Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Minum Yakult Banyak-banyak Aman Nggak Sih?

Redaksi oleh Redaksi
26 Oktober 2019
A A
Minum Yakult Banyak-Banyak, Boleh Nggak Ya?

Minum Yakult Banyak-Banyak, Boleh Nggak Ya?

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Yakult katanya sehat, tapi kok mengandung gula? Kira-kira ia aman nggak sih kalau dikonsumsi dalam jumlah banyak? Atau justru bahaya?

Minuman Yakult yang dianggap baik bagi kesehatan pencernaan ini, kabarnya sih nggak sehat-sehat amat. Pasalnya, diduga ia mengandung banyak gula yang justru mendatangkan risiko kesehatan. Tapi, kok kita disarankan untuk meminumnya dua botol tiap hari? Bahkan ada challenge-challenge nya segala yang menantang kita untuk minum Yakult sebanyak-banyaknya? Nggak tanggung-tanggung, bahkan ada yang meminumnya sampai 100 botol.

Iklan

Jadi, sebetulnya ia aman nggak sih buat kesehatan usus kita?

Fyi, Yakult adalah suplemen makanan yang berbentuk minuman probiotik. Minuman probiotik ini adalah minuman yang mengandung bakteri probiotik. Probiotik adalah bakteri yang jika diberikan dalam jumlah cukup pada tubuh dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

Sementara dalam Yakult, ia mengandung bakteri baik dengan nama Lactobacillus casei shirota strain dengan jumlah lebih dari 6,5 miliar dalam setiap botol imut-imutnya. Bakteri jenis ini biasanya hidup secara alami dalam usus manusia. Ia memang bisa membantu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam saluran pencernaan yang bakal bikin kelimpungan bakteri jahat untuk berkembang biak.

Akan tetapi, meskipun ia memang baik. Pernyataan iklannya yang menyarankan untuk minum dua botol sehari, tampaknya nggak selalu cocok-cocok amat bagi tiap orang. Pasalnya, dilansir dari Hello Sehat, mengonsumsi satu botol sehari saja sudah cukup untuk merasakan manfaat dari minuman ini. Tapi kalau pengin lebih juga nggak apa-apa. Yang jelas, dikonsumsi secukupnya saja. Karena seperti kata kakek-nenek, yang berlebih-lebihan tidak pernah baik.

Selain baik untuk pencernaan, Yakult juga punya manfaat yang lain. Dilansir dari Dokter Sehat, manfaat tersebut di antaranya, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko infeksi, detoks alami, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan kadar lemak dalam tubuh, menurunkan kolestrol, hingga menghindari penyakit kronis.

Pasalnya, selain mengandung bakteri Lactobacillus casei shirota strain, susu bubuk skim (susu sapi yang menjadi tempat hidup bakteri baik tersebut), Yakult memang juga mengandung gula. Dikutip dari Honestdocs, hanya saja gula yang terkadung di dalamnya berbentuk sukrosa. Bentuk gula ini lebih mudah dicerna. Selain itu, dalam minuman probiotik, gula dapat digunakan bakteri sebagai sumber makanan supaya tetap hidup selama masa pengemasan dan sebelum dikonsumsi. Keberadaannya tidak semata-mata untuk menyeimbangkan rasa asam dalam produk Yakult. Jadi, kehadiran gula dalam minuman ini sungguh bukan kaleng-kaleng.

Apalagi dengan rasa Yakult yang sungguh aduhai bikin plong kerongkongan. Akan tetapi, kita kudu mengonsumsi Yakult dengan tetap bijaksana. Jadi, jangan lupa untuk menghitung jumlah asupan gula sehari. Jangan sampai gula yang kita konsumsi melebihi batas ya, Gaes! Lagian, mengonsumsi Yakult langsung dalam jumlah banyak, nggak ujug-ujug bikin ususmu bersih sampai akhir hayat~ (A/L)

BACA JUGA Empat Menu Minuman di Surga yang Akan Bikin Kecewa Pecinta Kopi atau artikel PENJASKES lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: minuman probiotikususyakult
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Liputan

Membongkar Sindikat Yakult Lady: Sang Ahli Susur Gang-gang Perumahan

17 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
Kenapa aktivis yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis? MOJOK.CO

Kenapa aktivis harus miskin dan yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis?

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.