MOJOK.COSegera bawa dirimu ke rumah pengobatan Bu Ningsih Tinampi. Jari keriput kena air itu bisa jadi, jarimu yang lentik lagi kerasukan jenglot berusia dua ribu tahun.

Mau jawab pakai “karena kurang kasih sayang” kok nanti malah dimarahi anak-anak Mojok yang makin jago bikin tebak-tebakan. Tapi beneran, kok, jari kerikut kena air itu bukan karena kamu kedinginan saja. Ada penyebab lain yang perlu kamu ketahui.

Pernahkah kamu naik motor dalam waktu yang lama di bawah guyuran hujan? Saking lamanya, ditambah tidak ada yang bisa memberi kehangatan dengan memelukmu dari belakang, sambil menikmati air mata yang kamu samarkan dengan air hujan, tiba-tiba ujung jari keriput kena air hujan. Butuh skincare?

Kamu lebih butuh berteduh dan minum teh panas biar nggak masuk angin ketimbang skincare. Lalu, jari keriput kena air itu sebabnya apa?

Jari keriput kena air itu sebetulnya bentuk adaptasi tubuh terhadap perubahan lingkungan. kulit telapak tangan dan jari jadi berkerut biar kamu lebih mudah memegang benda basah. Lalu, kenapa kulit berkerut? Jawabannya, sistem saraf dan pembuluh darah yang berperan.

Sistem saraf akan mengirimkan pesan kepada pembuluh darah ketika kulit kena air. Pesannya berupa: perintah untuk menyempit. Ketika pembuluh darah menyempit, kulit akan tertarik ke dalam. Jadi, tanda kerutan akan muncul.

Baca juga:  Mengobati Diabetes Bersama Hasil Alam Indonesia

Jangan khawatir, kondisi ini tidak permanen. Ketika tubuh kembali hangat dan kamu nggak kehujanan, jari keriput kena air akan kembali ke keadaan semua. Nah, kamu harus waspada kalau tiba-tiba jari keriput tapi kamu nggak lagi menyamarkan tangis di bawah guyuran hujan. Ada beberapa sebab yang perlu kamu catat baik-baik.

Pertama, jari keriput karena dehidrasi

Tanda dehidrasi juga dapat diketahui dengan tes sederhana. Misalnya, mencubit kulit di punggung tangan. Kulit orang yang dehidrasi menjadi tidak elastis. Setelah dicubit, bentuknya tidak segera kembali seperti semula.

Gejala dehidrasi juga berupa mulut dan bibir kering, pusing, urine berwarna kuning gelap, dan makin sering buang air kecil.

Kedua, bisa jadi kamu kena diabetes

Tahukah kamu, diabetes bisa merusak kelenjar keringat. Makanya, bagi penderita diabetes, tangan bisa terlihat kering dan jari keriput di beberapa bagian. Selain itu, diabetes membuat kulitmu lebih rentan terhadap infeksi karena kadar gula yang terlalu tinggi.

Ketiga, kekurangan vitamin B-12

Dilansir sehatq.com, jari keriput juga bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin B-12. Tahukah kamu, vitamin ini berperan dalam pembentukan darah, menjaga fungsi saraf, dan produksi DNA.

Sebenarnya, jarang ada orang yang kekurangan vitamin ini karena dapat disimpan di tubuh hingga bertahun-tahun. Namun, apabila kamu vegetarian, risiko defisiensi meningkat. Sebab, vitamin ini hanya dapat ditemukan pada produk yang berasal dari hewan.

Baca juga:  Menghitung Penghasilan Pawang Hujan

Nah, itu sudah. Kalau jari keriput kena air nggak hilang juga setelah minum dan menghangatkan diri, segera pergi ke dokter. Jangan ke Bu Ningsih Tinampi, nanti dikira jarimu kerasukan jenglot.

BACA JUGA Pengobatan Alternatif Ningsih Tinampi, Pengusir Santet yang Lagi Digandrungi di Youtube atau tulisan-tulisan lainnya di rubrik jamu gendhong, eh, Penjaskes.



Tirto.ID
Loading...

No more articles