Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Target 10 Besar Indonesia sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018

Redaksi oleh Redaksi
18 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Untuk kali kedua, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah tahun 1962. Kali ini Indonesia menargetkan dapat berada di posisi 10 besar dengan mendapatkan minimal 16 medali emas. Lalu cabang olahraga apa saja yang dipersiapkan untuk mencapai target ini?

Indonesia terpilih menjadi tuan rumah dalam gelaran Asian Games ke-18 tahun ini. Yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Yap, pembukaan Asian Games akan digelar nanti malam di Gelora Bung Karno. Penyelenggaraan ajang multievent ini akan dilakukan di Jakarta dan Palembang, dan menjadi kesempatan kedua bagi Indonesia menjadi tuan rumah setelah tahun 1962.

Presiden Jokowi menegaskan target Indonesia minimal harus mencapai peringkat 10 besar di Asian Games 2018.  Pasalnya, menjadi tuan rumah memang tidak mengeluarkan biaya yang sedikit. Untuk Asian Games 2018 ini, Indonesia menggelontorkan Rp30 triliun dari APBN nya. Sehingga, tidak mengherankan jika negara menginginkan pencapaian yang mumpuni. Selain itu, target ini dianggap pantas karena Jokowi menganggap atlet Indonesia telah memiliki kapasitas untuk mewujudkan hal tersebut karena telah berlatih secara intens.

Target Jokowi tersebut, diamini oleh Menpora, Imam Nahrawi. Sehingga jika dikonversikan dengan medali emas, maka target dapat dicapai dengan mendapatkan sekitar 16 medali emas. Hal ini tentu saja juga akan memperbaiki catatan terbaik Indonesia di Asian Games 1962, di mana kontingen Merah Putih meraup 11 medali emas.

Sedangkan pada 2014, Indonesia mentok berada di posisi ke-17 dengan perolehan 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.

Sementara itu, menurut Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), 16 medali emas adalah target minimal. Pasalnya, peluang perolehan medali yang disepakati KONI dengan pengurus cabang-cabang olahraga sekitar 16-22 buah medali emas.

Demi memenuhi target tersebut, sejumlah perencanaan pun dibuat. Target dinilai bisa tercapai dari sejumlah cabang olahraga unggulan Indonesia.

Hal yang menguntungkan, karena kali ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah, maka Indonesia juga berusaha menambah raihan emas dari cabang baru di Asian Games. Sebagai tuan rumah, Indonesia memiliki hak mengajukan cabang olahraga baru di luar yang sudah ada di Asian Games sebelumnya. Cabang olahraga tersebut tentu saja diharapkan dapat menguntungkan Indonesia sebagai tuan rumah untuk meraih banyak medali.

Untuk Asian Games kali ini, Indonesia memasukkan pencak silat, paralayang, panjat tebing, jetski, dan bridge ke dalam 40 cabang yang dipertandingkan.

Sedangkan cabang-cabang lainnya yang diunggulkan Indonesia antara lain panahan, bulu tangkis, atletik, boling, kano/rowing, sepeda, paragliding, taekwondo, angkat besi, dan wushu.

Untuk memacu semangat para atlet, Kemenpora telah menyiapkan bonus menggiurkan. Untuk para peraih emas akan diberikan bonus Rp1,5 miliar. Pasalnya menurut Imam Nahrawi, medali emas harus dijadikan motivasi semua atlet untuk dapat meraihnya.

Dalam gelaran Asian Games kali ini, Indonesia terdiri dari 1.388 atlet dan official dari 40 cabang olahraga.

Menjadi tuan rumah Asian Games 2018 atau kali kedua sepanjang sejarah, Presiden Republik Indonesia, Jokowi mengharapkan empat kesuksesan. Selain prestasi, Indonesia diharapkan juga dapat sukses dalam pelaksanaan, ekonomi, dan administrasi. Hayooo, jangan lupa untuk tertib administrasi ya~

Wokeee, selamat bertanding para atlet. Semoga jiwa sportivitas tidak hanya dimiliki oleh para atlet ya, namun juga seluruh pihak yang terkait di dalamnya. Misal, dari yang ngurusin transportasi hingga konsumsi. Amin…. (A/L)

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2018 oleh

Tags: api oborasian games 2018cabang olahragaImam NahrawiIndonesiajokowipembukaan asian gamestarget asian games 2018
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Warteg Singapura vs Indonesia: Perbedaan Kualitas Langit-Bumi MOJOK.CO
Esai

Membandingkan Warteg di Singapura, Negara Tersehat di Dunia, dengan Indonesia: Perbedaan Kualitasnya Bagai Langit dan Bumi

22 Desember 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
kerja sama indonesia prancis.MOJOK.CO
Sosial

Indonesia-Prancis Teken Kerja Sama Perfilman di Candi Borobudur, Angin Segar Industri Sinema Tanah Air

29 Mei 2025
Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?
Video

Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?

26 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wawancara beasiswa LPDP

Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

20 Februari 2026
Ramai, 'Cukup Aku Saja yang WNI': Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia MOJOK.CO

Ramai, ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia

20 Februari 2026
Mall Kokas di Jakarta Selatan (Jaksel) macet

Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite

20 Februari 2026
Kos di Jogja

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026

Video Terbaru

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026
Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.