MOJOK.CODi dunia nyata, orang Indonesia boleh jadi sopan dan ramah, tapi di dunia online, tunggu dulu. Di dunia online dan nyata, kesopanan warga Indonesia itu berbeda.

Bukan hanya di ranah petugas SPBU, namun konsep “senyum salam sapa” alias 3S memang sudah menjadi semacam kebudayaan bagi banyak masyarakat Indonesia. Itu pula yang kemudian membuat masyarakat Indonesia dikenal atas keramahan dan kesopanannya.

Sudah banyak penelitian maupun survei yang melegitimasi fakta tersebut. Dari survei yang dilakukan sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, sampai survei yang baru dihelat kemarin sore.

Menurut survei yang dilakukan situs Rough Guides pada pembacanya 2017 lalu, misalnya, disebutkan beberapa negara yang penduduk lokalnya dianggap paling ramah terhadap turis. Dalam daftar tersebut, Indonesia menempati peringkat keenam.

Sementara itu, berdasarkan survei Expat Insider 2019 yang dilakukan InterNations terhadap 20.259 expatriat yang tinggal di berbagai negara di seluruh dunia, menempatkan Indonesia sebagai peringkat kedelapan negara paling ramah.

Pokoknya, dari tahun ke tahun, keramahan warga Indonesia selalu tak bisa dibantah.

Namun kalau bicara ranah online, yang terjadi justru sebaliknya. Kesopanan dan keramahan warga Indonesia justru menjadi yang paling parah.

Berdasarkan laporan dari Digital Civility Index (DCI) Microsoft yang dirilis baru-baru ini, ternyata menunjukkan bahwa Indonesia menjadi negara paling buruk di Asia Tenggara dalam urusan kesopanan online. Di Asia Tenggara sendiri, Singapura menjadi yang terbaik dalam urusan kesopanan online.

Baca juga:  Sisi Lain Orang (Indonesia) Timur yang Jarang Diekspos

Digital Civility Index dari Microsoft tersebut berisi tentang penillaian interaksi online netizen dari 16.000 responden di 32 negara pada tahun 2020.

Dalam laporan tersebut, dua faktor terbesar yang membuat posisi Indonesia sangat buruk adalah faktor hoax dan penipuan serta ujaran kebencian.

Tampaknya hal ini bukan lagi menjadi hal yang baru yang menghebohkan. Maklum, sikap masyarakat Indonesia di dunia nyata dan dunia online memang bisa sangat berbeda.

Di dunia nyata, orang Indonesia bisa dengan sangat ramah dengan senyum paling lebar menyapa orang lain yang bahkan mungkin belum kenal, tapi begitu masuk ke dunia online, ketemu orang yang nyolot dikit, bisa langsung bilang “Anjing!”

Oh, Indonesia.

BACA JUGA Lebih Baik Jadi Orang Fast Respons daripada Slow Respons karena Gengsi dan artikel KILAS lainnya.