Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Aldi Taher Resmi Bergabung Menjadi Kader Partai Bulan Bintang

Redaksi oleh Redaksi
17 Maret 2021
A A
aldi taher
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Manuver politik Aldi Taher memang kerap terduga. Bergabung menjadi kader PBB adalah salah satunya.

Setelah gagal (tentu saja) dalam usahanya untuk menjadi Gubernur Sumatera Barat dan juga Gubernur Sulawesi Tengah, semangat Aldi Taher untuk tetap menghidupkan harapan di jalur politik ternyata tetap menyala, bahkan bukan hanya menyala, melainkan berkobar.

Iklan

Kiprah Aldi Taher di bidang politik sekarang dan di masa mendatang tampaknya bakal semakin jelas dan terarah, pasalnya, Aldi kini sudah resmi menjadi kader Partai Bulan Bintang alias PBB.

Kabar bergabungnya Aldi menjadi kader PBB tersebut disampaikan langsung oleh Sekjen PBB, Afriansyah Noer.

Kepada CNN Indonesia, Afriansyah menyatakan bahwa Aldi Taher sudah berikrar untuk menjadi kader PBB. “Semalam Aldi ke rumah saya, karena awalnya dia mau ke DPP PBB tidak ketemu terus datang ke rumah saya. Jadi tadi malam sudah berikrar gabung ke PBB,” terang Afriansyah. “KTA sedang kita siapkan.”

Menurut Afriansyah, alasan Aldi Taher ingin bergabung menjadi kader PBB adalah karena di PBB ada sosok Yusril Ihza Mahendra yang oleh Aldi dianggap sebagai sosok negarawan yang pandai, selain itu, Aldi juga menganggap PBB konsisten memperjuangkan rakyat dengan asasnya yakni Islam dan keindonesiaan.

Afriansyah berharap, bergabungnya mantan suami Dewi Perssik tersebut sebagai kader bisa membuat PBB semakin berkibar, utamanya di pemilu 2024.

Seperti diketahui, pada Pemilu 2019 lalu, PBB tidak lolos ambang batas parlemen karena hanya memperoleh 0,79 persen suara, sehingga PBB tidak menempatkan wakilnya di DPR pusat.

Bergabungnya jebolan Trio Ubur-Ubur ini tentu saja bisa menjadi titik balik bagi PBB, utamanya dalam hal mengerek popularitas partai. Sejarah sudah membuktikan bahwa artis mampu mengerek popularitas partai utamanya di kalangan akar rumput. PKB pernah membuktikannya melalui Rhoma Irama dan Ahmad Dhani.

Apakah di Pileg 2024 nanti perolehan suara PBB akan naik signifikan setelah bergabungnya Aldi Taher? Tentu saja tak ada yang tahu. Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Namun, bahwa popularitas partai ini akan semakin naik dan dikenal karena bergabungnya Aldi Taher, hal ini sudah pasti, setidaknya popularitas di level daring.

Maklum saja, di Indonesia ini, parameter kepopuleran daring bisa diukur dari tiga hal: Sering jadi trending topic di Twitter, diundang ke podcast-nya Deddy Corbuzier, dan dinyanyiin sama Aldi Taher.

Melihat gelagat yang ada, PBB tampaknya sedang berusaha mendapatkan poin yang ketiga.

Kita nantikan saja setelah ini bakal ada video Aldi Taher joget-joget sambil bernyanyi, “Partai PBB… I loveeee uuuu so muuuuch, Partai PBB… tetaaaaap semangaaaaat.”

BACA JUGA Aldi Taher dalam Citra Politisi Religius Penggubah Lirik Lagu Orang dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2021 oleh

Tags: aldi taherPartai Bulan Bintangpbb
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO
Cuan

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
pajak, pemberontakan petani banten.MOJOK.CO
Ragam

Saat Petani Banten Dicekik Pajak, Mereka Melakukan Perlawanan Bersenjata Iman

2 September 2025
Kota Semarang tak naikkan PBB dan pajak masyarakat MOJOK.CO
Kilas

Pilihan Kota Semarang Berpihak pada Masyarakat: Tak Naikkan PBB dan Ringankan Beban Pajak

22 Agustus 2025
Kaesang Pangarep Gabung PSI
Video

Kaesang Pangarep Gabung PSI dan Aldi Taher Bikin Grup WA Mantan Istri Hebohkan Netizen

30 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.