketimbang angka di Pilpres sebelumnya, alias naik 0,28 triliun atau hampir 300 miliar.

Jumlah kekayaan Prabowo saat ini sudah cukup untuk menjadikan dirinya sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Nilai kekayaannya tersebut bahkan melebihi kekayaan Bos Tokopedia William Tanuwijaya, Bos BukaLapak Achmad Zaky, dan Bos Go-Jek Nadiem Makarim.

Namun, dengan kekayaan yang jauh bertambah tersebut, ternyata tak membuat Prabowo menjadi capres/cawapres terkaya di Pilpres 2019, sebab kekayaannya masih kalah jauh ketimbang Sandiaga Uno, cawapresnya sendiri.

Kehadiran Sandiaga Uno memang langsung menggeser Prabowo dari daftar capres/cawapres terkaya. Maklum saja, Sandaga tercatat punya kekayaan sebesar 3,85 triliun, alias dua kali lipat kekayaan Prabowo.

Yah, Nggak papa Pak Wo. Walaupun kalah kaya, tapi kan tetap sampeyan yang jadi capresnya. Ya tho? (A/M)

Infografik-Nafkah-Prabowo-Subianto-MOJOK.CO