Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Twitter Berantas Akun Spam, Akun Alter Ego Bagaimana Nasibnya?

Redaksi oleh Redaksi
30 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Twiiter punya kebijakan baru yang memudahkan mendeteksi spam dan penyalagunaan tanpa menunggu laporan dari pengguna.

Twitter memang masih menjadi media sosial yang banyak digunakan orang Indonesia, khususnya untuk kamu yang ingin selalu up to date dan tak mau ketinggalan informasi apa pun yang terjadi di belahan dunia lain.

Nah, untuk kamu yang sudah terlanjur sayang banget sama Twitter, bahkan sampek bikin akun alter ego untuk nyampah dengan ngetwit semau kamu, sepertinya harus bersiap-siap pindah ke media sosial lain, deh. Karena, Twitter punya ketentuan baru.

Ssst, tenangkan hati, apalagi kamu sudah mendulang follower jutaan dari akun tersebut sebagai langkah menjadi influencer.

Twitter menyadari bahwa dirinya memang telah menjadi pusat informasi real time sehingga ia pun semakin memastikan kualitas percakapan yang ada di platform-nya. Beberapa caranya adalah dengan menangani percakapan yang mengandung kebencian, serta akun-akun yang terdekteksi spam dan melakukan penyalagunaan.

Untuk mencapai itu, Twitter memperkenalkan beberapa kebijakan baru. Salah satu yang dilakukan adalah dengan bersikap proaktif untuk mengidentifikasi akun palsu dengan mengembangkan machine learning ketimbang menunggu laporan dari pengguna.

Dengan begitu, Twitter bisa mencegah oknum jahil yang ingin memanipulasi percakapan  dalam skala besar, lintas bahasa, dan zona nyaman waktu.

Dengan penggunaan machine learning ini, pada Mei 2018, twitter mampu mengenali dan menindak 9,9 juta akun spam dan bot per minggunya. Tentu saja angka ini naik dibandingkan bulan Desember 2017 sebesar 6,4 juta dan September 2017 sebesar 3,2 juta.

Menariknya lagi, dengan pembaharuan sistem tersebut, Twitter dapat menghapus 214 persen lebih banyak akun spam. Bahkan, jumlah laporan per hari pun menurun, dari 25 ribu per hari pada Maret menjadi 17 ribu per hari pada Mei.

Langkah yang dilakukan Twitter untuk memberantas akun-akun yang tidak bertanggung jawab tersebut adalah: pertama, memantau akun berdasarkan metrik cuitan. Jika ada akun yang mencurigakan, Twitter akan memasukkannya ke daftar ‘read-line’ hingga lolos proses pengecekan. Kedua, memperbaiki proses pendaftaran dengan meminta akun baru untuk mengonfirmasi alamat email dan nomor telepon ketika mendaftar. Ketiga, mengaudit  akun yang ada untuk melihat ada tidaknya tanda-tanda pendaftaran otomatis. Dari proses ini, Twitter mengklaim lebih dari 5.000 pendaftaran bersifat spam bisa dicegah. Keempat, memperluas sistem pendeteksian perilaku berbahaya.

Nah kalau akun alter ego kamu itu diyakini nggak membahayakan kesejahteraan umat dan justru perlu dilindungi karena menyangkut segala rahasia hidupmu, kamu cukup mengaktifkan two-factor authentication, tidak menggunakan kata sandi yang sama dengan platform lain serta melakukan peninjauan berkala untuk semua aplikasi pihak ketiga.

Dengan segala ribetnya kebijakan baru itu, sebenarnya Twitter hanya sedang berusaha untuk bisa menjadi tempat berdiskusi yang sehat serta tempat saling berbagi informasi yang akurat dan relevan.

Eh tapi kalau memang akunnya untuk nyepam, harusnya nggak sedih-sedih amat, ya. Kan nyepam, bukan ngetwit yang dipikirkan matang-matang.

Masalahnya, kalau semua akun-akun spam ilang, Twitter masih lucu nggak ya? (A/L)

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2018 oleh

Tags: hapus akunmedia sosialspamtwitter
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Anomali pengunjung toko buku sekarang bukan baca, malah foto
Sehari-hari

Anomali Pengunjung Toko Buku Hari Ini: Outfit Foto Elite, Beli Buku Sulit

11 Februari 2026
Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Brain Rot karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok.MOJOK.CO
Mendalam

Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Pembusukan Otak karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok

3 Juli 2025
Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial MOJOK.CO
Kilas

Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial

9 September 2023
MISI MULIA ELON MUSK MENGURANGI KONTEN CABUL DI TWITTER!
Video

Misi Mulia Elon Musk Mengurangi Konten Cabul Di Twitter!

2 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Tongkrongan gen Z di coffee shop

Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik

23 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026
Tukang pijat.MOJOK.CO

Lulusan Akuntansi Banting Setir Jadi Tukang Pijat: Dihina “Nggak Keren”, tapi Dapat Rp200 Ribu per Hari, Setara 2 Kali UMR Jogja

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.