MOJOK.CO – Warna urine jadi penanda kondisi kesehatan tubuh kita. Dari warna urine juga kita bisa tahu apakah cairan di tubuh kita sudah cukup atau belum.

Selain untuk mendeteksi apakah kamu pengguna doping atau tidak, kandungan yang terdapat dalam urine juga bisa digunakan untuk mendeteksi kondisi kesehatan tubuh. Tak perlu menggunakan alat-alat laboratorium, kamu bisa langsung memahami dengan memperhatikan warna urinemu sendiri.

Urine memang berguna untuk membuang racun dalam darah. Artinya kondisi tubuh akan berpengaruh juga terhadap warna urine. Semakin buruk kondisi tubuh kita maka racun yang dikeluarkan dari tubuh jelas akan semakin banyak. Hal semacam ini akan ditandai dengan kondisi urine yang jauh lebih kental dan berwarna.

Warna urine yang dari kondisi tubuh yang bagus biasanya memiliki warna jernih seperti air Aqua. Itu artinya tubuhmu memang tak perlu mengeluarkan racun, karena memang tak ada racun yang perlu dikeluarkan.

Nah, berikut ini warna-warna urine yang perlu kamu pahami agar lebih memahami tubuh sendiri.

Bening

Jika urinemu tidak berwarna—bahkan sampai tidak terlalu bau pesing—itu artinya tubuhmu sedang sehat-sehatnya. Tapi meskipun itu air kelihatan jernih, ya jangan kepikiran macam-macam untuk memanfaatkannya. Ingat itu tetap urine. Tetep pipis. Najis. Hiii.

Kuning Pucat

Kalau warna urinemu warnanya rada transparan dan ada warna kuning tipis-tipisnya, ya tubuhmu masih baik sih. Meski nggak sebaik kalau warna pipismu transparan sih.

Baca juga:  Kenali Kondisi Tubuh dari Warna Feses Habis Boker

Kuning

Warna kuning pada warna urine manjadi tanda awal kalau tubuhmu memang sedang kekurangan cairan. Minum air putih banyak-banyak dan kurang-kurangilah minum kayak teh atau kopi untuk sementara waktu.

Cokelat

Urine yang berwarna cokelat bisa menjadi tanda kalau organ-organ tubuhmu sedang tidak bekerja dengan baik. Apalagi kalau warna urinenya sampai berwarna cokelat tua. BIsa jadi ginjal, organ hati, sampai saluran kemihmu sedang bermasalah. Akan tetapi warna cokelat tua juga bisa muncul kalau kamu habis menenggak obat-obatan antibiotik.

Oranye

Warna oranye ada satu tingkat di atas warna cokelat. Kalau sampai kencingmu berwarna oranye berarti ada masalah cukup serius. Bisa jadi karena dehidrasi hebat atau ada masalah dengan livermu. Warna oranye pada kencing juga bisa ditimbulkan bagi penderita kanker yang usai melakukan kemoterapi.  Ada juga karena efek obat-obatan lain dalam dosis yang sangat tinggi.

Merah

Warna merah bisa berbahaya, tapi bisa juga tidak. Misalnya kalau kamu habis mengonsumsi buah-buahan seperti buah naga, ya pipismu akan otomatis berawarna merah. Itu normal. Tapi jika sebelumnya kamu tidak makan buah tersebut, bisa jadi itu tanda kencing berdarah. Dan ya sebaiknya jangan diremehkan.

Biru atau hijau

Ya, kamu tak salah baca, warna urine biru atau hijau bisa saja. Kamu jangan berpikir kalau dirimu alien dari luar angkasa yang dihipnotis jadi manusia biasa lalu suatu pagi mendadak terkejut karena warna urinemu biru.

Baca juga:  5 Aktivitas Menyegarkan Diri di Tengah Kerja Keras Para Milenial

Jangan khawatir, biasanya kalau sampai pipismu berwarna hijau atau biru itu pengaruh karena pewarna makanan, atau buah-buahan. Bisa juga karena efek dari meminum obat seperti antidepresan amitriptilin, obat asma, sampai obat bius.

Akan tetapi kalau warna urinemu tak kunjung normal dalam beberapa hari kamu bisa konsultasikan ke dokter. Atau mungkin kamu perlu waspada juga, jangan-jangan kamu memang alien yang dikirim untuk menginvasi planet bumi.



Loading...



No more articles