• 120
    Shares

MOJOK.CO Adakah bukti ilmiah yang mendukung minyak bulus pembesar payudara di Instagram? Dan omong-omong, minyak bulus itu apa, sih, sebenarnya???

Apa yang paling sering ditemui di Instagram selain orang-orang pamer kekayaan dan tempat nongkrong? Ya, jawabannya adalah iklan-iklan yang berulang dari banyak online shop. Meski berbeda penjual, barang dagangannya rata-rata sama, yaitu peninggi badan, pelangsing tubuh, hingga minyak bulus pembesar payudara.

[!!!!!1!!!1!!!!!]

Entah terbukti benar atau tidak, yang jelas minyak bulus pembesar payudara seperti kian digemari saja. Soalnya, toko-toko online itu tiap hari makin sering pamer bukti testimoni dari pembelinya. Ditambah dengan foto-foto model yang payudaranya serupa payudara impian. Duh, siapa yang nggak pengin, Gusti, punya yang kayak gitu??? :(((

Tapi, benarkah minyak bulus sungguh-sungguh dapat memperbesar payudara hanya dengan beberapa kali usap saja? Adakah bukti ilmiah yang mendukung para penjual minyak bulus di Instagram ini? Dan omong-omong, minyak bulus itu apa, sih, sebenarnya???

Sesuai namanya, minyak bulus adalah minyak yang didapatkan dari bulus, yaitu kura-kura atau penyu air tawar. Lemak penyu yang dipanaskan di bawah matahari menjadi langkah utama mendapatkan minyak ini. Tapi, minyak bulus tak melulu dikemas botolan karena ada pula produsen yang menjualnya dalam bentuk kapsul.

Kenapa minyak penyu? Usut punya usut, kura-kura dan penyu dianggap sebagai hewan yang panjang umur. Itulah sebabnya di beberapa serial, kura-kura atau penyu sering diasosiasikan dengan seseorang yang tua dan berumur lanjut, hingga ratusan tahun. Karena hal ini, kura-kura dan penyu dianggap memiliki zat yang mendukung penyembuhan kulit, termasuk protein, magnesium, dan vitamin. Dengan manfaat ini, minyak yang dihasilkan oleh kura-kura dan penyu pun dianggap bakal menghasilkan efek yang sama pada manusia.

Baca juga:  Bersaing dengan Calon Suami dalam Mengejar Beasiswa LPDP

Nah, pertanyaannya: benarkah demikian?

*JENG JENG JENG*

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, minyak bulus pembesar payudara ternyata tidak mengandung hormon awet muda apapun. Konon, bahan aktif dari kelenjar penyu yang bermanfaat secara otomatis mati melalui proses kimia dan pemanasan.

Jadi, misalnya minyak bulus ini disebut mengandung vitamin A, yang sesungguhnya terjadi adalah vitamin ini telah menguap dan hilang seperti cerita cintamu dengannya saat disaring dalam tahap penjernihan warna.

Lah, kalau gitu, mah, udah bukan vitamin A lagi—jadinya vitamin Ambyaaarr~

Meskipun begitu, penelitian manfaat minyak bulus ternyata pernah diujicobakan. Sayangnya, bukan pada manusia, minyak ini dijadikan bahan penelitian pada tikus, khususnya untuk mengetahui manfaatnya pada kulit dan kesehatan kardiovaskular. FYI, tikus memang sering kali dijadikan bahan percobaan bahan-bahan tertentu karena dianggap memiliki karakteristik yang mirip dengan manusia. Coba tunjuk jari, mana anak Farmasi yang waktu kuliah Anatomi Fisiologi Manusia kerjaannya ngebedah-bedah hatinya tikus?

Karena baru diuji pada tikus, penting bagi kita semua untuk mewaspadai minyak bulus pembesar payudara. Salah-salah, malah kita yang kena alergi. Nggak mau, kan, cuma gara-gara nyobain minyak bulus pembesar payudara, kita jadi harus mengalami kesulitan bernapas sambil bengkak-bengkak gitu wajahnya??? Mbok ya kalau mau bengkak itu dompetnya aja….

Lagi pula, kehadiran minyak bulus ini dimulai dari proses ekstrasi jaringan otot dan genital penyu. Artinya, semakin banyak minyak bulus diproduksi, semakin besar pula kemungkinan kepunahan kura-kura dan penyu di Indonesia :(((

Baca juga:  Anak FB, Twitter, IG, dan LINE: Mana yang Paling Sok Inggris?

Berangkat dari hal-hal di atas, para peneliti serta ahli kimia hingga saat ini sepakat menyebutkan belum ada literatur medis terpercaya yang mengamini manfaat minyak bulus pembesar payudara seperti yang ditulis di caption Instagram para online shop. Dokter-dokter kosmetik justru menyarankan hal yang lebih masuk akal bagi kita (hah, kita???), cewek-cewek yang ingin memperbesar payudara: olahraga!

Hmm, perlu ditulis lagi, nggak nih, olahraga-olahraga pembesar payudara? Hehe.

  • 120
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles