Karena di rubrik Nafkah edisi sebelumnya Mojok Institute sudah membahas tentang Prabowo Subianto, maka akan sangat berdosa rasanya jika sekarang kita tidak membahas soal Joko Widodo alias Jokowi.

Walaupun kekayaan Jokowi kalah jauh dibandingkan dengan Prabowo, tapi tetap saja menjadi hal yang menarik untuk memblejeti seberapa besar kekayaan Jokowi, mengingat Jokowi memang mengawali dan membangun kekayaannya dari berwirausaha.

Setelah lulus 1985 dari fakultas Kehutanan UGM, Jokowi kemudian bekerja di BUMN, PT Kertas Kraft Aceh. Karena tidak kerasan, pada 1988, ia kemudian membuat CV Rakabu yang bergerak di bidang bisnis meubel. Usaha inilah yang kemudian menjadi cikal bakal kekayaan Jokowi. Usaha mebelnya tumbuh dengan pesat, hasil produksi meubelnya bahkan sampai banyak yang diekspor ke luar negeri.

Konon, salah satu klien perusahaan meubelnya dari luar negerilah yang kemudian memberi nama panggilan Jokowi.

Untuk melacak seberapa besar kekayaan Jokowi, kita bisa melihatnya dari catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan data LHKPN, jumlah kekayaan Jokowi mencapai Rp30,007 miliar dan US$30.000.

Total harta kekayaan tersebut terdiri dari harta tak bergerak berupa 24 bidang tanah dan bangunan senilai Rp29,453 miliar.

Selain harta tak bergerak, Jokowi juga memiliki harta bergerak berupa mobil dan motor, rinciannya adalah 10 mobil dan 2 motor. Total nilai harta bergerak ini mencapai Rp954,5 juta.

Selain itu, toko meubel miliknya juga juga tentu saja ikut menjadi aset kekayaan. Toko meubel milik Jokowi mempunyai nilai sebesar Rp572,4 juta. Jokowi juga masih punya harta begerak lainnya senilai Rp381,3 juta, serta giro atau setara kas senilai Rp529 juta dan US$30.000.

Total kekayaan Jokowi yang senilai Rp30,007 miliar dan US$30.000. itu menjadikan Jokowi sebagai calon Presiden terkaya nomor dua di putaran akhir pemilihan Presiden 2014 (Lha iya, wong calonnya memang cuma dua).

Infografik-Nafkah-Kekayaan-Jokowi-MOJOK.CO

Komentar
Add Friend
No more articles